JURNALFARMASIDANKESEHATANJURNALFARMASIDANKESEHATAN

MEDFARM: Jurnal Farmasi dan KesehatanMEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan

Latar belakang: Es batu banyak digunakan oleh masyarakat. Es batu yang ada di pasaran belum tentu aman untuk dikonsumsi yang kualitasnya rendah dan terdapat banyak bakteri salah satunya yaitu bakteri Escherichia coli. Bakteri Escherichia coli ini dapat menimbulkan berbagai macam penyakit seperti diare, mual dan muntah. Maka dari itu, perlu dilakukan pemeriksaan kualitas es batu berdasarkan segi mikrobiologi. Tujuan: untuk melihat nilai Angka Lempeng Total dan Most Probable Number bakteri Escherichia coli pada es batu balok dan es batu kristal sesuai dengan SNI 7388:2009. Metode: Sampel Es Batu berasal dari Ponorogo diambil menggunakan metode Purposive sampling. uji kualitatif berupa ALT dan kuantitatif berupa MPN. Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan hasil Angka Lempeng Total pada sampel Es Batu Balok adalah 4511,67 koloni/ml dan pada sampel es Batu Kristal adalah 3378,33 koloni/ml. Dari hasil tersebut Angka Lempeng Total untuk sampel Es Batu balok dan Es Batu Kristal memenuhi syarat. Most Probabel Number bakteri Escherichia coli pada es batu balok adalah 31 koloni/g dan es batu kristal adalah 7 koloni/g. Dari hasil tersebut Most Probable Number pada sampel tidak memenuhi syarat berdasarkan SNI 7388:2009 tentang Batas Maksimum Cemaran Mikroba dalam Pangan yaitu ALT 1 x 10-4 koloni/g dan MPN <3/g. Simpulan dan saran: Es batu yang beredar di Ponorogo sebagian besar belum memenuhi persyaratan dan diharapkan untuk pembuat lebih memperhatikan bahan dan proses pembuatan es batu, serta untuk konsumen lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi.

Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa.Nilai Angka Lempeng Total Es Batu Balok memenuhi syarat dan nilai Most Probable Number (MPN) Escherichia coli untuk sampel Es Batu Balok tidak memenuhi syarat menurut SNI 7388.Nilai Angka Lempeng Total Es Batu Kristal memenuhi syarat dan nilai Most Probable Number (MPN) Escherichia coli es Batu Kristal tidak memenuhi syarat menurut SNI 7388.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan bahan pengawet alami pada proses pembuatan es batu terhadap kebersihan mikrobiologis. Selain itu, penting untuk mengkaji perbedaan kualitas es batu antara daerah pedesaan dan perkotaan serta membandingkan efektivitas metode pengujian alternatif seperti uji PCR untuk mendeteksi keberadaan Escherichia coli. Terakhir, penelitian dapat fokus pada edukasi konsumen mengenai risiko kesehatan akibat konsumsi es batu yang tidak memenuhi standar, termasuk cara penyimpanan dan penggunaan yang aman.

Read online
File size72.51 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test