FT UIMFT UIM

Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)

Penjadwalan sangat memengaruhi jumlah waktu yang tersedia untuk menyelesaikan proyek di PT DBUS, ini dilakukan untuk mencapai hasil terbaik dengan mempertimbangkan keterbatasan yang ada. PT DBUS sering mengalami masalah dengan waktu penyelesaian proyek yang tidak tepat waktu, masalah ini dapat mengurangi kepercayaan konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis metode penjadwalan mana yang lebih efektif antara Critical Path Method (CPM) dengan Precedence Diagram Method (PDM) dibandingkan dengan kondisi saat ini. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari data sekunder yang dikumpulkan dari kontraktor pelaksana dalam bentuk time schedule rencana. Dalam membandingkan metode PDM dan CPM terdapat beberapa perbandingan antara lain, CPM dengan satu konstrain kegiatan sedangkan PDM memiliki empat konstrain kegiatan, perbedaan dalam lintasan kritis yang dihasilkan yaitu CPM dengan 21 lintasan kritis dan PDM dengan 19 lintasan kritis dengan durasi total pekerjaan proyek untuk CPM dengan 122 hari dan PDM selesai dalam 80 hari. Berdasarkan penjadwalan yang telah dilakukan metode PDM lebih efektif karena menjadwalkan proyek dengan durasi lebih singkat sehingga proyek dapat selesai lebih hemat waktu, hal ini pun mampu mengurangi terjadinya keterlambatan dikarenakan lebih sedikitnya lintasan kritis.

Hasil dari pembahasan mengenai penjadwalan menggunakan Critical Path Method (CPM) dan Precedence Diagram Method (PDM) yang telah diuraikan, menunjukkan bahwa CPM hanya memiliki satu konstrain kegiatan sedangkan PDM juga memiliki empat konstrain kegiatan.Hasil menunjukkan bahwa CPM menghasilkan 21 lintasan kritis dan PDM dengan 19 lintasan kritis, selain itu durasi total proyek yang dibutuhkan untuk metode CPM adalah 122 hari dan PDM selesai dalam 80 hari.Berdasarkan penjadwalan yang telah dilakukan metode PDM lebih efektif karena menjadwalkan proyek dengan durasi lebih singkat sehingga proyek dapat selesai lebih hemat waktu, hal ini pun mampu mengurangi terjadinya keterlambatan dikarenakan lebih sedikitnya lintasan kritis.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan cuaca ekstrem terhadap efektivitas metode PDM dalam proyek konstruksi. 2. Analisis perbandingan metode PDM dengan pendekatan manajemen proyek agil untuk proyek perumahan berbasis kebutuhan dinamis. 3. Pengembangan model penjadwalan hybrid yang mengintegrasikan PDM dengan sistem pemantauan real-time untuk meningkatkan akurasi dan responsivitas dalam menghadapi keterlambatan material.

  1. ANALISIS PENJADWALAN PROYEK PERUMAHAN DI PT DBUS MENGGUNAKAN METODE CRITICAL PATH METHOD (CPM) DAN PRECEDENCE... doi.org/10.47398/justme.v6i01.110ANALISIS PENJADWALAN PROYEK PERUMAHAN DI PT DBUS MENGGUNAKAN METODE CRITICAL PATH METHOD CPM DAN PRECEDENCE doi 10 47398 justme v6i01 110
Read online
File size970 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test