UNIBAUNIBA

Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam

Katarak merupakan penyakit dengan keadaan terjadinya kekeruhan pada lensa, penyebab dari penyakit katarak ini merupakan salah satu penyakit yang multifaktorial. Hasil survei data pada tahun 2020 di RS Camatha Sahidya, setidaknya ada 42 orang yang mendapatkan tindakan operasi akibat katarak senilis. Berdasarkan data survei tersebut, peneliti tertarik melakukan penelitian tentang Kota Batam Tahun 2021. Metode penelitian ini adalah Analitik Observasional dengan pendekatan Cross-Sectional dilakukan di RS Camatha Sahidya dengan jumlah sampel sebanyak 65 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian dianalisis dengan Chi-Square Test. Hasil Chi-Square Test menunjukkan terdapat hubungan umur dengan angka kejadian katarak senilis di RS Camatha Sahidya Kota Batam Tahun 2021 dengan nilai p value = (p≤0,05). Sedangkan untuk variabel jenis kelamin tidak terdapat hubungan dengan angka kejadian katarak senilis dengan nilai p value = (p>0,05).

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara umur dengan angka kejadian katarak senilis dan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan angka kejadian katarak senilis di RS Camatha Sahidya Kota Batam Tahun 2021.Penelitian menemukan bahwa sebagian besar pasien katarak senilis berusia 40-60 tahun dan mayoritas berjenis kelamin laki-laki.Namun, secara statistik hanya umur yang menjadi faktor yang berkaitan signifikan dengan kejadian katarak senilis.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan desain kohort untuk menelusuri bagaimana perkembangan katarak senilis seiring bertambahnya usia pada populasi di Batam, sehingga dapat diketahui pola progresi penyakit secara longitudinal. Kedua, perlu dikaji lebih dalam tentang faktor-faktor non-demografi seperti status metabolik, riwayat diabetes, dan paparan sinar ultraviolet dalam hubungannya dengan kejadian katarak senilis, mengingat bahwa jenis kelamin tidak menunjukkan hubungan signifikan dalam penelitian ini. Ketiga, diperlukan studi komparatif antar wilayah dengan karakteristik iklim dan gaya hidup berbeda untuk memahami apakah penduduk di daerah tropis seperti Batam cenderung mengalami katarak lebih dini dibanding daerah subtropis, mengingat adanya indikasi masyarakat Indonesia lebih rentan terkena katarak pada usia lebih muda.

Read online
File size196.15 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test