JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU
Jurnal AgrotechJurnal AgrotechTumpangsari merupakan pola tanam dengan melibatkan lebih dari satu tanaman yang ditanam secara bersamaan pada satu area lahan yang sama selama periode tanam tertentu. Proporsi tanaman adalah sebuah komposisi jumlah tanam pada satu area lahan dengan jarak tanam yang disesuaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan tanaman dan proporsi jumlah tanaman terbaik berdasarkan nilai parameter evaluasi tumpangsari pada tanaman kubis bunga (Brassica oleracea L var. PM 126) dan kacang tanah (Arachis hypogaea var. Kancil). Penelitian dilakukan di Lahan Percobaan, Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang dimulai pada bulan Januari 2023 hingga April 2023. Penelitian menggunakan metode eksperimental rancangan lingkungan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktor tunggal, dengan 5 ulangan, K1 = 100% kubis bunga (kontrol), K2 = 25% kubis bunga dan 75% kacang tanah, K3 = 50% kubis bunga dan 50% kacang tanah, K4 = 75% kubis bunga dan 25% kacang tanah, K5 = 100% kacang tanah (kontrol). Data dianalisis secara statistik dengan uji F tabel 5% dan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Proporsi terbaik adalah perlakuan K4 = 75% kubis bunga dan 25% kacang tanah dengan menghasilkan nilai Nilai Kesetaraan Lahan (NKL) sebesar 1,13.
Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata dari proporsi jumlah tanaman dalam sistem tumpangsari kubis bunga dan kacang tanah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman.Proporsi jumlah tanaman terbaik dalam sistem tumpangsari ditunjukkan pada perlakuan K4 (75% kubis bunga dan 25% kacang tanah) yang memberikan nilai NKL sebesar 1,13, sehingga dinilai menguntungkan untuk dilakukan budidaya secara tumpangsari.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji pengaruh varietas kubis bunga dan kacang tanah yang berbeda terhadap interaksi tumpangsari, dengan tujuan menemukan kombinasi varietas yang menghasilkan hasil optimal. Selain itu, studi mengenai pengaruh pemberian pupuk organik dan anorganik yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil kedua tanaman dalam sistem tumpangsari perlu dilakukan untuk menentukan dosis pupuk yang paling efisien dan ramah lingkungan. Terakhir, penelitian mengenai pengendalian hama dan penyakit terpadu pada sistem tumpangsari kubis bunga dan kacang tanah perlu dikembangkan untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia dan menjaga keberlanjutan pertanian. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai potensi sistem tumpangsari kubis bunga dan kacang tanah, serta memberikan solusi praktis bagi petani untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti varietas, pemupukan, dan pengendalian hama penyakit, diharapkan sistem tumpangsari dapat menjadi alternatif yang berkelanjutan dan menguntungkan bagi petani.
| File size | 375 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Salah satu penyebab rendahnya produksi kedelai yaitu adanya cekaman genangan. Toleransi atau kemampuan tanaman untuk mempertahankan hasil optimum padaSalah satu penyebab rendahnya produksi kedelai yaitu adanya cekaman genangan. Toleransi atau kemampuan tanaman untuk mempertahankan hasil optimum pada
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU 4. Setelah itu, diamati karakteristiknya dan diidentifikasi sehingga didapatkan Gliocladium sp, Aspergillus niger mf 1, Aspergillus niger mf 2, dan Trichoderma4. Setelah itu, diamati karakteristiknya dan diidentifikasi sehingga didapatkan Gliocladium sp, Aspergillus niger mf 1, Aspergillus niger mf 2, dan Trichoderma
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Adapun dua diantara empat isolat tersebut yaitu JMA8 dan JMA9 diduga dapat memicu pertumbuhan tanaman kedelai. Diperoleh sembilan isolat jamur antagonisAdapun dua diantara empat isolat tersebut yaitu JMA8 dan JMA9 diduga dapat memicu pertumbuhan tanaman kedelai. Diperoleh sembilan isolat jamur antagonis
UNDANAUNDANA 724.000 dengan rata-rata jumlah produksi sebesar 318 Kg dengan harga jual Rp. 18.000/Kg. Besarnya rata-rata pendapatan yang diperoleh dalam 1 bulan sebesar724.000 dengan rata-rata jumlah produksi sebesar 318 Kg dengan harga jual Rp. 18.000/Kg. Besarnya rata-rata pendapatan yang diperoleh dalam 1 bulan sebesar
UNDANAUNDANA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pendapatan usahatani kopi dan besarnya kontribusi usahatani kopi terhadap pendapatan rumah tangga petani.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pendapatan usahatani kopi dan besarnya kontribusi usahatani kopi terhadap pendapatan rumah tangga petani.
POLMAN BABELPOLMAN BABEL Penelitian ini menunjukkan bahwa desain Robo Waiter yang estetis dan hemat biaya dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan daya saing kafe melaluiPenelitian ini menunjukkan bahwa desain Robo Waiter yang estetis dan hemat biaya dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan daya saing kafe melalui
BIOTROPBIOTROP Aplikasi FSE secara signifikan memengaruhi parameter pertumbuhan dan respons hasil pada produksi kacang tanah. Kombinasi perlakuan aplikasi sekali atauAplikasi FSE secara signifikan memengaruhi parameter pertumbuhan dan respons hasil pada produksi kacang tanah. Kombinasi perlakuan aplikasi sekali atau
POLIGONPOLIGON Setelah dilakukan perancangan mesin pengupas kacang tanah diperoleh dimensi dan ukuran mesin yang sesuai dengan standar yang ada seperti daya motor listrikSetelah dilakukan perancangan mesin pengupas kacang tanah diperoleh dimensi dan ukuran mesin yang sesuai dengan standar yang ada seperti daya motor listrik
Useful /
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Isolat cendawan yang telah dipilih yang berpotensi kemudian diidentifikasi secara makroskopis dan mikroskopis. Hasil seleksi dan identifikasi isolat diperolehIsolat cendawan yang telah dipilih yang berpotensi kemudian diidentifikasi secara makroskopis dan mikroskopis. Hasil seleksi dan identifikasi isolat diperoleh
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan berbagai konsentrasi mikrob rizosfer R15 berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merahHasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan berbagai konsentrasi mikrob rizosfer R15 berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Perlakuan F (168 l POC/ha 250 kg/ha NPK Mutiara) memberikan hasil tertinggi bobot segar per tanaman sebesar 101,16 g, dan bobot segar per petak sebesarPerlakuan F (168 l POC/ha 250 kg/ha NPK Mutiara) memberikan hasil tertinggi bobot segar per tanaman sebesar 101,16 g, dan bobot segar per petak sebesar
EJOURNALSEJOURNALS The recommended values are presented through graphs representing the influence of the change in the vibration amplitude of the belt conveyor roller mechanismThe recommended values are presented through graphs representing the influence of the change in the vibration amplitude of the belt conveyor roller mechanism