UNNESUNNES
Jurnal Seni TariJurnal Seni TariArtikel ini bertujuan untuk mengungkapkan proses kreatif penciptaan tari Mahardika yang dilakukan pada tahun 2006. Pengungkapan ini penting untuk melihat bagaimana konsep pengembangan tari tradisional masih mempertahankan identitas Bali. Tari Mahardika, sebuah bentuk kreasi baru tari Bali, berasal dari proses kreatif antara I Wayan Sutirtha sebagai koreografer tari dan I Nyoman Windha sebagai komponis musik pengiring tari. Mahardika berarti kebebasan atau terlepas dari ikatan duniawi, yang merujuk pada figur Sutasoma sebagai tokoh sentral dalam tari Mahardika. Tari ini diadaptasi dari tema utama Festival Seni Bali, yaitu Swabawaning Idep, yang berarti radiasi kebaikan. Proses penciptaan tari mengacu pada teori Alma M. Hawkins dalam buku Creating Through Dance, termasuk eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan. Tari Mahardika terdiri dari empat bagian. Bagian pertama menggambarkan suasana meditasi dengan atmosfer sunyi, bagian kedua menggambarkan pertemuan Sutasoma dan Dewi Candrawati dengan suasana gembira dan romantis, bagian ketiga menggambarkan perang antara Sutasoma dan Prabu Purusadha dengan atmosfer tegang, dan bagian keempat menggambarkan kesadaran Prabu Purusada dan Sutasoma yang duduk di atas bunga lotus dengan atmosfer tenang. Selain itu, kostum disesuaikan dengan karakter. Tentu saja, hal ini tidak mengganggu gerakan penari tetapi membantu dan membuka ruang estetika dalam koreografi kreasi tari Mahardika.
Proses kreativitas koreografer dalam penciptaan tari Mahardika pada tahun 2006 telah berhasil ditampilkan dengan apresiasi besar dari penonton dan juri.Pesan yang disampaikan melalui tari Mahardika adalah kebaikan akan selalu mengalahkan keserakahan, yang digambarkan melalui karakter Sutasoma dan Prabu Purusadha.Media memainkan peran penting dalam mendukung pertunjukan sebuah karya seni.Kostum yang digunakan dalam pertunjukan juga sangat penting, karena dapat membantu menekankan dan menjelaskan karakter yang dimainkan oleh penari.Kostum yang didesain dengan baik dapat mempengaruhi dan menjelaskan ruang gerakan tari.Kostum juga meningkatkan nilai estetika karya seni.Oleh karena itu, dalam tari Mahardika, kostum dirancang dengan cermat agar tidak mengganggu gerakan penari tetapi justru meningkatkan nilai estetika pertunjukan.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan untuk menganalisis lebih lanjut proses kreatif koreografer dalam menciptakan tari Mahardika, termasuk studi mendalam tentang inspirasi dan motivasi di balik kreasi tersebut. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana media dan kostum dapat mempengaruhi persepsi penonton terhadap sebuah karya seni tari. Terakhir, studi komparatif antara tari Mahardika dengan tari-tari Bali lainnya dapat dilakukan untuk memahami karakteristik unik tari Mahardika dan kontribusinya dalam pengembangan seni tari Bali.
