LAAROIBALAAROIBA
Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba JournalReslaj : Religion Education Social Laa Roiba JournalPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi, pelatihan, dan peran pemimpin terhadap karyawan non medis RSU Purbowangi Kabupaten Kebumen. Populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan non medis RSU Purbowangi Kabupaten Kebumen yang berjumlah 50 orang dengan menggunakan metode sampel jenuh. Metode pengumpulan data menggunakan penyebaran kuesioner melalui google form. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, uji t (parsial), uji f (simultan), uji regresi linier berganda, dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap semangat kerja karyawan, pelatihan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap semangat kerja karyawan, peran pemimpin tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap semangat kerja karyawan, dan kompetensi, pelatihan, dan peran pemimpin berpengaruh secara simultan terhadap semangat kerja karyawan.
Berdasarkan hasil analisis data penelitian di RSU Purbowangi Kabupaten Kebumen, maka dapat disimpulkan bahwa variabel kompetensi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap semangat kerja karyawan non medis di RSU Purbowangi Kabupaten Kebumen, variabel pelatihan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap semangat kerja karyawan non medis di RSU Purbowangi Kabupaten Kebumen, variabel peran pemimpin tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap semangat kerja karyawan non medis di RSU Purbowangi Kabupaten Kebumen, dan variabel kompetensi, pelatihan, dan peran pemimpin berpengaruh secara simultan terhadap semangat kerja karyawan non medis di RSU Purbowangi Kabupaten Kebumen.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk meningkatkan kompetensi karyawan dengan memberikan pelatihan yang lebih terstruktur dan relevan dengan tugas pekerjaan mereka. Selain itu, penting untuk melakukan evaluasi terhadap para pemimpin agar dapat mengambil keputusan dengan baik dan memotivasi karyawan dengan efektif. Dengan demikian, semangat kerja karyawan dapat ditingkatkan secara berkelanjutan. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pelatihan yang efektif dan strategi kepemimpinan yang dapat meningkatkan semangat kerja karyawan secara signifikan.
| File size | 261.99 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Namun, nilai koefisien regresi variabel motivasi kerja (X) tersebut mengalami penurunan dari 0,763 menjadi 0,372. Variabel kepuasan kinerja (I) sebagaiNamun, nilai koefisien regresi variabel motivasi kerja (X) tersebut mengalami penurunan dari 0,763 menjadi 0,372. Variabel kepuasan kinerja (I) sebagai
UNIMEDUNIMED Subjek Penelitian terdiri dari 56 peserta didik kelas XI SMA N 1 Tuban terbagi menjadi dua, dengan kelompok eksperimen yang menerapkan Photomath pada 28Subjek Penelitian terdiri dari 56 peserta didik kelas XI SMA N 1 Tuban terbagi menjadi dua, dengan kelompok eksperimen yang menerapkan Photomath pada 28
UNIKAMAUNIKAMA Sedangkan pada uji hipotesis ke-2 dan ke-3 ditolak karena variabel solvabilitas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap variabel kebijakan dividen.Sedangkan pada uji hipotesis ke-2 dan ke-3 ditolak karena variabel solvabilitas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap variabel kebijakan dividen.
WYMWYM Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan subsektor Property dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. Metode penentuanPenelitian ini menggunakan sampel perusahaan subsektor Property dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. Metode penentuan
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh bahwa nilai probabilitas t-hitung (0. 05), maka Ho ditolak atau Ha diterima. Untuk variabel pelatihan kewirausahaan,Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh bahwa nilai probabilitas t-hitung (0. 05), maka Ho ditolak atau Ha diterima. Untuk variabel pelatihan kewirausahaan,
ITSKHATULISTIWAITSKHATULISTIWA Hasil analisis jalur membuktikan bahwa Budaya Organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan secara tidak langsung terhadap Kinerja Karyawan BPJSHasil analisis jalur membuktikan bahwa Budaya Organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan secara tidak langsung terhadap Kinerja Karyawan BPJS
LAAROIBALAAROIBA Insentif berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja dosen IAIN Kerinci, sehingga peningkatan insentif akan meningkatkan motivasi kerja. Komitmen organisasionalInsentif berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja dosen IAIN Kerinci, sehingga peningkatan insentif akan meningkatkan motivasi kerja. Komitmen organisasional
STIEGICISTIEGICI Secara serempak lingkungan kerja, motivasi kerja, dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Secara parsial lingkunganSecara serempak lingkungan kerja, motivasi kerja, dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Secara parsial lingkungan
Useful /
UNIKAMAUNIKAMA Penelitian ini ditujukan untuk mengevaluasi sejauh mana inflasi, suku bunga, dan nilai tukar memengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa EfekPenelitian ini ditujukan untuk mengevaluasi sejauh mana inflasi, suku bunga, dan nilai tukar memengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek
UNIKAMAUNIKAMA Populasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa Program Studi Akuntansi Sektor Publik. Temuan studi menunjukkan bahwa keempat faktor tersebut memengaruhiPopulasi penelitian mencakup seluruh mahasiswa Program Studi Akuntansi Sektor Publik. Temuan studi menunjukkan bahwa keempat faktor tersebut memengaruhi
UNIKAMAUNIKAMA Temuan studi mengindikasikan bahwa Tekanan, Peluang, dan Rasionalisasi memiliki pengaruh yang positif dan substansial terhadap Opini Audit. Koefisien determinasiTemuan studi mengindikasikan bahwa Tekanan, Peluang, dan Rasionalisasi memiliki pengaruh yang positif dan substansial terhadap Opini Audit. Koefisien determinasi
UPERTISUPERTIS Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat menimbulkan komplikasi seperti ulkus diabetikum yang berujung gangguan koagulasi dan memengaruhiDiabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat menimbulkan komplikasi seperti ulkus diabetikum yang berujung gangguan koagulasi dan memengaruhi