UWHSUWHS
Jurnal Fisioterapi dan RehabilitasiJurnal Fisioterapi dan RehabilitasiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah latihan yang diberikan dapat mengurangi angka cedera terhadap warming up dan cooling down. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metode survey dengan teknik pengambilan data yaitu menggunakan kuesioner dan data tertentu pasien. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet futsal VENUS Semarang, pengambilan sampel penelitian ini adalah seluruh atlet futsal VENUS Semarang yang berjumlah 40 orang. Teknik analisis data menggunakan Uji Statistik Deskriptif dengan hasil normal, Uji normalitas data menggunakan Uji Shapiro Wilk dengan hasil 0,000 yang artinya p<0,05 berdistribusi normal dan uji statistik non parametrik yaitu uji mann whitney-wicolxon dengan hasil 0,606 yang artinya p>0,05 tidak berdistribusi normal.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan warming up dan cooling down dengan kejadian cedera pada atltet venus futsal Semarang.Sementara atltet venus futsal Semarang paling banyak memiliki tingkat pengetahuan yang baik, kemudian distribusi kejadian cedera pada atlet futsal untuk kategori riwayat cedera sedang.Namun pada screening atltet FMS yang dilakukan masih hasilnya dalam rata-rata normal dengan catatan atlet dapat melakukan dengan gerakan yang benar.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh program edukasi spesifik mengenai teknik warming up dan cooling down terhadap penurunan angka cedera pada atlet futsal. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan kelompok atlet yang mendapatkan edukasi dengan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan edukasi, serta mengukur angka cedera sebelum dan sesudah intervensi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap terjadinya cedera futsal, selain dari pengetahuan dan latihan warming up dan cooling down. Faktor-faktor tersebut dapat mencakup kondisi fisik atlet (misalnya kekuatan otot, fleksibilitas), karakteristik lapangan, dan gaya bermain. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai jenis latihan warming up dan cooling down dalam mencegah cedera futsal. Hal ini dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas berbagai protokol latihan, serta mengukur parameter fisiologis dan biomekanik yang relevan.
| File size | 813.21 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Penelitian ini membuktikan bahwa kesejahteraan psikologis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan kerja karyawan Perum DAMRI cabangPenelitian ini membuktikan bahwa kesejahteraan psikologis memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan kerja karyawan Perum DAMRI cabang
UNIFLORUNIFLOR Sementara itu, uji homogenitas varians memastikan bahwa varians antar kelompok yang dibandingkan adalah sama. Pemahaman dan penerapan yang tepat dari ujiSementara itu, uji homogenitas varians memastikan bahwa varians antar kelompok yang dibandingkan adalah sama. Pemahaman dan penerapan yang tepat dari uji
LAAROIBALAAROIBA Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap semangat kerja karyawan, pelatihan berpengaruh secaraHasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap semangat kerja karyawan, pelatihan berpengaruh secara
JURNALBKJURNALBK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode peer teaching yang didukung media e-module terhadap pemahaman konsep dan sikap ilmiah siswaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode peer teaching yang didukung media e-module terhadap pemahaman konsep dan sikap ilmiah siswa
BALAIPUBLIKASIBALAIPUBLIKASI Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga kelas XI MIPA 1 sebanyak 30 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPAPengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga kelas XI MIPA 1 sebanyak 30 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA
HARPRESSIDHARPRESSID Ditemukan bahwa variabel DER tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, yang mengindikasikan bahwa perubahan rasio utang terhadap ekuitasDitemukan bahwa variabel DER tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, yang mengindikasikan bahwa perubahan rasio utang terhadap ekuitas
SIMPADUSIMPADU Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai thitung yang diperoleh lebih besar dari nilai ttabel yaitu 3,506 > 1,675. Dan ini menunjukkan bahwa H0 ditolak danHasil uji-t menunjukkan bahwa nilai thitung yang diperoleh lebih besar dari nilai ttabel yaitu 3,506 > 1,675. Dan ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan
UNIDAUNIDA 05, Serta untuk uji homogenitas signifikansi dari hasil post-test peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa didapatkan hasil 0,00 maka pada uji05, Serta untuk uji homogenitas signifikansi dari hasil post-test peningkatan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa didapatkan hasil 0,00 maka pada uji
Useful /
UWHSUWHS Penerapan DNS bermanfaat dalam meningkatkan gerak dan fungsi tubuh pada beberapa populasi, seperti: Alzheimer disease, lanjut usia fungsional, forwardPenerapan DNS bermanfaat dalam meningkatkan gerak dan fungsi tubuh pada beberapa populasi, seperti: Alzheimer disease, lanjut usia fungsional, forward
UWHSUWHS Cedera paling sering terjadi pada ekstremitas bawah (53,7%) dan mayoritas bersifat ringan (69,5%). Cabang olahraga dengan kejadian cedera tertinggi meliputiCedera paling sering terjadi pada ekstremitas bawah (53,7%) dan mayoritas bersifat ringan (69,5%). Cabang olahraga dengan kejadian cedera tertinggi meliputi
SIMPADUSIMPADU 2) kesalahan pemahaman konsep matematika siswa mencakup: kesalahan pemahaman konsep suku, suku sejenis dan suku tidak sejenis. 3) kesalahan pemahaman prinsip2) kesalahan pemahaman konsep matematika siswa mencakup: kesalahan pemahaman konsep suku, suku sejenis dan suku tidak sejenis. 3) kesalahan pemahaman prinsip
SIMPADUSIMPADU Desain penelitian ini menggunakan modifikasi model Kemmis & McTaggart dalam 2 siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. SubjekDesain penelitian ini menggunakan modifikasi model Kemmis & McTaggart dalam 2 siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek