IAINPTKIAINPTK
Journal of Islamic LawJournal of Islamic LawArtikel ini menggali interpretasi kaidah fikih (al-qawāid al-fiqhīyah) oleh para hakim agama melalui analisis konten terhadap 30 putusan izin perkawinan poligami suami yang dikeluarkan oleh Pengadilan Agama Mojokerto, Indonesia, pada tahun 2020-2022. Meskipun pemerintah telah membatasi praktik perkawinan poligami karena potensi dampak negatifnya, para hakim agama sering memberikan izin kepada suami dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kemaslahatan dan kemudaratan. Dengan pendekatan normatif-filosofis, penelitian ini mengidentifikasi dua kaidah fikih yang secara konsisten diterapkan oleh para hakim agama: “daru al-mafāsid muqaddamun alā jalb al-maṣāliḥ dan “idhā taʼārada mafṣadaṭānī rūʼiya aʼẓamuhumā ḍararan bi al-irtikābi akhaffihimā. Namun, interpretasi hukum yang mereka gunakan dalam konteks kemaslahatan dan kemudaratan cenderung memperkuat kepentingan suami dalam mengajukan izin perkawinan poligami. Dengan demikian, para penulis berargumen bahwa interpretasi kaidah fikih dalam praktik ini mencerminkan pandangan konservatif yang memperkuat hierarki patriarki. Temuan ini menyoroti bahwa penggunaan kaidah fikih sebagai prinsip hukum dalam Islam belum mampu berfungsi sebagai instrumen perlindungan bagi kelompok rentan, terutama perempuan dan anak-anak.
Analisis dan diskusi mengungkapkan empat poin penting yang menggambarkan kompleksitas interpretasi kaidah fikih dalam kasus izin perkawinan poligami suami di Pengadilan Agama Mojokerto.Pertama, kaidah fikih sangat penting dalam membentuk interpretasi hukum hakim, menunjukkan sifatnya yang fleksibel sebagai panduan tambahan dan dasar utama untuk pengambilan keputusan hukum.Kedua, penilaian putusan terhadap alasan poligami menunjukkan dominasi faktor biologis, yang membuktikan kepentingan seksual pria lebih dominan daripada pertimbangan lain.Ketiga, meskipun penerapan kaidah fikih seragam, interpretasi hakim cenderung kurang memperhatikan konteks yang berbeda dalam berbagai kasus.Keempat, kecenderungan patriarki dalam interpretasi kaidah fikih di Pengadilan Agama memperkuat validasi kepentingan pria sebagai yang utama, sering kali menempatkan wanita dalam posisi objek dan terpinggirkan.Selain itu, penting untuk dicatat bahwa interpretasi konservatif kaidah fikih dapat menghambat kemajuan hukum keluarga Islam di Indonesia.Interpretasi semacam itu cenderung mempertahankan status quo, mengabaikan pandangan yang mendukung inklusivitas dan kesetaraan gender.Pendekatan ini bertentangan dengan arah yang dikejar oleh Mahkamah Agung dan Kementerian Agama, yang bertujuan untuk mempromosikan evolusi progresif hukum keluarga Islam di negara ini.Oleh karena itu, hakim di Pengadilan Agama perlu mengadopsi interpretasi yang lebih progresif dari kaidah fikih.Hal ini memerlukan pertimbangan konteks yang lebih luas dari dimensi yang mencakup kemaslahatan dan kemudaratan, sehingga putusan hukum dapat mencerminkan keseimbangan dan keadilan yang lebih baik dalam dinamika keluarga.Pergeseran paradigma menuju interpretasi yang lebih baik memiliki potensi untuk memfasilitasi kerangka hukum keluarga yang selaras dengan ide-ide kontemporer tentang keadilan dan inklusivitas.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang interpretasi kaidah fikih dalam kasus-kasus perkawinan poligami di berbagai wilayah di Indonesia. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan interpretasi dan penerapan kaidah fikih di berbagai pengadilan agama, serta pengaruhnya terhadap praktik poligami di masyarakat. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada dampak interpretasi kaidah fikih terhadap perlindungan hak-hak perempuan dan anak dalam konteks perkawinan poligami. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami dinamika hukum keluarga Islam di Indonesia dan upaya untuk mempromosikan keadilan dan kesetaraan dalam praktik perkawinan.
