JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU
Jurnal AgrotechJurnal AgrotechLimbah media jamur merang merupakan salah satu sumber bahan organik yang potensial untuk mendapatkan jamur antagonis. Beberapa jamur antagonis asal limbah media jamur merang memiliki kemampuan untuk dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jamur antagonis asal limbah media jamur merang terhadap pertumbuhan tanaman kedelai (Glycine max L. Merill). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksplorasi dan eksperimental. Uji patogenisitas menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktor Tunggal terdiri dari 10 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil isolasi dan pendugaan identifikasi diperoleh 9 isolat jamur asal limbah media jamur merang yang terdiri dari genus Aspergillus sp., Hyalodendron sp., Trichoderma sp., dan dua isolat belum teridentifikasi. Hasil pengujian pada perkecambahan tanaman kedelai menunjukkan terdapat empat isolat yang tidak menghambat pertumbuhan tanaman kedelai yaitu isolat JMA2 (Hyalodendron sp.), JMA4 (Trichoderma sp.2), JMA8 (Trichoderma sp.4), dan JMA9 (Trichoderma sp.5). Adapun dua diantara empat isolat tersebut yaitu JMA8 dan JMA9 diduga dapat memicu pertumbuhan tanaman kedelai.
Diperoleh sembilan isolat jamur antagonis asal limbah media jamur merang yang diisolasi dari Desa Pasirmulya, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang.Isolat-isolat tersebut berasal dari genus Aspergillus, Hyalodendron, Trichoderma, dan dua isolat belum teridentifikasi.Terdapat empat isolat yang tidak menghambat pertumbuhan tanaman kedelai, yaitu JMA2, JMA4, JMA8, dan JMA9, dengan JMA8 dan JMA9 diduga dapat memicu pertumbuhan tanaman kedelai.Lima isolat lainnya memiliki kecenderungan menghambat pertumbuhan tanaman kedelai.
Penelitian lanjutan perlu dieksplorasi lebih dalam mengenai spesies dan mekanisme molekuler dari dua isolat jamur Trichoderma (JMA8 dan JMA9) yang diduga memicu pertumbuhan tanaman kedelai, untuk mengetahui gen atau senyawa aktif yang terlibat dalam stimulasi pertumbuhan. Selain itu, perlu dilakukan uji efektivitas isolat JMA8 dan JMA9 pada kondisi lapangan dengan berbagai varietas kedelai untuk menilai konsistensi respons pertumbuhan dan toleransi terhadap kondisi lingkungan yang bervariasi. Penelitian juga dapat dikembangkan untuk menguji kombinasi antara isolat jamur non-patogenik seperti JMA2 dan JMA4 dengan JMA8 atau JMA9, guna melihat potensi sinergi dalam meningkatkan perkecambahan dan pertumbuhan tanaman kedelai secara lebih optimal dibandingkan aplikasi tunggal.
| File size | 313.68 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNITAS PDGUNITAS PDG Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya interaksi PGPR dan pupuk NPK yang tepat pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada PGPR Paenibacillus polymyxaKesimpulan dari penelitian ini adalah adanya interaksi PGPR dan pupuk NPK yang tepat pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada PGPR Paenibacillus polymyxa
CCRJOURNALCCRJOURNAL The analytical tools used are Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), Localisation and Specialisation analysis, Shift Share analysis (SSA),The analytical tools used are Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), Localisation and Specialisation analysis, Shift Share analysis (SSA),
PURIFIKASIPURIFIKASI Seluruh perlakuan memenuhi bahkan melampaui persyaratan minimum unsur hara dalam kompos berdasarkan SNI 19-7030-2004. Penambahan Trichoderma sp. memberikanSeluruh perlakuan memenuhi bahkan melampaui persyaratan minimum unsur hara dalam kompos berdasarkan SNI 19-7030-2004. Penambahan Trichoderma sp. memberikan
UNITAS PDGUNITAS PDG Penelitian ini menggunakan limbah daun, batang, kulit dan tongkol jagung manis, tepung jagung, gula aren, dan EM4 sebagai bahan fermentasi. Hasil penelitianPenelitian ini menggunakan limbah daun, batang, kulit dan tongkol jagung manis, tepung jagung, gula aren, dan EM4 sebagai bahan fermentasi. Hasil penelitian
UNITAS PDGUNITAS PDG berbentuk bulat & lonjong dengan warna coklat keorenan, Gigaspora sp. berbentuk bulat dan lonjong berwarna keperakan , serta Accalauspora berbentuk bulatberbentuk bulat & lonjong dengan warna coklat keorenan, Gigaspora sp. berbentuk bulat dan lonjong berwarna keperakan , serta Accalauspora berbentuk bulat
UNITAS PDGUNITAS PDG Selanjutnya perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap satu perlakuan 2 sampel sehingga diperoleh 54 populasi. Data hasil pengamatan yang dianalisisSelanjutnya perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap satu perlakuan 2 sampel sehingga diperoleh 54 populasi. Data hasil pengamatan yang dianalisis
UNITAS PDGUNITAS PDG Dosis kompos 15 ton/ha meningkatkan pertumbuhan, tinggi tanaman, jumlah dan berat buah serta produksi per plot dan per hektar, namun tidak berpengaruhDosis kompos 15 ton/ha meningkatkan pertumbuhan, tinggi tanaman, jumlah dan berat buah serta produksi per plot dan per hektar, namun tidak berpengaruh
UNPARUNPAR Aplikasi metabolit sekunder yang berasal dari T. longibrachiatum dapat menjadi alternatif pengendalian penyakit antraknosa pada buah pepaya pascapanenAplikasi metabolit sekunder yang berasal dari T. longibrachiatum dapat menjadi alternatif pengendalian penyakit antraknosa pada buah pepaya pascapanen
Useful /
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Seleksi pertama didapatkan 18 isolat, kemudian seleksi kedua didapatkan 10 isolat dan pada seleksi yang ketiga diperoleh 4 isolat yang berpotensi. KemudianSeleksi pertama didapatkan 18 isolat, kemudian seleksi kedua didapatkan 10 isolat dan pada seleksi yang ketiga diperoleh 4 isolat yang berpotensi. Kemudian
UNPARUNPAR Pada penelitian kedua, uji kompatibilitas dengan fungisida menunjukkan bahwa L. lecanii kompatibel dengan pestisida berbahan aktif mankozeb. PestisidaPada penelitian kedua, uji kompatibilitas dengan fungisida menunjukkan bahwa L. lecanii kompatibel dengan pestisida berbahan aktif mankozeb. Pestisida
UNPARUNPAR Umur defoliasi pertama 60 hari menghasilkan jumlah anakan dan bobot segar rumput gajah tertinggi. Interaksi dosis urea 175 kg ha-1 dengan defoliasi 60Umur defoliasi pertama 60 hari menghasilkan jumlah anakan dan bobot segar rumput gajah tertinggi. Interaksi dosis urea 175 kg ha-1 dengan defoliasi 60
UNPARUNPAR 253 hektar yang berupa lahan kering pada ekosistem rawa gambut yang didukung oleh curah hujan dan agroklimat yang sesuai untuk pengembangan pertanian.253 hektar yang berupa lahan kering pada ekosistem rawa gambut yang didukung oleh curah hujan dan agroklimat yang sesuai untuk pengembangan pertanian.