NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE

Penamas: Journal of Community ServicePenamas: Journal of Community Service

Pembelajaran pendidikan jasmani di SDN Rangkapan Jaya Baru Kota Depok masih didominasi aktivitas kompetitif sehingga partisipasi siswa belum merata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pembelajaran kolaboratif melalui Program Pendidikan Jasmani Adaptif. Program dilaksanakan pada Mei 2025 dengan melibatkan 27 siswa kelas V dan 1 guru PJOK selama tiga kali pertemuan. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, penerapan aktivitas Pendidikan Jasmani Adaptif berbasis kolaborasi, serta evaluasi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterlibatan siswa, ditandai dengan jumlah peserta aktif yang meningkat dari 15 siswa pada pertemuan pertama menjadi 27 siswa pada pertemuan ketiga. Aktivitas kolaboratif juga mendorong kerja sama, komunikasi, dan interaksi sosial antarsiswa. Program ini membantu guru menerapkan pembelajaran yang lebih partisipatif, inklusif, dan berpusat pada keterlibatan seluruh siswa dalam pendidikan jasmani sekolah dasar.

Pelaksanaan Program Pendidikan Jasmani Adaptif berbasis kolaboratif di SDN Rangkapan Jaya Baru Kota Depok memberikan kontribusi positif dalam memperkuat pembelajaran kolaboratif pada pembelajaran pendidikan jasmani.Partisipasi siswa meningkat secara bertahap, dari 15 siswa yang aktif pada pertemuan pertama hingga seluruh 27 siswa berpartisipasi dalam kegiatan pada pertemuan ketiga.Aktivitas kelompok yang dimodifikasi mampu meningkatkan interaksi sosial antarsiswa melalui komunikasi, kerja sama, dan saling bantu dalam menyelesaikan tugas bersama.Program ini menjadi alternatif kegiatan pengabdian untuk memperkuat praktik pembelajaran yang lebih kolaboratif, partisipatif, dan inklusif di sekolah dasar.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang dampak jangka panjang program Pendidikan Jasmani Adaptif terhadap perkembangan keterampilan sosial dan akademik siswa di sekolah dasar. Kedua, studi mengenai efektivitas modifikasi aktivitas pendidikan jasmani untuk siswa dengan berbagai kebutuhan khusus, termasuk yang memiliki keterbatasan fisik atau kognitif. Ketiga, pengembangan strategi pelatihan guru dalam menerapkan pendekatan kolaboratif yang lebih inovatif dan berbasis teknologi. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan jasmani yang inklusif dan partisipatif di lingkungan sekolah.

  1. Penguatan pembelajaran kolaboratif melalui program pendidikan jasmani adaptif di SDN Rangkapan Jaya Baru... doi.org/10.53088/penamas.v6i3.3455Penguatan pembelajaran kolaboratif melalui program pendidikan jasmani adaptif di SDN Rangkapan Jaya Baru doi 10 53088 penamas v6i3 3455
  2. Pengaruh Cooperative Learning Terhadap Peningkatan Kerjasama Peserta Didik di Sekolah Dasar | Jurnal... jurnal.untan.ac.id/index.php/jilo/article/view/60161Pengaruh Cooperative Learning Terhadap Peningkatan Kerjasama Peserta Didik di Sekolah Dasar Jurnal jurnal untan ac index php jilo article view 60161
  3. Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Siswa melalui Aktivitas Kebugaran Jasmani Menggunakan Model Project... doi.org/10.5281/zenodo.7592832Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Siswa melalui Aktivitas Kebugaran Jasmani Menggunakan Model Project doi 10 5281 zenodo 7592832
Read online
File size461.29 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test