IJCSNETIJCSNET
International Journal Of Community ServiceInternational Journal Of Community ServiceUbi kayu merupakan salah satu komoditas pertanian utama di Desa Sukasari, Rumpin, Indonesia, di mana usaha kecil dan menengah (UKM) terutama bergantung pada metode pengeringan tradisional di bawah sinar matahari langsung. Praktik ini sangat bergantung pada kondisi cuaca, menghasilkan kualitas pengeringan yang tidak konsisten, waktu pemrosesan yang lebih lama, dan efisiensi produksi yang berkurang. Untuk mengatasi tantangan ini, sistem pengeringan ubi kayu berbasis rumah kaca ramah lingkungan dirancang sebagai teknologi pengeringan alternatif yang memanfaatkan energi surya sambil menyediakan lingkungan pengeringan yang lebih terkendali. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan rancangan konseptual sistem pengeringan ubi kayu berbasis rumah kaca dan memperkenalkan teknologi yang ditawarkan kepada UKM lokal sebagai solusi pengeringan berkelanjutan. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan observasi lapangan, penilaian kebutuhan, desain teknik konseptual, serta penyebaran teknologi melalui kegiatan sosialisasi dan diskusi dengan UKM pengolah ubi kayu. Umpan balik stakeholder dikumpulkan untuk mengevaluasi relevansi dan kelayakan rancangan yang ditawarkan. Rancangan yang diajukan menerapkan pemanasan surya pasif dalam struktur rumah kaca untuk menciptakan lingkungan pengeringan yang lebih bersih dan terkendali. Kegiatan sosialisasi meningkatkan pemahaman peserta tentang teknologi pengeringan berkelanjutan dan mendapat respons positif mengenai potensi peningkatan efisiensi pengeringan serta dukungan terhadap produktivitas masa depan. Rancangan konseptual ini menjadi dasar pengembangan prototipe dan penerapan lapangan selanjutnya.
Program layanan masyarakat ini berhasil mengembangkan rancangan konseptual sistem pengeringan ubi kayu berbasis rumah kaca yang ramah lingkungan sesuai kebutuhan UKM pengolah ubi kayu di Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Indonesia.Rancangan yang diajukan menerapkan pemanasan surya pasif melalui efek rumah kaca untuk memberikan lingkungan pengeringan yang terlindungi sambil memanfaatkan energi surya terbarukan.Selain mengembangkan rancangan konseptual, program ini memperkenalkan teknologi yang ditawarkan kepada UKM lokal melalui kegiatan sosialisasi, yang meningkatkan pemahaman peserta tentang proses pengolahan pasca panen berkelanjutan dan mendorong diskusi tentang adopsi teknologi masa depan.Meskipun program ini terbatas pada tahap rancangan konseptual dan penyebaran, telah menetapkan dasar penting untuk pengembangan teknologi masa depan.Umpan balik yang diperoleh dari peserta masyarakat memberikan masukan berharga untuk merancang ulang sebelum fabrikasi prototipe dan penerapan lapangan.Aktivitas layanan masyarakat dan penelitian masa depan harus fokus pada pembuatan prototipe, evaluasi kinerja termal dan pengeringan, serta mengevaluasi kelayakan teknis dan ekonomi untuk mendukung pengembangan berkelanjutan UKM pengolah ubi kayu.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak material rumah kaca berbeda terhadap efisiensi pengeringan. Selain itu, studi tentang skalabilitas sistem untuk UKM skala lebih besar perlu dilakukan. Analisis manfaat ekonomi jangka panjang bagi petani juga menjadi arah penelitian yang penting. Penelitian ini dapat mengembangkan rancangan yang lebih efisien dengan mempertimbangkan kondisi cuaca lokal. Evaluasi kinerja jangka panjang sistem pengeringan berbasis rumah kaca juga diperlukan untuk memastikan keberlanjutan. Pengembangan teknologi ini dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing UKM di sektor pertanian. Penelitian lebih lanjut juga perlu mengeksplorasi kombinasi teknologi pengeringan lainnya untuk optimalisasi hasil. Studi tentang penerimaan masyarakat terhadap teknologi ini akan membantu dalam perluasan penerapan. Penelitian ini juga dapat memperluas cakupan ke daerah lain dengan kondisi geografis berbeda. Pengembangan model bisnis yang berkelanjutan untuk mendukung adopsi teknologi ini menjadi prioritas utama.
