UWHSUWHS
Jurnal Fisioterapi dan RehabilitasiJurnal Fisioterapi dan RehabilitasiHilangnya keterampilan motorik dan sensasi merupakan masalah bagi pasien carpal tunnel syndrome (CTS). Kasus dalam penelitian ini melibatkan 3 orang wanita berusia di atas 40 tahun yang bekerja pada pekerjaan yang banyak melibatkan gerakan pergelangan tangan berulang-ulang. Kapasitas fungsional pasien menunjukkan bahwa pasien mampu melakukan pekerjaan rumah tangga namun masih diganggu oleh nyeri. Tes nyeri VAS menunjukkan nyeri saat berdiri diam, bergerak, atau menekan. Pengujian rentang gerak sendi (LGS) menunjukkan keterbatasan dalam fleksi-ekstensi pergelangan tangan. Pengujian sensorik dengan diskriminasi 2 poin memberikan hasil normal dan positif pada tes Pray, Tinnel dan Phalen. Diagnosa terapi fisik pada penelitian ini adalah adanya gangguan berupa nyeri dan keterbatasan gerak pada kasus 1 dan 2. Sedangkan pada kasus 3, permasalahan terapi fisik adalah nyeri dan keterbatasan gerak serta berkurangnya kekuatan otot genggaman. Dalam hal ini batasan fungsional adalah keterbatasan dalam melakukan tugas sehari-hari seperti bekerja, memasak, mengangkat 5 kg dan pekerjaan rumah tangga lainnya. Ketiga pasien tersebut tidak memiliki batasan dalam berpartisipasi karena walaupun pasien kesakitan, ia masih dapat berpartisipasi dalam aktivitas sehari-hari dan sosial. Masalah ini diatasi melalui intervensi USG diathermy (USD) yang bertujuan untuk mengurangi nyeri pergelangan tangan. terapi olahraga berupa mobilisasi saraf median dan perpindahan tendon, bertujuan untuk meningkatkan rentang gerak sendi dan mengurangi rasa kaku, serta latihan dengan bola untuk mengembalikan cengkeraman. Setelah 3 sesi pengobatan USD, mobilisasi selip saraf median dan tendon serta latihan bola pada pasien CTS dengan masalah nyeri, keterbatasan gerak dan penurunan kemampuan genggaman berhasil diintervensi, dengan hasil yang baik. Penilaian nyeri menggunakan VAS mengalami penurunan. LGS pada pergelangan tangan klien dan penilaian kapasitas fungsional PRWE secara bertahap membaik.
Intervensi menggunakan ultrasound diathermy, mobilisasi saraf median, gliding tendon, dan latihan bola selama tiga sesi terbukti efektif dalam mengurangi nyeri, meningkatkan rentang gerak sendi pergelangan tangan, serta memperbaiki kekuatan genggaman pada pasien sindrom terowongan karpal.Evaluasi menunjukkan penurunan skor nyeri menurut skala VAS, peningkatan rentang gerak sendi, dan perbaikan fungsi fungsional menurut PRWE.Dengan demikian, fisioterapi memiliki peran penting dalam menangani gangguan gerak dan fungsional pada kasus CTS.
Pertama, perlu diteliti efektivitas kombinasi ultrasound diathermy dan mobilisasi saraf median dalam jangka panjang, misalnya selama 6 hingga 12 minggu, untuk melihat keberlanjutan hasil perbaikan fungsi dan pencegahan kekambuhan pada pasien CTS. Kedua, perlu dikaji pengaruh penyesuaian intensitas dan durasi USD berdasarkan tingkat keparahan gejala pasien, untuk menentukan protokol terapi yang lebih personal dan optimal. Ketiga, penting untuk menguji manfaat integrasi program latihan mandiri di rumah dengan pendampingan digital, seperti aplikasi atau video panduan, terhadap kepatuhan pasien dan hasil terapi pada kasus CTS kronis. Penelitian-penelitian ini dapat memperluas pemahaman tentang pendekatan fisioterapi yang lebih berkelanjutan, individual, dan mudah diakses bagi pasien CTS. Studi kasus ini menyarankan intervensi USD, mobilisasi saraf median, gliding tendon, dan latihan bola sebagai kombinasi efektif, namun belum menguji variasi durasi, intensitas, dan dukungan pasca terapi. Oleh karena itu, penelitian lanjutan yang mencakup aspek-aspek tersebut akan melengkapi temuan saat ini dan mendukung pengembangan protokol fisioterapi yang lebih komprehensif bagi pasien CTS di berbagai tingkat keparahan dan latar belakang sosial.