- Bali Arts Festival: a contributor to sustainable development? - IOPscience. bali arts festival contributor... doi.org/10.1088/1755-1315/824/1/012117Bali Arts Festival a contributor to sustainable development IOPscience bali arts festival contributor doi 10 1088 1755 1315 824 1 012117
- Estetika Gerak Tari Rejang Sakral Lanang Di Desa Mayong, Seririt, Buleleng, Bali | Mudra Jurnal Seni... doi.org/10.31091/mudra.v34i3.678Estetika Gerak Tari Rejang Sakral Lanang Di Desa Mayong Seririt Buleleng Bali Mudra Jurnal Seni doi 10 31091 mudra v34i3 678
- Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.2307/1146165Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 2307 1146165
- Tourist Performing Arts: Balinese Arts-Based Creative Industry | Mudra Jurnal Seni Budaya. tourist performing... jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/mudra/article/view/1567Tourist Performing Arts Balinese Arts Based Creative Industry Mudra Jurnal Seni Budaya tourist performing jurnal isi dps ac index php mudra article view 1567
| File size | 259.58 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
IJCSNETIJCSNET Studi ini merekomendasikan penguatan program sosialisasi berbasis teknologi di seluruh unit pendidikan menengah untuk mendukung pasokan tenaga kesehatanStudi ini merekomendasikan penguatan program sosialisasi berbasis teknologi di seluruh unit pendidikan menengah untuk mendukung pasokan tenaga kesehatan
IJCSNETIJCSNET UMKM yang memproduksi gula semut di Desa Purwabakti secara tradisional melakukan aktivitas produksi dan pemasaran. Pemberian peralatan tambahan dan penyusunanUMKM yang memproduksi gula semut di Desa Purwabakti secara tradisional melakukan aktivitas produksi dan pemasaran. Pemberian peralatan tambahan dan penyusunan
HAMZANWADIHAMZANWADI Efektivitas AI bergantung pada desain pedagogis yang terstruktur, bukan hanya ketersediaan teknologi. Penelitian lanjutan perlu memperluas penggunaan AIEfektivitas AI bergantung pada desain pedagogis yang terstruktur, bukan hanya ketersediaan teknologi. Penelitian lanjutan perlu memperluas penggunaan AI
UNNESUNNES Asosiasi Langen Budi Sedyo Utomo berada di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Asosiasi ini mengalami perkembangan dalam tari JaranAsosiasi Langen Budi Sedyo Utomo berada di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Asosiasi ini mengalami perkembangan dalam tari Jaran
UNNESUNNES Berdasarkan hasil studi literatur dan observasi mengenai proses perjalanan tari Batin, dapat disimpulkan bahwa keberadaan pengamatan, penelitian, dan bukuBerdasarkan hasil studi literatur dan observasi mengenai proses perjalanan tari Batin, dapat disimpulkan bahwa keberadaan pengamatan, penelitian, dan buku
UNNESUNNES Penelitian ini bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif.Penelitian ini bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif.
UNNESUNNES Proses penciptaan tari Mundong terbagi menjadi tiga tahap, yaitu eksplorasi, improvisasi, dan komposisi. Elemen koreografi tari Mundong mencakup gerakan,Proses penciptaan tari Mundong terbagi menjadi tiga tahap, yaitu eksplorasi, improvisasi, dan komposisi. Elemen koreografi tari Mundong mencakup gerakan,
UNNESUNNES Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik validasi data diuji melalui triangulasi waktu, teknik, dan sumber. TeknikTeknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik validasi data diuji melalui triangulasi waktu, teknik, dan sumber. Teknik
Useful /
FT UIMFT UIM Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pemborosan (waste) dan merancang usulan perbaikan menggunakan pendekatan lean manufacturing. Berdasarkan observasiPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi pemborosan (waste) dan merancang usulan perbaikan menggunakan pendekatan lean manufacturing. Berdasarkan observasi
IJCSNETIJCSNET E. untuk penutupan presentasi, didukung oleh pelatihan dalam tujuh elemen bahasa tubuh. Program ini menggunakan pemodelan terarah, penulisan individu,E. untuk penutupan presentasi, didukung oleh pelatihan dalam tujuh elemen bahasa tubuh. Program ini menggunakan pemodelan terarah, penulisan individu,
IJCSNETIJCSNET Rancangan konseptual ini menjadi dasar pengembangan prototipe dan penerapan lapangan selanjutnya. Program layanan masyarakat ini berhasil mengembangkanRancangan konseptual ini menjadi dasar pengembangan prototipe dan penerapan lapangan selanjutnya. Program layanan masyarakat ini berhasil mengembangkan
UNNESUNNES Hasil penelitian meliputi gaya seni bela diri yang terdiri dari aspek mental-spiritual, bela diri, seni, dan olahraga, serta seni dalam seni bela diriHasil penelitian meliputi gaya seni bela diri yang terdiri dari aspek mental-spiritual, bela diri, seni, dan olahraga, serta seni dalam seni bela diri