- Islamic Law and Paradox of Domination and Resistance in: Asian Journal of Social Science Volume 44 Issue... brill.com/view/journals/ajss/44/1-2/article-p78_5.xmlIslamic Law and Paradox of Domination and Resistance in Asian Journal of Social Science Volume 44 Issue brill view journals ajss 44 1 2 article p78 5 xml
- PENGGUNAAN QAWA‘ID FIQHIYYAH DALAM PUTUSAN HAKIM DI PENGADILAN AGAMA MEDAN | Mahruzani Nur Lubis... jurnal.uinsu.ac.id/index.php/taqnin/article/view/7600PENGGUNAAN QAWAAoID FIQHIYYAH DALAM PUTUSAN HAKIM DI PENGADILAN AGAMA MEDAN Mahruzani Nur Lubis jurnal uinsu ac index php taqnin article view 7600
- Jurnal Samarah: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam. pragmatism polygamous family muslim society beyond... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/samarah/article/view/15874Jurnal Samarah Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam pragmatism polygamous family muslim society beyond jurnal ar raniry ac index php samarah article view 15874
| File size | 297.46 KB |
| Pages | 25 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFARMASIDANKESEHATANJURNALFARMASIDANKESEHATAN uji kualitatif berupa ALT dan kuantitatif berupa MPN. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan hasil Angka Lempeng Total pada sampel Es Batu Balok adalahuji kualitatif berupa ALT dan kuantitatif berupa MPN. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan hasil Angka Lempeng Total pada sampel Es Batu Balok adalah
JURNALFARMASIDANKESEHATANJURNALFARMASIDANKESEHATAN Sumber informasi utama berasal dari keluarga (60%). Responden penelitian mayoritas adalah perempuan usia 46-65 tahun (lansia) dengan pekerjaan sebagaiSumber informasi utama berasal dari keluarga (60%). Responden penelitian mayoritas adalah perempuan usia 46-65 tahun (lansia) dengan pekerjaan sebagai
JURNALFARMASIDANKESEHATANJURNALFARMASIDANKESEHATAN Ketepatan penggunaan obat antidiabetes dievalusi berdasarkan pedoman yang dikeluarkan PERKENI menunjukkan bahwa penggunaan obat antidiabetes di RSUD dr.Ketepatan penggunaan obat antidiabetes dievalusi berdasarkan pedoman yang dikeluarkan PERKENI menunjukkan bahwa penggunaan obat antidiabetes di RSUD dr.
UMIUMI Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Deep Learning dalam mendeteksi dini potensi bencana cuaca ekstrem berbasis analisis citra awanPenelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Deep Learning dalam mendeteksi dini potensi bencana cuaca ekstrem berbasis analisis citra awan
UINSAUINSA Artikel ini membahas Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai solusi alternatif untuk membentuk karakter siswa yang saleh secara sosial dan spiritual, sertaArtikel ini membahas Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai solusi alternatif untuk membentuk karakter siswa yang saleh secara sosial dan spiritual, serta
IAINPTKIAINPTK Regulasi usia pernikahan di Indonesia telah berubah, memengaruhi praktik perkawinan dini. Dispensasi nikah sebagai mekanisme pengecualian diadakan melaluiRegulasi usia pernikahan di Indonesia telah berubah, memengaruhi praktik perkawinan dini. Dispensasi nikah sebagai mekanisme pengecualian diadakan melalui
YAZRIYAZRI Sedekah Laut merupakan ritual budaya yang masih dilestarikan oleh masyarakat pesisir di Kampung Kuala Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten TulangSedekah Laut merupakan ritual budaya yang masih dilestarikan oleh masyarakat pesisir di Kampung Kuala Teladas, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang
OJS STEIALAMAROJS STEIALAMAR Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil dari penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa kontribusi cashPenelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil dari penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa kontribusi cash
Useful /
UKIMUKIM Analisis beban mati, beban mati tambahan, dan beban hidup menunjukkan bahwa total beban pada lantai dua mencapai 4. Gaya geser dasar respons spektrum dalamAnalisis beban mati, beban mati tambahan, dan beban hidup menunjukkan bahwa total beban pada lantai dua mencapai 4. Gaya geser dasar respons spektrum dalam
UKIMUKIM Analisis logit menunjukkan probabilitas pemilihan transportasi online sebesar 31% dan transportasi konvensional sebesar 69%. Hal ini menunjukkan bahwaAnalisis logit menunjukkan probabilitas pemilihan transportasi online sebesar 31% dan transportasi konvensional sebesar 69%. Hal ini menunjukkan bahwa
LMULMU 644, 4. 513, and 10.741, respectively. To complement the analysis, numerical modelling using PLAXIS was applied specifically to estimate the overall stability644, 4. 513, and 10.741, respectively. To complement the analysis, numerical modelling using PLAXIS was applied specifically to estimate the overall stability
IAINPTKIAINPTK Studi ini memberikan wawasan berharga mengenai interaksi kompleks antara hukum Islam dan sains dalam menentukan awal bulan Hijriyah di Indonesia. InteraksiStudi ini memberikan wawasan berharga mengenai interaksi kompleks antara hukum Islam dan sains dalam menentukan awal bulan Hijriyah di Indonesia. Interaksi