FMIPAUKITFMIPAUKIT

Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical)

Infeksi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia, terutama dengan meningkatnya resistensi terhadap antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri daun kemangi (Ocimum basilicum L.) terhadap S. aureus menggunakan metode difusi agar. Penelitian eksperimen laboratorium, Rancangan Acak lengkap: perlakuan konsentrasi ekstrak (100µL, 200µL, 300µL, 400µL), Kontrol positif (antibiotic sintesis@amoxilin) dan kontol negative (aquades) 3 kali pengulangan. Data dianalisis Statistik non parametrik karena data tidak menyebar normal dan homogenitas, Anova Kruskal Wallis untuk melihat perbedaan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kemangi memiliki aktivitas antibakteri yang signifikan, dengan diameter zona hambat maksimum ekstrak menunjukkan aktivitas penghambatan terhadap pertumbuhan bakteri uji S. aureus pada semua konsentrasi. Diameter zona hambat tertinggi pada kelompok perlakuan pada konsentrasi 400µL dengan rata-rata diameter 9,28 ± 0,36 mm. Temuan ini menunjukkan potensi daun kemangi sebagai sumber antibakteri alami yang dapat digunakan dalam pengembangan terapi alternatif untuk infeksi S. aureus.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa daun kemangi memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus.Namun, efektivitasnya masih lebih rendah dibandingkan dengan kontrol positif.Peningkatan konsentrasi ekstrak hingga 400µL tidak menunjukkan peningkatan aktivitas yang signifikan, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitas ekstrak atau mengeksplorasi metode ekstraksi alternatif.

Saran penelitian lanjutan meliputi: 1. Mempelajari mekanisme antibakteri daun kemangi secara lebih mendalam, termasuk mengidentifikasi senyawa aktif dan memahami interaksinya dengan bakteri. 2. Menguji aktivitas antibakteri daun kemangi terhadap berbagai strain S. aureus, termasuk strain yang resisten terhadap antibiotik, untuk mengeksplorasi potensi kemangi sebagai alternatif pengobatan. 3. Mempelajari efek sinergis antara ekstrak daun kemangi dengan antibiotik konvensional, untuk meningkatkan efektivitas pengobatan dan mengurangi risiko resistensi antibiotik. Penelitian ini dapat membantu mengembangkan terapi alternatif yang lebih efektif dan aman untuk infeksi S. aureus.

  1. Antibacterial Activity of Different Organic Extracts of Achyranthes Aspera and Cassia Alata | Journal... banglajol.info/index.php/JSR/article/view/2298Antibacterial Activity of Different Organic Extracts of Achyranthes Aspera and Cassia Alata Journal banglajol index php JSR article view 2298
  2. Uji Efektivitas Antibakteri Sari Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia, Swingle) Terhadap Bakteri Staphylococcus... jurnal.fmipaukit.ac.id/index.php/JIS/article/view/33Uji Efektivitas Antibakteri Sari Buah Jeruk Nipis Citrus aurantifolia Swingle Terhadap Bakteri Staphylococcus jurnal fmipaukit ac index php JIS article view 33
  3. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Kayu Kapur Melanolepis multiglandulosa Terhadap Bakteri Staphylococcus... journal.fmipaukit.ac.id/index.php/jbt/article/view/51Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Kayu Kapur Melanolepis multiglandulosa Terhadap Bakteri Staphylococcus journal fmipaukit ac index php jbt article view 51
  4. Activity Test of Ethanol Extract from Chayote Leaves (Sechium edule Jacq. Swartz) as an Antibacterial... journal-jps.com/new/index.php/jps/article/view/217Activity Test of Ethanol Extract from Chayote Leaves Sechium edule Jacq Swartz as an Antibacterial journal jps new index php jps article view 217
Read online
File size442.54 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test