HAMZANWADIHAMZANWADI

Edumatic: Jurnal Pendidikan InformatikaEdumatic: Jurnal Pendidikan Informatika

Meskipun kecerdasan buatan (AI) generatif semakin terintegrasi dalam pendidikan, bukti eksperimen mengenai bagaimana AI yang dipandu guru memengaruhi keterlibatan siswa multidimensi di pendidikan sekolah menengah kejuruan masih terbatas. Studi ini mengeksplorasi apakah AI yang dipandu guru berfungsi sebagai scaffolding pedagogis yang meningkatkan keterlibatan siswa dalam pendidikan informatics kejuruan. Desain penelitian quasi-eksperimental pretest-posttest dengan kelompok kontrol dilakukan terhadap 49 siswa Teknik Komputer dan Jaringan. Keterlibatan siswa dinilai melalui dimensi perilaku, emosional, kognitif, dan sosial menggunakan kuesioner yang valid, didukung oleh observasi kelas dan dokumentasi tugas. Temuan menunjukkan efek positif moderat pada keterlibatan keseluruhan (d = 0,58). Meskipun efek ANCOVA yang disesuaikan marginal, pola umum menguntungkan kelompok eksperimen. Keterlibatan kognitif muncul sebagai dimensi yang paling responsif, menunjukkan bahwa AI yang dipandu guru secara utama mendukung konstruksi pengetahuan dan penyelidikan reflektif, sementara keterlibatan emosional dan sosial menunjukkan efek yang lebih lemah. Data observasi menunjukkan partisipasi yang lebih tinggi dan proses kognitif yang lebih dalam pada siswa yang menerima dukungan AI yang dipandu guru. Temuan ini menunjukkan bahwa AI paling efektif ketika diterapkan sebagai scaffolding pedagogis daripada alat generasi jawaban. Studi ini memperluas teori keterlibatan multidimensi dan memberikan bukti empiris untuk integrasi AI yang terstruktur dalam pendidikan informatics kejuruan.

AI yang dipandu guru berperan sebagai scaffolding pedagogis yang meningkatkan keterlibatan siswa dalam pendidikan informatics kejuruan.Keterlibatan kognitif menunjukkan efek terbesar, sementara keterlibatan emosional dan sosial memiliki dampak yang lebih rendah.Efektivitas AI bergantung pada desain pedagogis yang terstruktur, bukan hanya ketersediaan teknologi.Penelitian lanjutan perlu memperluas penggunaan AI yang dipandu guru dalam konteks yang berbeda dan mengkaji peran literasi AI serta pembelajaran mandiri dalam memengaruhi keterlibatan multidimensi.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengembangan AI yang dipandu guru dalam konteks pendidikan vokasional lainnya, seperti program kejuruan teknik atau bisnis, untuk mengevaluasi efektivitasnya secara lebih luas. Selain itu, penelitian perlu memperdalam analisis peran literasi AI dalam meningkatkan kemampuan siswa untuk mengevaluasi dan memvalidasi output AI secara mandiri. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model pembelajaran kolaboratif berbasis AI yang mengintegrasikan interaksi antar siswa dan guru untuk meningkatkan keterlibatan sosial dan emosional secara bersamaan.

  1. Integration of Artificial Intelligence in Learning at Vocational Schools: Building Sustainable Collaboration... atlantis-press.com/proceedings/icste-24/126007160Integration of Artificial Intelligence in Learning at Vocational Schools Building Sustainable Collaboration atlantis press proceedings icste 24 126007160
  2. Artificial intelligence literacy, sustainability of digital learning and practice achievement: A study... doi.org/10.1371/journal.pone.0332175Artificial intelligence literacy sustainability of digital learning and practice achievement A study doi 10 1371 journal pone 0332175
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... educationaltechnologyjournal.springeropen.com/articles/10.1186/s41239-024-00447-4Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site educationaltechnologyjournal springeropen articles 10 1186 s41239 024 00447 4
Read online
File size657.7 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test