DELIHUSADADELIHUSADA

Jurnal Penelitian KesmasyJurnal Penelitian Kesmasy

Status gizi anak balita merupakan indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat dan keberhasilan pembangunan kesehatan. Masalah gizi seperti kurang energi protein, kekurangan vitamin A, anemia, dan gangguan akibat kekurangan iodium masih menjadi perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi balita di Kabupaten Kerinci tahun 2025. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan data sekunder dari aplikasi SIGIZI. Hasil menunjukkan 93,2% balita memiliki status gizi normal, 3,2% underweight, 3,0% pendek, 0,7% gizi kurang, dan 0,0% gizi buruk. Meski mayoritas baik, masalah gizi kronis dan akut masih ditemukan, sehingga diperlukan pemantauan rutin, edukasi gizi, dan intervensi berkelanjutan.

Status gizi balita di Kabupaten Kerinci tergolong baik karena mayoritas berada pada kategori normal.Namun, masih terdapat balita dengan masalah gizi baik kronis maupun akut yang memerlukan upaya pemantauan pertumbuhan, peningkatan pengetahuan gizi bagi orang tua, dan intervensi nutrisi yang sesuai untuk mencegah masalah lebih parah.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pendidikan orang tua terhadap status gizi balita melalui survei longitudinal. Selain itu, studi tentang efektivitas program pangan tambahan di posyandu perlu dilakukan untuk mengevaluasi perbaikan status gizi. Terakhir, penelitian tentang hubungan antara pola asuh makan dan risiko obesitas pada balita di daerah dengan prevalensi tinggi perlu dikembangkan untuk memahami dinamika gizi ganda.

  1. Jurnal Aceh Nutrition. action aceh nutrition journal jurnal menus horiz home search book radio button... doi.org/10.30867/actionJurnal Aceh Nutrition action aceh nutrition journal jurnal menus horiz home search book radio button doi 10 30867 action
Read online
File size294.24 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test