UINUIN

Sharia Agribusiness JournalSharia Agribusiness Journal

Kenaikan harga mengurangi permintaan dan kesejahteraan. Di sisi lain, jika ketersediaan pangan rendah, potensi substitusi pangan perlu dioptimalkan. Studi ini bertujuan menganalisis permintaan beras sebagai makanan pokok bagi rumah tangga. Studi menggunakan data sekunder, yaitu SUSENAS 2024. Ukuran sampel penelitian adalah 6.933 rumah tangga. Pendekatan model permintaan menggunakan regresi linier berganda. Hasil menunjukkan model permintaan beras di NTT sangat signifikan dengan koefisien determinasi (R²) 0,626. Harga beras memiliki pengaruh signifikan terhadap permintaan beras (α 0,01). Analisis data menunjukkan bahwa makanan pengganti beras di NTT adalah ubi kayu, ditunjukkan oleh koefisien regresi positif dan signifikan pada α 10%, artinya jika harga beras meningkat, permintaan ubi kayu meningkat. Makanan pelengkap beras adalah tepung terigu, singkong, dan kentang. Variabel demografi sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap permintaan beras dengan koefisien regresi positif, berarti jika pendapatan atau jumlah anggota rumah tangga meningkat, permintaan beras juga meningkat. Hasil studi mengonfirmasi bahwa rumah tangga di NTT mengonsumsi beras sebagai sumber karbohidrat utama, dan ubi kayu dapat menjadi pengganti beras. Sebagai implikasi kebijakan, pentingnya strategi diversifikasi pangan di Nusa Tenggara Timur difokuskan pada pengoptimalan ubi kayu sebagai komoditas cadangan. Temuan variabel demografi sosial mengimplikasikan bahwa pemerintah daerah perlu mengintegrasikan program pangan mandiri berbasis ubi kayu untuk mencegah ketergantungan berlebihan pada pasokan beras eksternal, terutama pada segmen rumah tangga dengan jumlah anggota besar.

Studi ini mengeksplorasi permintaan beras di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sambil menganalisis potensi substitusi makanan pokok berbasis karbohidrat sebagai upaya memperkuat keamanan pangan provinsi.Studi bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan beras.Data penelitian menggunakan data sekunder, yaitu data dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2024.Data penelitian mencakup data konsumsi dan pengeluaran pangan, data pengeluaran non-pangan, total pengeluaran rumah tangga, serta data demografi sosial, yaitu pendapatan dan jumlah anggota rumah tangga.Analisis data menggunakan pendekatan model regresi linier berganda.Hasil analisis data menunjukkan bahwa model permintaan beras signifikan dengan koefisien determinasi sebesar 62,6%.Harga beras sangat signifikan terhadap permintaan beras.Ini berarti kenaikan harga beras secara signifikan mempengaruhi permintaan beras.Koefisien regresi harga beras positif, berarti kenaikan harga beras meningkatkan permintaan beras.Ubi kayu adalah makanan pengganti beras di NTT, ditunjukkan oleh tanda koefisien regresi positif dan signifikan pada tingkat kepercayaan 10%.Ini berarti kenaikan harga beras meningkatkan permintaan ubi kayu.Dari perspektif demografi sosial, pendapatan dan ukuran rumah tangga secara signifikan dan positif memengaruhi permintaan beras.Studi ini menekankan pentingnya beras sebagai makanan pokok bagi rumah tangga di provinsi NTT.Selain itu, dukungan diversifikasi ubi kayu sebagai pengganti beras sangat penting untuk memperkuat keamanan pangan di NTT.Perspektif demografi sosial pendapatan di bawah satu mengonfirmasi bahwa beras adalah barang normal yang tak tergantikan.Oleh karena itu, masyarakat NTT masih dalam fase transisi pangan di mana makan beras dianggap sebagai simbol peningkatan status sosial dan standar hidup yang lebih baik.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas program pangan lokal berbasis ubi kayu dalam mengurangi ketergantungan pada beras impor. Selain itu, penting untuk mengkaji dampak perubahan iklim terhadap produktivitas ubi kayu di NTT sebagai alternatif pangan. Penelitian juga bisa mengeksplorasi preferensi konsumen terhadap makanan lokal lainnya seperti singkong atau kentang dalam konteks substitusi beras. Dengan memahami dinamika ini, kebijakan pangan daerah dapat lebih adaptif dan berkelanjutan.

Read online
File size439.82 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test