FMIPAUKITFMIPAUKIT
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)Buah Ficus minahassae diketahui mengandung senyawa bioaktif yang potensial sebagai anti bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas anti bakteri Propionibacterium acnes dari ekstrak buah F. minahassae. Buah F. minahassae diekstrasi menggunakan etanol. Uji aktivitas antibakteri menggunakan disc diffusion methods. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa ekstrak buah ficus minahassae mampu menghambat bakteri P. acnes pada konsentrasi 200, 300, 400, 500 dan 600 mg/ disc dengan diameter zona hambat 11,68, 13. 33, 14.35, 15.47, dan 17.82 mm secara berurutan. Ekstrak buah F. minahassae dapat dikembangkan sebagai bahan baku obat khususnya anti bakteri P. acnes penyebab jerawat.
Penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak buah Ficus minahassae memiliki aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes.Aktivitas antibakteri ini terlihat pada berbagai konsentrasi ekstrak, dengan peningkatan konsentrasi berkorelasi dengan peningkatan diameter zona hambat.Temuan ini mengindikasikan potensi Ficus minahassae sebagai sumber bahan baku obat alami untuk mengatasi infeksi P.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengisolasi senyawa-senyawa bioaktif spesifik dalam buah Ficus minahassae yang bertanggung jawab atas aktivitas antibakterinya, sehingga dapat dilakukan optimasi dan standarisasi kualitas ekstrak. Selain itu, studi toksisitas dan keamanan ekstrak F. minahassae perlu dieksplorasi secara mendalam sebelum diaplikasikan sebagai bahan baku obat, termasuk pengujian in vivo untuk memastikan tidak ada efek samping yang merugikan. Terakhir, penelitian formulasi yang tepat, seperti pembuatan sediaan topikal (krim, gel, atau salep) dengan memanfaatkan ekstrak F. minahassae, perlu dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas dan stabilitas senyawa aktif dalam pengobatan jerawat, serta menguji efektivitasnya melalui uji klinis.
| File size | 361.39 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
FMIPAUKITFMIPAUKIT Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak S. sumatrensis berpotensi sebagai alternatif antibakteri alami untuk pengobatan jerawat tanpa efek samping signifikanBerdasarkan hasil penelitian, ekstrak S. sumatrensis berpotensi sebagai alternatif antibakteri alami untuk pengobatan jerawat tanpa efek samping signifikan
UNANDUNAND Infeksi jerawat adalah masalah kulit yang umum di daerah tropis seperti Indonesia dan terutama disebabkan oleh Propionibacterium acnes. Penggunaan antibiotikInfeksi jerawat adalah masalah kulit yang umum di daerah tropis seperti Indonesia dan terutama disebabkan oleh Propionibacterium acnes. Penggunaan antibiotik
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Secara keseluruhan, formulasi campuran 50% tepung biji durian dan 50% tepung tapioka dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan nilai gizi biskuit, mengurangiSecara keseluruhan, formulasi campuran 50% tepung biji durian dan 50% tepung tapioka dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan nilai gizi biskuit, mengurangi
IOCSCIENCEIOCSCIENCE Komunitas Omah Cikal Kreatif bertujuan memberdayakan ibu rumah tangga melalui kerajinan tangan dari barang bekas. Tantangannya adalah keterbatasan desainKomunitas Omah Cikal Kreatif bertujuan memberdayakan ibu rumah tangga melalui kerajinan tangan dari barang bekas. Tantangannya adalah keterbatasan desain
FMIPAUKITFMIPAUKIT 05. Dan diketahui pada bakteri Propionibacterium acnes bahwa konsentrasi 25% menghambat sebesar 5,83 mm, konsentrasi 50% menghambat sebesar 6,3 mm, konsentrasi05. Dan diketahui pada bakteri Propionibacterium acnes bahwa konsentrasi 25% menghambat sebesar 5,83 mm, konsentrasi 50% menghambat sebesar 6,3 mm, konsentrasi
FMIPAUKITFMIPAUKIT aureus. Berdasarkan hasil karakterisasi morfologi isolat PA 1. 1 memiliki kemiripan dengan genus Basillus sp. , isolat PA 1. 2, PA 1. 3 PA 2. 2, PA 3.aureus. Berdasarkan hasil karakterisasi morfologi isolat PA 1. 1 memiliki kemiripan dengan genus Basillus sp. , isolat PA 1. 2, PA 1. 3 PA 2. 2, PA 3.
FMIPAUKITFMIPAUKIT Metode yang digunakan adalah metode difusi agar, dan hasil pengujian menunjukkan bahwa sari daun sirih cina memiliki potensi antibakteri terhadap StaphylococcusMetode yang digunakan adalah metode difusi agar, dan hasil pengujian menunjukkan bahwa sari daun sirih cina memiliki potensi antibakteri terhadap Staphylococcus
UNSIKAUNSIKA Such difficulties may serve as a starting point for a conversation with and between educators. In addition, they could help teaching. This study demonstratesSuch difficulties may serve as a starting point for a conversation with and between educators. In addition, they could help teaching. This study demonstrates
Useful /
FMIPAUKITFMIPAUKIT Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri daun kemangi (Ocimum basilicum L. ) terhadap S. aureus menggunakan metode difusi agar.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri daun kemangi (Ocimum basilicum L. ) terhadap S. aureus menggunakan metode difusi agar.
FMIPAUKITFMIPAUKIT memiliki aktivitas anti-bakteri S. aureus dengan diameter zona hambat 12.14, 11.99, 12.63, 12.62, dan 13.85 mm/disc. Berdasarkan hasil penelitian, dapatmemiliki aktivitas anti-bakteri S. aureus dengan diameter zona hambat 12.14, 11.99, 12.63, 12.62, dan 13.85 mm/disc. Berdasarkan hasil penelitian, dapat
FMIPAUKITFMIPAUKIT Hasil penelitian ini mengindikasikan potensi Sonneratia alba sebagai sumber senyawa antiinflamasi yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Penelitian selanjutnyaHasil penelitian ini mengindikasikan potensi Sonneratia alba sebagai sumber senyawa antiinflamasi yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Penelitian selanjutnya
OJSOJS Kualitas pembelajaran ditentukan oleh cara informasi dikemas, disampaikan, dan diterapkan oleh guru kepada peserta didik. Guru profesional perlu memahami,Kualitas pembelajaran ditentukan oleh cara informasi dikemas, disampaikan, dan diterapkan oleh guru kepada peserta didik. Guru profesional perlu memahami,