UMBUMB

Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)

Aktivitas kunjungan serangga pollinator pada tanaman berbunga di Taman Pantai Berkas Kota Bengkulu memperlihatkan peran penting serangga dalam mendukung proses penyerbukan alami. Beragam jenis serangga seperti lebah, dan kupu-kupu, ditemukan aktif mengunjungi bunga untuk mengumpulkan nektar dan serbuk sari. Intensitas kunjungan dipengaruhi oleh waktu, dengan puncak aktivitas terjadi pada pagi hingga sore hari. Durasi kunjungan bervariasi, seperti pada lebah kayu menghabiskan waktu sekitar 1-5 detik/bunga pada setiap kunjungan, sedangkan kupu-kupu menghabiskan waktu cukup lama, yaitu 5-10 detik/bunga. Pada Apis cerana durasi kunjungan tidak berbeda jauh dengan lebah kayu berkisar 1-6 detik/bunga. Variasi morfologi, warna, dan aroma bunga turut menarik minat serangga pollinator, sehingga meningkatkan frekuensi interaksi antara serangga dan tanaman berbunga. Keberadaan berbagai spesies tanaman berbunga di taman ini juga memperkaya jenis serangga yang terlibat dalam proses penyerbukan. Aktivitas ini berkontribusi pada kelestarian ekosistem taman, menjaga keberlanjutan populasi tumbuhan, serta mendukung keanekaragaman hayati di kawasan pesisir Kota Bengkulu. Interaksi harmonis antara serangga dan tanaman berbunga menjadi indikator kesehatan lingkungan setempat.

Penelitian ini membuktikan bahwa tanaman berbunga di Taman Pantai Berkas mampu menarik beragam serangga penyerbuk, khususnya lebah dan kupu-kupu.Chirita fimbrisepala dan Wedelia chinensis terbukti paling menarik, dengan tingkat kunjungan tertinggi oleh lebah dan kupu-kupu.Aktivitas serangga lebih tinggi di pagi hari karena faktor suhu dan kelembaban yang mendukung.Frekuensi dan durasi kunjungan bervariasi tergantung spesies dan morfologi tubuhnya, memengaruhi efektivitas penyerbukan.Kondisi lingkungan seperti kelembaban dan ketersediaan pakan turut memengaruhi perilaku serangga.Temuan ini menegaskan pentingnya menjaga keberagaman flora di taman kota untuk menunjang populasi dan fungsi ekologis serangga penyerbuk dalam ekosistem urban.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai pengaruh jenis tanaman berbunga terhadap preferensi serangga pollinator, termasuk analisis kandungan nektar dan serbuk sari pada berbagai spesies tanaman. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada dampak perubahan iklim terhadap aktivitas dan distribusi serangga pollinator di kawasan pesisir, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti suhu, kelembaban, dan curah hujan. Ketiga, penting untuk menginvestigasi peran serangga pollinator dalam menjaga keanekaragaman genetik tanaman berbunga, serta potensi pemanfaatan serangga pollinator dalam upaya restorasi ekosistem pantai yang terdegradasi. Dengan demikian, pemahaman yang lebih komprehensif mengenai interaksi antara serangga pollinator dan tanaman berbunga dapat diperoleh, sehingga dapat mendukung upaya konservasi keanekaragaman hayati dan keberlanjutan ekosistem di kawasan pesisir.

Read online
File size3.9 MB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test