DELIHUSADADELIHUSADA

Jurnal Penelitian KesmasyJurnal Penelitian Kesmasy

Low Back Pain (LBP) adalah keluhan muskuloskeletal yang sering dialami oleh pekerja di sektor informal, seperti pekerja batik, karena aktivitas kerja mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan faktor-faktor yang terkait dengan LBP pada pekerja batik di Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan desain observasional kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup semua 43 pekerja batik di Kecamatan Pelayangan (menulis pola, membatik canting, pencetakan, pewarnaan, nembok, dan pelorotan). Pengumpulan data menggunakan kuesioner, oximetry jari, dan RULA. Analisis data menggunakan uji chi-square. Penelitian menunjukkan prevalensi LBP sebesar 76,7%. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa semua variabel memiliki nilai <0,05. Usia (P=0,004), durasi kerja (p=0,002), repetisi gerakan (P=0,036), postur kerja (p=0,044), beban kerja (p=0,007), dan IMT (P=0,043). Ada hubungan antara usia, durasi kerja, repetisi gerakan, postur kerja, beban kerja, dan IMT dengan LBP pada pekerja batik di Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara usia, masa kerja, durasi kerja, postur kerja, repetisi gerakan, beban kerja, dan IMT terhadap keluhan Low Back Pain pada pekerja batik di Kecamatan Pelayangan Kota Jambi.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas intervensi ergonomi dalam mengurangi LBP pada pekerja batik. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi peran faktor psikososial seperti stres kerja dalam memperparah keluhan LBP. Pengembangan metode pengukuran LBP yang lebih akurat dan adaptif untuk lingkungan kerja batik tradisional juga menjadi arah penelitian yang penting. Dengan memperluas cakupan geografis, penelitian dapat membandingkan prevalensi LBP antar daerah untuk mengidentifikasi pola risiko yang lebih luas. Selain itu, penelitian perlu mempertimbangkan dampak jangka panjang dari perubahan postur dan teknik kerja terhadap kesehatan muskuloskeletal pekerja. Studi longitudinal juga diperlukan untuk memahami dinamika perkembangan LBP seiring bertambahnya usia dan pengalaman kerja. Akhirnya, kolaborasi antara peneliti, pelaku usaha, dan pemerintah daerah akan meningkatkan implementasi solusi ergonomi yang berkelanjutan.

Read online
File size314.43 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test