UKIMUKIM

Manumata: Jurnal Ilmu TeknikManumata: Jurnal Ilmu Teknik

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan sistem transportasi perkotaan, terutama melalui hadirnya layanan transportasi berbasis aplikasi (online). Moda ini menawarkan kemudahan akses, efisiensi waktu, dan transparansi tarif yang memengaruhi preferensi masyarakat dalam memilih sarana perjalanan. Di Kota Ambon, khususnya di Talake yang mencakup UKIM, SMK Negeri 7, SMP Negeri 19, dan SMA Muhammadiyah, transportasi online dan konvensional beroperasi bersamaan untuk melayani mobilitas lebih dari 6.938 mahasiswa dan pelajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh biaya perjalanan, waktu tempuh, frekuensi perjalanan, kenyamanan, keamanan, dan ketersediaan moda terhadap kepuasan pengguna, serta menentukan probabilitas pemilihan moda transportasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 100 responden terpilih melalui teknik Slovin dan stratified sampling. Analisis dilakukan dengan regresi linear dan logit biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada transportasi online, waktu tempuh, kenyamanan, dan keamanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Sedangkan pada transportasi konvensional, biaya perjalanan, kenyamanan, keamanan, dan ketersediaan moda menjadi faktor utama. Analisis logit menunjukkan probabilitas 69% memilih transportasi konvensional dan 31% memilih transportasi online, sehingga moda konvensional lebih disukai responden.

Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, variabel biaya perjalanan, waktu tempuh, frekuensi perjalanan, kenyamanan, keamanan, dan ketersediaan moda berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepuasan pengguna.Secara parsial, pada transportasi online, variabel waktu tempuh, kenyamanan, dan keamanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna.Sedangkan pada transportasi konvensional, variabel biaya perjalanan, kenyamanan, keamanan, dan ketersediaan moda berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna.Nilai koefisien korelasi (R) yang tinggi menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara variabel bebas dan tingkat kepuasan pengguna.Analisis logit menunjukkan probabilitas pemilihan transportasi online sebesar 31% dan transportasi konvensional sebesar 69%.Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden lebih memilih transportasi konvensional, yang diduga dipengaruhi oleh faktor biaya, ketersediaan moda, dan kebiasaan penggunaan.Dengan demikian, transportasi konvensional masih menjadi pilihan utama pengguna di kawasan pendidikan Talake, Kota Ambon.

Untuk meningkatkan efisiensi waktu tempuh dan menjaga kualitas layanan, penyedia transportasi online perlu fokus pada aspek kenyamanan dan keamanan. Pengelola transportasi konvensional harus mempertahankan tarif yang terjangkau, meningkatkan kenyamanan dan keamanan, serta memastikan ketersediaan moda. Pemerintah perlu menyusun kebijakan yang mendukung persaingan sehat antara transportasi online dan konvensional dengan meningkatkan standar pelayanan, terutama terkait keamanan, kenyamanan, dan keterjangkauan tarif. Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi komparatif antara kedua moda transportasi di kawasan pendidikan yang berbeda, serta menganalisis faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku mobilitas dan pemilihan moda transportasi.

  1. Transformasi Transportasi Tradisional (Offline) ke Transportasi Online Sebagai Solusi Bagi Pengguna di... jurnal.untan.ac.id/index.php/JJ/article/view/29404Transformasi Transportasi Tradisional Offline ke Transportasi Online Sebagai Solusi Bagi Pengguna di jurnal untan ac index php JJ article view 29404
  2. Manajemen operasional sarana dan prasarana stasiun kereta api berdasarkan tingkat kepuasan pengguna layanan... journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jutin/article/view/41883Manajemen operasional sarana dan prasarana stasiun kereta api berdasarkan tingkat kepuasan pengguna layanan journal universitaspahlawan ac index php jutin article view 41883
Read online
File size1.65 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test