NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE

Penamas: Journal of Community ServicePenamas: Journal of Community Service

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota PKK Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, dalam mengelola sampah organik rumah tangga melalui penerapan sistem kompos dua tahap berbasis galon bekas dan larva Black Soldier Fly. Kegiatan ini menjawab permasalahan terbatasnya pengetahuan masyarakat serta kurangnya teknologi sederhana untuk pengolahan sampah organik. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan design thinking melalui tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test yang dipadukan dengan edukasi, pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan terdiri atas 21 anggota PKK dan 4 mahasiswa pendamping. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta berdasarkan skor rata-rata pretest sebesar 2,46 menjadi 2,69 pada posttest dengan peningkatan sebesar 9,43%. Kegiatan ini juga telah menghasilkan prototipe sistem kompos dua tahap, kompos berbasis residu organik, serta cairan lindi organik yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk cair. Sistem ini menunjukkan bahwa teknologi sederhana berbasis masyarakat dapat mendukung pengelolaan sampah organik rumah tangga yang berkelanjutan.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan sistem kompos dua tahap berbasis galon bekas dan larva Black Soldier Fly telah dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota PKK Desa Ngeni dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga.Kegiatan melalui pendekatan design thinking, edukasi, praktik, dan pendampingan telah menghasilkan prototipe sistem kompos dua tahap, kompos berbasis residu organik, serta cairan lindi organik yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk cair setelah proses pengenceran.Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dengan skor rata-rata pretest sebesar 2,46 menjadi 2,69 pada posttest atau meningkat sebesar 9,43%.Penerapan sistem ini memberikan alternatif pengolahan sampah organik yang sederhana dan mudah diterapkan oleh masyarakat.Keberlanjutan program disarankan melalui pendampingan lanjutan kepada kelompok PKK, pemanfaatan produk hasil pengolahan untuk kebutuhan lingkungan sekitar, serta pengembangan penerapan sistem serupa pada wilayah lain dengan karakteristik permasalahan sampah organik yang sejenis.

1. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengujian keberlanjutan sistem kompos dua tahap di lingkungan dengan kondisi iklim berbeda untuk memastikan efektivitas teknologi ini secara universal. 2. Membangun kerja sama antara komunitas desa dan institusi pendidikan untuk mengembangkan modifikasi sistem kompos berbasis bahan lokal lain, seperti bahan daur ulang non-galon, agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat pedesaan. 3. Mengembangkan program pelatihan berkelanjutan yang lebih intensif untuk meningkatkan konsistensi penerapan sistem kompos dua tahap oleh anggota PKK, termasuk pelatihan manajemen larva BSF dan pemantauan kualitas kompos hasil olahan.

  1. Pemberdayaan PKK Desa Ngeni melalui sistem kompos dua tahap berbasis galon bekas dan larva black soldier... doi.org/10.53088/penamas.v6i3.3579Pemberdayaan PKK Desa Ngeni melalui sistem kompos dua tahap berbasis galon bekas dan larva black soldier doi 10 53088 penamas v6i3 3579
  2. PERBANDINGAN KOMPOS PRODUK PEMANFAATAN LIMBAH MAGGOT BLACK SOLDIER FLY (BSF) DENGAN KOMPOS SAMPAH ORGANIK... doi.org/10.37412/jrl.v24i1.257PERBANDINGAN KOMPOS PRODUK PEMANFAATAN LIMBAH MAGGOT BLACK SOLDIER FLY BSF DENGAN KOMPOS SAMPAH ORGANIK doi 10 37412 jrl v24i1 257
  3. Penyuluhan dan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik Menjadi Berkah di Dusun Gunung Remuk... jahe.or.id/index.php/jahe/article/view/1201Penyuluhan dan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik Menjadi Berkah di Dusun Gunung Remuk jahe index php jahe article view 1201
  4.  . 0 doi.org/10.3390/su12229574A 0 doi 10 3390 su12229574
Read online
File size637.85 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test