| File size | 817.42 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALISTIQOMAHJURNALISTIQOMAH Penelitian ini bertujuan untuk melakukan meta-analisis sistematis terhadap berbagai studi yang mengevaluasi efektivitas birth ball dalam mengurangi intensitasPenelitian ini bertujuan untuk melakukan meta-analisis sistematis terhadap berbagai studi yang mengevaluasi efektivitas birth ball dalam mengurangi intensitas
UnwahasUnwahas Potensi ini didasarkan pada kemampuannya menghambat enzim siklooksigenase-2 sebagai alternatif pengganti NSAID. Studi ini memberikan dasar untuk penelitianPotensi ini didasarkan pada kemampuannya menghambat enzim siklooksigenase-2 sebagai alternatif pengganti NSAID. Studi ini memberikan dasar untuk penelitian
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Reliabilitas tes-retest baik dengan Cronbach Alpha ≥ 0,7. Kesimpulan: Kuesioner KDQOL-36 versi Indonesia valid dan reliable untuk menilai kualitas hidupReliabilitas tes-retest baik dengan Cronbach Alpha ≥ 0,7. Kesimpulan: Kuesioner KDQOL-36 versi Indonesia valid dan reliable untuk menilai kualitas hidup
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Prevalensi AKI pada pasien ICU di Rumah Sakit Umum Nasional Pusat Cipto Mangunkusumo tidak tinggi. namun, angka mortalitas pasien ICU dengan AKI tergolongPrevalensi AKI pada pasien ICU di Rumah Sakit Umum Nasional Pusat Cipto Mangunkusumo tidak tinggi. namun, angka mortalitas pasien ICU dengan AKI tergolong
UIGMUIGM Pendekatan ini mendukung teori konstruktivisme sosial, andragogi, dan pendidikan kritis, memperluas cakupan pembelajaran multikultural dan menjawab tantanganPendekatan ini mendukung teori konstruktivisme sosial, andragogi, dan pendidikan kritis, memperluas cakupan pembelajaran multikultural dan menjawab tantangan
KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK Hasil menunjukkan penurunan skor nyeri signifikan pada kedua kelompok (p < 0,05), namun penurunan lebih besar pada kelompok 2 (17,9 poin) vs kelompok 1Hasil menunjukkan penurunan skor nyeri signifikan pada kedua kelompok (p < 0,05), namun penurunan lebih besar pada kelompok 2 (17,9 poin) vs kelompok 1
PEDSCIJPEDSCIJ Oleh karena itu, tinjauan literatur ini membandingkan efektivitas analgesik dalam manajemen nyeri pada anak kritis. Pasien pediatrik kritis harus dievaluasiOleh karena itu, tinjauan literatur ini membandingkan efektivitas analgesik dalam manajemen nyeri pada anak kritis. Pasien pediatrik kritis harus dievaluasi
MARANATHAMARANATHA Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan menelusuri catatan rekam medik 118Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan menelusuri catatan rekam medik 118
Useful /
UWHSUWHS Pasien perempuan berusia 40 tahun menjalani fisioterapi. Hasil positif pada penurunan nyeri dada dan tingkat kecemasan. Laporan kasus ini menggambarkanPasien perempuan berusia 40 tahun menjalani fisioterapi. Hasil positif pada penurunan nyeri dada dan tingkat kecemasan. Laporan kasus ini menggambarkan
UMTSUMTS Kedua, keabsahan peralihan hak atas tanah di bantaran sungai dianggap tidak sah. Hal ini dikarenakan objek dalam perjanjian jual beli melanggar Undang-Undang,Kedua, keabsahan peralihan hak atas tanah di bantaran sungai dianggap tidak sah. Hal ini dikarenakan objek dalam perjanjian jual beli melanggar Undang-Undang,
MARANATHAMARANATHA 8% of all central nervous system tumors. This case report aims to highlight the role of diagnostics and evaluate the surgical outcome. A 47-year-old female8% of all central nervous system tumors. This case report aims to highlight the role of diagnostics and evaluate the surgical outcome. A 47-year-old female
MARANATHAMARANATHA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan gawai dengan CVS pada mahasiswa kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu KesehatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan gawai dengan CVS pada mahasiswa kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan