UNDIPUNDIP
Jurnal Ilmu LingkunganJurnal Ilmu LingkunganBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat bahwa Kabupaten Bondowoso pernah mengalami tiga kali kejadian banjir bandang sepanjang tahun 2020 - 2024 yang seluruhnya terjadi di Kecamatan Ijen. Bencana ini menyebabkan jalan desa tertutup lumpur, kerusakan pada rumah warga, infrastruktur, dan kandang ternak. Namun, terdapat ketidaksesuaian dalam dokumen perencanaan tata ruang di tingkat kabupaten maupun provinsi masih. Sehingga upaya penanggulangan bencana belum dapat dilakukan secara optimal. Oleh karena itu, analisis risiko dan mitigasi bencana diperlukan untuk mengurangi risiko yang ada serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko banjir bandang dan menyusun upaya mitigasi yang relevan. Pendekatan yang digunakan meliputi analisis spasial dengan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memetakan tingkat risiko bencana dan analisis Delphi yang melibatkan 6 ahli dalam 2 kali putaran iterasi menggunakan kuesioner untuk memberikan rekomendasi kegiatan mitigasi yang tepat. Penelitian ini juga melanjutkan hasil studi sebelumnya terkait manajemen tanggap darurat dan keterlibatan pemangku kepentingan dalam tahap prabencana di Kecamatan Ijen. Hasil analisis menunjukkan bahwa 52,11% wilayah termasuk dalam kategori risiko rendah, 44,12% kategori sedang, dan 3,77% kategori tinggi yang seluruhnya tersebar di 6 desa. Tingkat risiko yang didominasi kelas rendah disebabkan oleh faktor tutupan lahan yang sebagian besar berupa hutan, kepadatan penduduk yang rendah, sebaran permukiman penduduk yang terkonsentrasi, dan adanya kelompok Desa Tanggh Bencana (DESTANA) dalam meningkatkan kapasitas wilayah untuk menghadapi bencana. Selanjutnya, rekomendasi kegiatan mitigasi dibagi menjadi mitigasi struktural dan mitigasi nonstruktural. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi, pertimbangan, dan rekomendasi dalam penanggulangan bencana serta kebijakan tata ruang di Kabupaten Bondowoso khususnya terkait banjir bandang. Selain itu, metode dan parameter yang digunakan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk memahami karakteristik wilayah rawan bencana secara lebih mendalam.
Ijen Sub-District telah mengalami tiga kejadian banjir bandang pada tahun 2020-2024, yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dan perubahan penggunaan lahan.Namun, terdapat inkonsistensi dalam dokumen perencanaan tata ruang Kabupaten Bondowoso, yang sebagian besar mengklasifikasikan wilayah tersebut sebagai risiko rendah untuk banjir bandang.Sementara itu, dokumen perencanaan tata ruang Provinsi Jawa Timur mengklasifikasikan Kabupaten Bondowoso sebagai risiko tinggi untuk banjir bandang.Hasil analisis spasial menunjukkan bahwa tingkat risiko banjir bandang di Ijen Sub-District terdiri dari kelas rendah sebesar 52,11%, kelas sedang sebesar 44,12%, dan kelas tinggi sebesar 3,77%.Dominasi kelas rendah disebabkan oleh tutupan lahan yang didominasi hutan, kepadatan penduduk yang rendah, distribusi permukiman yang terkonsentrasi, kelompok Desa Tanggh Bencana (DESTANA), dan infrastruktur mitigasi bencana.Analisis Delphi merekomendasikan 15 kegiatan mitigasi banjir bandang, yang dibagi menjadi mitigasi struktural dan non-struktural untuk implementasi jangka pendek, menengah, dan panjang.Penelitian selanjutnya disarankan untuk menetapkan bobot secara terukur dan mempertimbangkan perspektif ahli dalam kegiatan mitigasi bencana.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan metode dan parameter yang digunakan dalam analisis risiko dan mitigasi bencana. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan penelitian lebih mendalam tentang karakteristik wilayah rawan bencana, termasuk faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat risiko dan kerentanan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan model prediksi banjir bandang yang lebih akurat, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti curah hujan, topografi, dan perubahan penggunaan lahan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi mitigasi yang lebih efektif, seperti pengelolaan aliran sungai, pengendalian erosi, dan penguatan infrastruktur. Dengan memahami karakteristik wilayah rawan bencana secara lebih mendalam, upaya penanggulangan bencana dapat menjadi lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.
