JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU

Jurnal AgrotechJurnal Agrotech

Tanaman kailan merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memberikan prospek tinggi untuk dikembangkan oleh para petani. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi dosis POC limbah dapur dan Pupuk NPK terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kailan Varietas Nita. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yang terdiri dari 7 perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali. Data pengamatan dianalisis menggunakan sidik ragam dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata terhadap diameter batang 28 hst, luas daun, bobot segar per tanaman, dan bobot segar per petak. Perlakuan F (168 l POC/ha 250 kg/ha NPK Mutiara) memberikan hasil tertinggi bobot segar per tanaman sebesar 101,16 g, dan bobot segar per petak sebesar 2,264 kg/petak (5,66 ton/ha). Perlakuan G (180 l POC/ha 250 kg/ha NPK Mutiara) memberikan hasil tertinggi luas daun.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kombinasi POC limbah dapur dan NPK Mutiara berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan, terutama pada parameter diameter batang, luas daun, serta bobot segar per tanaman dan per petak.Perlakuan F (168 l POC/ha 250 kg/ha NPK Mutiara) menghasilkan bobot segar per petak tertinggi, yaitu 5,66 ton/ha.Perlakuan G (180 l POC/ha 250 kg/ha NPK Mutiara) memberikan luas daun terluas, menunjukkan pengaruh positif kombinasi dosis lebih tinggi terhadap parameter vegetatif.

Pertama, perlu diteliti efektivitas kombinasi POC limbah dapur dan NPK Mutiara pada varietas kailan lain untuk mengetahui apakah respon serupa dapat diperoleh atau jika ada perbedaan genetik yang memengaruhi respons terhadap pemupukan. Kedua, sebaiknya dilakukan penelitian tentang pengaruh dosis yang lebih tinggi dari POC limbah dapur terhadap serangan hama, mengingat hasil menunjukkan produktivitas masih di bawah standar akibat gangguan hama, sehingga perlu dikaji apakah dosis pupuk organik dapat meningkatkan ketahanan tanaman. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan kombinasi ini terhadap kualitas tanah dan keseimbangan mikrobiota tanah, agar dapat diketahui keberlanjutan metode ini dalam sistem pertanian berkelanjutan. Penelitian lanjutan juga bisa mengeksplorasi campuran POC dari jenis limbah dapur yang berbeda untuk melihat pengaruhnya terhadap kualitas POC dan hasil tanaman. Selain itu, dapat dikaji kombinasi dengan penambahan biopestisida alami untuk mengatasi hama tanpa bahan kimia. Studi tentang efisiensi biaya dan kelayakan ekonomi bagi petani skala kecil juga layak dilakukan. Penelitian tentang waktu aplikasi terbaik selama masa tanam dapat mengoptimalkan penyerapan hara. Evaluasi terhadap kandungan gizi kailan yang dihasilkan dari kombinasi pupuk ini juga penting dari sisi nutrisi. Uji coba di lokasi berbeda dengan kondisi agroklimat berbeda dapat menguji adaptabilitas teknik ini. Akhirnya, integrasi sistem dengan tanaman tumpang sari dapat menambah nilai ekonomi dan keberlanjutan sistem pertanian secara keseluruhan.

Read online
File size211.21 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test