UMBJMUMBJM
JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences)JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences)Stok batang Bajakah (Spatholobus littoralis Hassk) sangat terbatas dan sebagian besar diperoleh dari hutan. Jamur endofit yang diisolasi dari tanaman inang dapat menghasilkan metabolit sekunder mirip yang diproduksi oleh tanaman sendiri, akibat ko‑evolusi dan transfer genetik. Penelitian ini bertujuan menilai potensi antibakteri ekstrak N‑heksan jamur endofit Bajakah terhadap Escherichia coli serta mengidentifikasi senyawa aktif menggunakan Gas Chromatography‑Mass Spectrometry (GC‑MS). Metode eksperimental true experimental dirancang untuk menilai aktivitas antibakteri melalui uji Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bactericidal Concentration (MBC). Hasil menunjukkan zona hambat rata‑rata 24,06 mm, MIC dan MBC 50 ppm. Analisis GC‑MS mendeteksi tujuh senyawa, dengan Methyl Oleate yang mendominasi (area % = 70,26 %). Ekstrak N‑heksan jamur endofit Bajakah memiliki potensi antibakteri kuat, didukung oleh kontribusi utama Methyl Oleate.
Ekstrak N‑heksan jamur endofit Bajakah menampilkan aktivitas antibakteri kuat terhadap Escherichia coli, dengan zona hambat rata‑rata 24,06 mm dan MIC/MBC 50 ppm.Analisis GC‑MS mengidentifikasi tujuh senyawa, di antaranya Methyl Oleate berkontribusi paling dominan (70,26 %).Hasil ini menegaskan bahwa jamur endofit Bajakah dapat menjadi sumber senyawa antibakteri potensial.
Penelitian selanjutnya dapat meneliti mekanisme aksi Methyl Oleate pada membran bakteri Escherichia coli, mengungkap apakah interaksi tersebut memicu permeabilitas membran atau gangguan sintesis protein. Selanjutnya, evaluasi sinergi antara senyawa Methyl Oleate dan antibiotik konvensional dapat menilai potensi kombinasi terapi untuk mengatasi resistensi bakteri. Terakhir, studi in vivo pada model hewan yang terinfeksi bakteri gram‑negatif dapat mengukur efektivitas dan keamanan ekstrak jamur endofit Bajakah sebagai agen antibakteri alternatif.
- JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences). jcps journal current sciences issn print sinta subject... journal.umbjm.ac.id/index.php/jcpsJCPS Journal of Current Pharmaceutical Sciences jcps journal current sciences issn print sinta subject journal umbjm ac index php jcps
- JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences). jcps journal current sciences issn print sinta subject... doi.org/10.35747/jcpsJCPS Journal of Current Pharmaceutical Sciences jcps journal current sciences issn print sinta subject doi 10 35747 jcps
| File size | 424.08 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER Efektivitas dan kejelasan mekanisme biologis meningkat seiring dengan tingkat standarisasi obat tradisional. Jamu memiliki potensi antidiare berdasarkanEfektivitas dan kejelasan mekanisme biologis meningkat seiring dengan tingkat standarisasi obat tradisional. Jamu memiliki potensi antidiare berdasarkan
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Demam dapat didefinisikan sebagai peningkatan suhu tubuh di atas rentang suhu tubuh normal, yaitu 36-37,5°C. Demam umumnya disebabkan oleh peradanganDemam dapat didefinisikan sebagai peningkatan suhu tubuh di atas rentang suhu tubuh normal, yaitu 36-37,5°C. Demam umumnya disebabkan oleh peradangan
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Parameter nonspesifik meliputi kadar abu total, kadar abu tidak larut asam, kadar air/susut pengeringan, serta penetapan kadar flavonoid total. PenetapanParameter nonspesifik meliputi kadar abu total, kadar abu tidak larut asam, kadar air/susut pengeringan, serta penetapan kadar flavonoid total. Penetapan
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antipiretik kombinasi ekstrak daun sambung nyawa (Gynura procumbens) dan ekstrak daun cabe rawit (CapsicumPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antipiretik kombinasi ekstrak daun sambung nyawa (Gynura procumbens) dan ekstrak daun cabe rawit (Capsicum
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Secara organoleptik, F2 dengan konsentrasi secang 10% paling disukai dari segi warna dan rasa. Semakin tinggi konsentrasi C. sappan maka warna sediaanSecara organoleptik, F2 dengan konsentrasi secang 10% paling disukai dari segi warna dan rasa. Semakin tinggi konsentrasi C. sappan maka warna sediaan
JCEHJCEH Tanaman yang menjadi fokus adalah cengkeh, kayu secang, dan kayu manis, yang mengandung senyawa aktif seperti eugenol, brazilin, dan sinamaldehid—terbuktiTanaman yang menjadi fokus adalah cengkeh, kayu secang, dan kayu manis, yang mengandung senyawa aktif seperti eugenol, brazilin, dan sinamaldehid—terbukti
UMBJMUMBJM Penelitian ini berhasil memformulasikan sediaan gel madu kelulut yang memenuhi persyaratan kualitas yang ditetapkan. Kombinasi natrium alginat dan HPMCPenelitian ini berhasil memformulasikan sediaan gel madu kelulut yang memenuhi persyaratan kualitas yang ditetapkan. Kombinasi natrium alginat dan HPMC
MALAHAYATIMALAHAYATI Terdapat perbedaan efektivitas Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) yaitu pada ekstrak etanol daun beluntas konsentrasi 100%, 75%, 50%, 25%, dan 12,5% sertaTerdapat perbedaan efektivitas Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) yaitu pada ekstrak etanol daun beluntas konsentrasi 100%, 75%, 50%, 25%, dan 12,5% serta
Useful /
UMBJMUMBJM Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola penggunaan obat untuk penyakit kulit di Puskesmas Kayu Tangi, kemudian untuk mengetahui kelas dan jenisTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola penggunaan obat untuk penyakit kulit di Puskesmas Kayu Tangi, kemudian untuk mengetahui kelas dan jenis
UMBJMUMBJM Hasil penghambatan denaturasi protein pada aktivitas antiiflamasi secara in vitro ekstrak etanol dan fraksi etil asetat kulit batang C. Soulattri menunjukkanHasil penghambatan denaturasi protein pada aktivitas antiiflamasi secara in vitro ekstrak etanol dan fraksi etil asetat kulit batang C. Soulattri menunjukkan
UMBJMUMBJM Salah satu penyakit yang umum diobati dengan kalangkala adalah diare, yang mengandung metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, fenol, tanin, terpenoid,Salah satu penyakit yang umum diobati dengan kalangkala adalah diare, yang mengandung metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, fenol, tanin, terpenoid,
UMBJMUMBJM Individu menjadi lebih sadar akan perilaku pencegahan seperti makan sehat, istirahat yang cukup, menghindari kebiasaan berisiko seperti merokok, dan beraktivitasIndividu menjadi lebih sadar akan perilaku pencegahan seperti makan sehat, istirahat yang cukup, menghindari kebiasaan berisiko seperti merokok, dan beraktivitas