FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS

PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatPAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut pergeseran ke arah Pembelajaran Mendalam (deep learning), namun guru di SD Laboratorium UM Kota Blitar masih mengalami kendala dalam mengintegrasikan kearifan lokal secara sistematis ke dalam modul ajar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pedagogik guru melalui pengembangan modul ajar berbasis budaya Kota Blitar dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning System (PALS) melalui pola pelatihan In-On-In (In-Service dan On-Service Training) yang melibatkan 26 guru sasaran selama delapan bulan. Rangkaian kegiatan mencakup analisis kebutuhan, lokakarya, penyusunan perangkat ajar terintegrasi budaya Blitar (Makam Bung Karno, Jaranan Tril, dan Candi Penataran), serta pendampingan supervisi klinis metode sit-in. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman guru mengenai CRT berbasis deep learning, dari rata-rata pre-test 45,2% menjadi 89,6% pada post-test dengan tingkat N-gain kategori tinggi. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan mencapai rata-rata kelayakan 88,5% (sangat layak) dan berhasil meningkatkan kualitas pengelolaan kelas hingga 90%. Program ini terbukti efektif mentransformasi kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang mindful, joyful, dan meaningful serta mendukung pencapaian SDG Nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Program pengembangan modul ajar berbasis budaya Kota Blitar berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) berbasis Pembelajaran Mendalam.Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman guru, dengan kelayakan perangkat ajar mencapai 88,5% dan kualitas pengelolaan kelas meningkat 90%.Program ini mendukung pencapaian SDG 4 dengan meningkatkan kualitas pendidikan melalui integrasi budaya lokal dan pengembangan keterampilan abad ke-21.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas penerapan pendekatan CRT dalam konteks pendidikan yang berbeda, seperti sekolah swasta atau daerah dengan kearifan lokal yang berbeda. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan teknologi digital yang mendukung integrasi budaya lokal dalam modul ajar, seperti aplikasi interaktif yang memanfaatkan augmented reality untuk memperkaya pengalaman belajar. Ketiga, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang program ini terhadap perkembangan siswa, termasuk kemampuan berpikir kritis dan kreativitas mereka. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas cakupan aplikasi program dan memperkuat dasar teoritis serta praktisnya.

  1. Problem-Based Learning In The Era Of Globalization: Developing Global Skills And Digital Literacy In... jurnal.unimus.ac.id/index.php/JPKIMIA/article/view/15418Problem Based Learning In The Era Of Globalization Developing Global Skills And Digital Literacy In jurnal unimus ac index php JPKIMIA article view 15418
Read online
File size510.35 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test