| File size | 489.55 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
IJCSNETIJCSNET Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pelatih di Pusat Latihan Daerah (Puslatda) Daerah Istimewa YogyakartaKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pelatih di Pusat Latihan Daerah (Puslatda) Daerah Istimewa Yogyakarta
IJCSNETIJCSNET Produksi gula semut masih relatif rendah. Jumlah gula semut yang dihasilkan oleh UMKM di Desa Purwabakti hanya berkisar antara 3-6 kg per minggu. DenganProduksi gula semut masih relatif rendah. Jumlah gula semut yang dihasilkan oleh UMKM di Desa Purwabakti hanya berkisar antara 3-6 kg per minggu. Dengan
IJCSNETIJCSNET Program pengabdian masyarakat berjudul Pelatihan Fotografi Makanan sebagai Strategi Promosi Digital Berdasarkan Global Code of Ethics for Tourism untukProgram pengabdian masyarakat berjudul Pelatihan Fotografi Makanan sebagai Strategi Promosi Digital Berdasarkan Global Code of Ethics for Tourism untuk
IJCSNETIJCSNET Sukses program bergantung pada intervensi teknologi dan adaptasi perilaku di antara pengguna akhir. Secara keseluruhan, program ini memberikan bantuanSukses program bergantung pada intervensi teknologi dan adaptasi perilaku di antara pengguna akhir. Secara keseluruhan, program ini memberikan bantuan
IJCSNETIJCSNET Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program Lawang Cemoro (Gerbang Harapan bagi Masyarakat Semarang Utara) sebagai inovasi sosial oleh PTPenelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program Lawang Cemoro (Gerbang Harapan bagi Masyarakat Semarang Utara) sebagai inovasi sosial oleh PT
UINUIN Hasil analisis data menunjukkan bahwa model permintaan beras signifikan dengan koefisien determinasi sebesar 62,6%. Harga beras sangat signifikan terhadapHasil analisis data menunjukkan bahwa model permintaan beras signifikan dengan koefisien determinasi sebesar 62,6%. Harga beras sangat signifikan terhadap
UWMYUWMY Hasil menunjukkan bahwa jenis dan lama pengeringan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap rendemen, namun lama pengeringan memberikan pengaruh terhadapHasil menunjukkan bahwa jenis dan lama pengeringan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap rendemen, namun lama pengeringan memberikan pengaruh terhadap
PPS UNISTIPPS UNISTI Hasil menunjukkan bahwa komoditas pertanian unggulan sumber karbohidrat di Sumatera Selatan terdiri dari padi, jagung, ubi kayu dan ubi jalar sedangkanHasil menunjukkan bahwa komoditas pertanian unggulan sumber karbohidrat di Sumatera Selatan terdiri dari padi, jagung, ubi kayu dan ubi jalar sedangkan
Useful /
IJCSNETIJCSNET Studi ini merekomendasikan penguatan program sosialisasi berbasis teknologi di seluruh unit pendidikan menengah untuk mendukung pasokan tenaga kesehatanStudi ini merekomendasikan penguatan program sosialisasi berbasis teknologi di seluruh unit pendidikan menengah untuk mendukung pasokan tenaga kesehatan
UNPARUNPAR Kemampuan berpikir reflektif matematis siswa dalam pembelajaran discovery learning pada materi bentuk aljabar berkembang optimal ketika siswa mengikutiKemampuan berpikir reflektif matematis siswa dalam pembelajaran discovery learning pada materi bentuk aljabar berkembang optimal ketika siswa mengikuti
UNPARUNPAR Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep laju reaksi pada beberapa subkonsep, termasuk definisi laju reaksi, ordePenelitian ini menyimpulkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep laju reaksi pada beberapa subkonsep, termasuk definisi laju reaksi, orde
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Hukum Islam mewakili keseluruhan hal. Pada awal mulanya, hukum Islam adalah produk dari wahyu ilahi, tradisi nabi, dan adat istiadat. Dalam hal ini, hukumHukum Islam mewakili keseluruhan hal. Pada awal mulanya, hukum Islam adalah produk dari wahyu ilahi, tradisi nabi, dan adat istiadat. Dalam hal ini, hukum