- Analisis Spasial Temporal Perubahan Tutupan Lahan di Pulau Ternate Provinsi Maluku Utara Citra Satelit... jurnal.ilmubersama.com/index.php/buana/article/view/339Analisis Spasial Temporal Perubahan Tutupan Lahan di Pulau Ternate Provinsi Maluku Utara Citra Satelit jurnal ilmubersama index php buana article view 339
- Stakeholders engagement in emergency response of flood disasters management in District Ijen, Bondowoso... e-journal.unair.ac.id/DIALEKTIKA/article/view/48229Stakeholders engagement in emergency response of flood disasters management in District Ijen Bondowoso e journal unair ac DIALEKTIKA article view 48229
- Kata Pengantar | Tunas Agraria. pengantar tunas agraria authors asih retno dewi sekolah pertanahan nasional... doi.org/10.31292/jta.v3i3.129Kata Pengantar Tunas Agraria pengantar tunas agraria authors asih retno dewi sekolah pertanahan nasional doi 10 31292 jta v3i3 129
- Risk Analysis and Mitigation of Flash Flood in Ijen Sub-District, Bondowoso | Ramadhani | Jurnal Ilmu... ejournal.undip.ac.id/index.php/ilmulingkungan/article/view/77141Risk Analysis and Mitigation of Flash Flood in Ijen Sub District Bondowoso Ramadhani Jurnal Ilmu ejournal undip ac index php ilmulingkungan article view 77141
| File size | 1.18 MB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNDIPUNDIP Paradoxes yang melekat dalam konsep Tanah-Air yang berasal dari persimpangan tiga pilar memiliki implikasi mendalam bagi aspirasi saat ini Indonesia diParadoxes yang melekat dalam konsep Tanah-Air yang berasal dari persimpangan tiga pilar memiliki implikasi mendalam bagi aspirasi saat ini Indonesia di
UNIBAUNIBA Industri ini berperan penting dalam memberikan akses kredit untuk masyarakat yang tidak terjangkau oleh sektor perbankan. Perusahaan menghadapi risikoIndustri ini berperan penting dalam memberikan akses kredit untuk masyarakat yang tidak terjangkau oleh sektor perbankan. Perusahaan menghadapi risiko
UNDIPUNDIP Sebagai komoditas penting dan mahal, rempah-rempah menjadi barang legendaris yang mendorong berbagai pihak untuk menguasai dan memilikinya, termasuk orangSebagai komoditas penting dan mahal, rempah-rempah menjadi barang legendaris yang mendorong berbagai pihak untuk menguasai dan memilikinya, termasuk orang
SALNESIASALNESIA Seiring bertambahnya usia, lansia lebih rentan mengalami gangguan muskuloskeletal yang berdampak pada peningkatan risiko jatuh. Kegiatan Pengabdian kepadaSeiring bertambahnya usia, lansia lebih rentan mengalami gangguan muskuloskeletal yang berdampak pada peningkatan risiko jatuh. Kegiatan Pengabdian kepada
UMSIUMSI Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai upaya untuk membangun mekanisasi 4. 0, termasuk (1) drone penyebar benih padi, (2) robotPemerintah melalui Kementerian Pertanian telah melakukan berbagai upaya untuk membangun mekanisasi 4. 0, termasuk (1) drone penyebar benih padi, (2) robot
UMSIUMSI Berdasarkan hasil analisis Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) terhadap layanan pemerintah untuk petani sapi di Kecamatan Liliriaja, dapat disimpulkan bahwaBerdasarkan hasil analisis Indeks Kepuasan Pelanggan (IKP) terhadap layanan pemerintah untuk petani sapi di Kecamatan Liliriaja, dapat disimpulkan bahwa
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Penerapan dalam pencegahan risiko jatuh yaitu dengan melakukan assessment awal dan assessment ulang hingga intervensi – edukasi. Berdasarkan hasil yangPenerapan dalam pencegahan risiko jatuh yaitu dengan melakukan assessment awal dan assessment ulang hingga intervensi – edukasi. Berdasarkan hasil yang
PURIFIKASIPURIFIKASI Permasalahan utama yang dihadapi dalam penggunaan lahan pesisir di Kecamatan Manyar, Ujung Pangkah, Bungah, dan Kebomas adalah alih fungsi lahan bakauPermasalahan utama yang dihadapi dalam penggunaan lahan pesisir di Kecamatan Manyar, Ujung Pangkah, Bungah, dan Kebomas adalah alih fungsi lahan bakau
Useful /
SALNESIASALNESIA Edukasi yang disampaikan secara sederhana dan disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta terbukti efektif, terlihat dari peningkatan skor post-test dibandingkanEdukasi yang disampaikan secara sederhana dan disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta terbukti efektif, terlihat dari peningkatan skor post-test dibandingkan
SALNESIASALNESIA Hasil pemantauan status gizi menunjukkan bahwa 20,00% balita di Posyandu Naluri mengalami stunting, dengan 9,00% mengalami sangat stunting. Sementara diHasil pemantauan status gizi menunjukkan bahwa 20,00% balita di Posyandu Naluri mengalami stunting, dengan 9,00% mengalami sangat stunting. Sementara di
SALNESIASALNESIA Lebih dari sekadar pengajaran bahasa, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian dosen dalam membangun ketangguhan mental anak-anak tersebut.metode interaktifLebih dari sekadar pengajaran bahasa, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian dosen dalam membangun ketangguhan mental anak-anak tersebut.metode interaktif
SALNESIASALNESIA Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan April 2025 di Markas Besar Kepolisian Kota Medan dengan tujuan untuk memperkuat kodeKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan April 2025 di Markas Besar Kepolisian Kota Medan dengan tujuan untuk memperkuat kode