UNNESUNNES

Jurnal Seni TariJurnal Seni Tari

Pencak Silat merupakan salah satu olahraga yang berkembang pesat di Indonesia, sekaligus seni bela diri yang mengajarkan pendidikan spiritual dan fisik kepada para pengikutnya dalam menjalankan nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya. Objek material penelitian ini adalah Pencak Silat dan objek formalnya adalah estetika Pencak Silat. Melalui kolaborasi gerakan Pencak Silat dengan tarian Reog Ponorogo, tujuan penelitian ini adalah menciptakan gerakan kreatif yang indah. Metode penerapan menggunakan pelatihan, latihan, dan sejarah melalui deskripsi, analisis, dan sintesis. Hasil penelitian meliputi gaya seni bela diri yang terdiri dari aspek mental-spiritual, bela diri, seni, dan olahraga, serta seni dalam seni bela diri yang dibagi menjadi wiraga, wirama, dan wirasa serta kolaborasi dengan seni Reog Ponorogo. Seni dalam Pencak Silat mencakup setiap sikap dan gerakan yang dibentuk dan diatur untuk mencapai keindahan seni maksimal. Kriteria seni, khususnya tari, telah digunakan sebagai pedoman. Kriteria tersebut dirumuskan dengan kata-kata wiraga, wirasa, dan wirama yang memiliki makna harmoni antara tubuh (raga), rasa, dan irama dalam menampilkan setiap sikap dan gerakan seni bela diri yang terdiri dari tiga bagian, yaitu seni pameran Pencak Silat, seni rekreasi Pencak Silat, dan seni pencapaian Pencak Silat.

Budaya Pencak Silat telah dikembangkan selama generasi untuk mencapai bentuk saat ini.Seni dalam Pencak Silat mencakup setiap sikap dan gerakan yang dibentuk dan diatur untuk mencapai keindahan seni maksimal.Kriteria seni, khususnya tari, telah digunakan sebagai pedoman.Kriteria tersebut dirumuskan dengan kata-kata wiraga, wirasa, dan wirama yang memiliki makna harmoni antara tubuh (raga), rasa, dan irama dalam menampilkan setiap sikap dan gerakan seni Pencak Silat yang terdiri dari tiga bagian, yaitu seni pameran Pencak Silat, seni rekreasi Pencak Silat, dan seni pencapaian Pencak Silat.Seni Pencak Silat berorientasi pada faktor keindahan, tetapi implementasinya harus mengandung elemen logika bela diri yang menjadi sumbernya.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak budaya Pencak Silat terhadap identitas masyarakat Jawa, khususnya dalam konteks pelestarian warisan tradisional. Selain itu, studi tentang perbedaan gaya Pencak Silat di berbagai daerah Indonesia dapat dikembangkan untuk memahami dinamika pengembangan seni bela diri ini. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran musik tradisional dalam memperkuat estetika dan makna Pencak Silat, serta hubungan antara elemen wiraga, wirama, dan wirasa dalam pertunjukan seni bela diri. Penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan metode pendidikan seni bela diri yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Selain itu, studi tentang peran Pencak Silat dalam penguatan kesehatan fisik dan mental masyarakat dapat menjadi arah penelitian baru. Terakhir, penelitian tentang kolaborasi antara Pencak Silat dan seni tari tradisional lainnya dapat memberikan wawasan baru tentang interaksi budaya dan seni di Indonesia.

Read online
File size230.86 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test