UWHSUWHS
Jurnal Fisioterapi dan RehabilitasiJurnal Fisioterapi dan RehabilitasiDynamic Neuromuscular Stabilization (DNS) merupakan pendekatan pemeriksaan dan penanganan masalah gerak dan fungsi tubuh yang mencakup prinsip-prinsip perkembangan kinesiologi. Berdasarkan hasil studi, didapatkan bahwa: 1). Penerapan pelatihan DNS memperhatikan beberapa konsep, diantaranya: developmental kinesiology, joint centration, core stabilization – integrated spinal stabilization system (ISSS), stabilisasi fungsi diafragma, serta pengaruh rantai kinetik dan saling ketergantungan regional; 2). Prosedur pemeriksaan DNS memperhatikan 11 metode pemeriksaan; 3). Teknik terapi DNS dapat dilakukan dengan menggunakan posisi bayi berumur 4,5 bulan dengan posisi supine (tidur terlentang), posisi prone (tidur telungkup), posisi bayi berumur 7 bulan (side sitting position), ataupun dalam posisi quadruped, “bear, dan squat. Resistensi (misalnya barbel atau thera-band) terhadap gerakan dinamis ekstremitas dapat ditambahkan untuk menantang stabilitas. Penerapan DNS bermanfaat dalam meningkatkan gerak dan fungsi tubuh pada beberapa populasi, seperti: Alzheimer disease, lanjut usia fungsional, forward head posture, retardasi mental, multiple sclerosis, low back pain, poor posture, atlet flatwater kayakers, dan atlet race walkers. Rerata pengaplikasian dosis penerapan DNS yaitu dilakukan sebanyak 3 sesi dalam 1 minggu selama 40–60 menit setiap sesinya selama 4–8 minggu dengan sesi rerata mencapai 6 minggu.
Berdasarkan hasil kajian pustaka, maka dapat disimpulkan.Penerapan pelatihan DNS memperhatikan beberapa konsep, diantaranya.developmental kinesiology, joint centration, core stabilization – integrated spinal stabilization system (ISSS), stabilisasi fungsi diafragma, serta pengaruh rantai kinetik dan saling ketergantungan regional.Prosedur pemeriksaan DNS memperhatikan 11 metode pemeriksaan.Teknik terapi DNS dapat dilakukan dengan menggunakan posisi bayi berumur 4,5 bulan dengan posisi supine (tidur terlentang), posisi prone (tidur telungkup), posisi bayi berumur 7 bulan (side sitting position), ataupun dalam posisi quadruped, “bear, dan squat.Resistensi (misalnya barbel atau thera-band) terhadap gerakan dinamis ekstremitas dapat ditambahkan untuk menantang stabilitas.Penerapan DNS bermanfaat dalam meningkatkan gerak dan fungsi tubuh pada beberapa populasi, seperti.Alzheimer disease, lanjut usia fungsional, forward head posture, retardasi mental, multiple sclerosis, low back pain, poor posture, atlet flatwater kayakers, dan atlet race walkers.Rerata pengaplikasian dosis penerapan DNS yaitu dilakukan sebanyak 3 sesi dalam 1 minggu selama 40–60 menit setiap sesinya selama 4–8 minggu dengan sesi rerata mencapai 6 minggu.
Berdasarkan tinjauan literatur, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas DNS pada populasi yang kurang terwakili dalam penelitian sebelumnya, seperti pasien dengan kondisi neurologis langka atau anak-anak dengan gangguan perkembangan motorik. Hal ini penting untuk memastikan bahwa intervensi DNS dapat diadaptasi dan diterapkan secara efektif pada berbagai kelompok pasien. Kedua, penelitian kuantitatif yang lebih ketat diperlukan untuk membandingkan DNS dengan metode terapi lain yang umum digunakan untuk masalah gerak dan fungsi tubuh, seperti latihan konvensional atau terapi manual. Perbandingan ini akan membantu menentukan keunggulan dan keterbatasan DNS, serta mengidentifikasi kasus-kasus di mana DNS mungkin menjadi pilihan yang paling tepat. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang dari intervensi DNS pada gerak dan fungsi tubuh, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memprediksi keberhasilan intervensi. Dengan memahami bagaimana DNS memengaruhi pasien dalam jangka waktu yang lebih lama, kita dapat mengoptimalkan protokol terapi dan meningkatkan hasil klinis. Ketiga saran ini, jika diteliti lebih lanjut, berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman kita tentang DNS dan penerapannya dalam praktik klinis.
| File size | 931.01 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UWHSUWHS Teknik sampling menggunakan purposive sampling, dengan 38 responden. Instrument penelitian yang digunakan numeric ratting sacle (NRS). Hasil yang didapatTeknik sampling menggunakan purposive sampling, dengan 38 responden. Instrument penelitian yang digunakan numeric ratting sacle (NRS). Hasil yang didapat
UWHSUWHS Pengujian rentang gerak sendi (LGS) menunjukkan keterbatasan dalam fleksi-ekstensi pergelangan tangan. Pengujian sensorik dengan diskriminasi 2 poin memberikanPengujian rentang gerak sendi (LGS) menunjukkan keterbatasan dalam fleksi-ekstensi pergelangan tangan. Pengujian sensorik dengan diskriminasi 2 poin memberikan
UWHSUWHS Berdasarkan hasil dan pembahasan terhadap review delapan artikel dengan topik pengaruh isometric exercise terhadap penurunan tekanan darah pada lansiaBerdasarkan hasil dan pembahasan terhadap review delapan artikel dengan topik pengaruh isometric exercise terhadap penurunan tekanan darah pada lansia
UWHSUWHS 5%). Kesimpulan. Pasien didominasi oleh kelompok usia dewasa, jenis kelamin laki-laki, profesi Karyawan swasta, cedera pertama dengan mekanisme non-kontak,5%). Kesimpulan. Pasien didominasi oleh kelompok usia dewasa, jenis kelamin laki-laki, profesi Karyawan swasta, cedera pertama dengan mekanisme non-kontak,
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Universitas Islam Negeri Ar-Raniry diubah dari status Institut menjadi Universitas pada tahun 2013. Transformasi ini datang dengan berbagai persyaratanUniversitas Islam Negeri Ar-Raniry diubah dari status Institut menjadi Universitas pada tahun 2013. Transformasi ini datang dengan berbagai persyaratan
UPN VeteranUPN Veteran Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya pelanggaran administratif di TPS 28 Kelurahan Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal disebabkanHasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya pelanggaran administratif di TPS 28 Kelurahan Debong Tengah, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal disebabkan
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Penelitian ke depan perlu fokus pada pelurusan mekanisme yang tepat, mengeksplorasi peran parameter meditasi, serta melakukan uji klinis untuk menilaiPenelitian ke depan perlu fokus pada pelurusan mekanisme yang tepat, mengeksplorasi peran parameter meditasi, serta melakukan uji klinis untuk menilai
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Purnama pada proyek pembangunan parkiran 3 Lantai di RS Aisyah Bojonegoro hal ini dikarenakan hasil yang diperoleh dari olah data mempunyai tingkat signifikasiPurnama pada proyek pembangunan parkiran 3 Lantai di RS Aisyah Bojonegoro hal ini dikarenakan hasil yang diperoleh dari olah data mempunyai tingkat signifikasi
Useful /
UWHSUWHS Jumlah sampel 20 orang yang didapat dengan random purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi, eksklusi dan drop out. Core Stability Exercise (CSE)Jumlah sampel 20 orang yang didapat dengan random purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi, eksklusi dan drop out. Core Stability Exercise (CSE)
UWHSUWHS Desain penelitian ini menggunakan studi observasional analitik dengan pendekatan case control study. Sampel penelitian ini adalah lansia perokok dan bukanDesain penelitian ini menggunakan studi observasional analitik dengan pendekatan case control study. Sampel penelitian ini adalah lansia perokok dan bukan
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Di rezim Orde Baru dengan performa otoriter, Persatuan Guru Republik Indonesia (serikat guru Indonesia) berperan sebagai aktor tunggal. Makalah ini membahasDi rezim Orde Baru dengan performa otoriter, Persatuan Guru Republik Indonesia (serikat guru Indonesia) berperan sebagai aktor tunggal. Makalah ini membahas
UNDIPUNDIP Latar Belakang: Mahasiswa keperawatan memiliki risiko depresi yang lebih tinggi karena beban akademik yang tinggi, isolasi sosial, kesepian akibat pandemi,Latar Belakang: Mahasiswa keperawatan memiliki risiko depresi yang lebih tinggi karena beban akademik yang tinggi, isolasi sosial, kesepian akibat pandemi,