UNTAG SMDUNTAG SMD
KURVA MAHASISWAKURVA MAHASISWAJembatan adalah konstruksi yang bertujuan untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terhalang oleh rintangan seperti lembah, sungai, laut, danau, saluran irigasi, rel kereta api, dll. Jembatan Kembar Mahakam IV di Samarinda adalah jembatan tipe Arch atau pelengkung baja yang berada tepat bersebelahan dengan Jembatan Mahakam I dengan bentang utama sepanjang 220 M dan dua bentang sisi masing-masing sepanjang 90 M. Jembatan Cable Stayed terdiri dari elemen pylon, gelagar, dan didukung oleh kabel-kabel yang terhubung pada pylon dan gelagar. Kabel ini akan menyalurkan gaya dari gelagar atau lantai jembatan akibat beban mati dan beban lalu lintas ke pylon jembatan. Berdasarkan hasil perencanaan, struktur atas jembatan menggunakan Girder Prestress Box, kabel menggunakan sistem VSL SSI 2000 Stayed Cable, pylon berukuran 5 m x 5 m dengan tulangan 100 D-32, dan fondasi pylon menggunakan 36 tiang pancang baja 100 cm dengan kedalaman 60 m.
Hasil perencanaan struktur atas jembatan Cable Stayed Kembar Mahakam IV dengan Two Vertical Planes System tipe Fan adalah sebagai berikut.1) Tipe gelagar (deck) yang digunakan adalah Box Girder prestress RC dengan tinggi 2,5 m, luas penampang 9,093 m³, dan berat 231,86 kN/m.2) Kabel yang digunakan adalah VSL SSI 2000 Stayed Cable System dengan jumlah kabel sebanyak 13 setiap sisi bentang.3) Struktur pylon berukuran 5 m x 5 m dengan tulangan 100 D32 dan sengkang 3 P19-300 mm.Hasil perencanaan struktur bawah jembatan adalah pondasi pylon dengan pile cap berukuran 12,5 m x 30 m menggunakan 36 tiang pancang baja berdiameter 100 cm dengan kedalaman 60 m.
1. Perlu ditambahkan analisis dinamik jembatan seperti Time History, Response Spectrum, dan analisis static ekivalen untuk memastikan keamanan struktur terhadap beban gempa. 2. Pengembangan penelitian dapat dilakukan dengan mengganti sistem kabel longitudinal menjadi tipe Radiating, Harp, atau Star untuk mengevaluasi efisiensi desain. 3. Dalam proyek nyata, analisis aerodinamis struktur harus dilakukan melalui uji wind tunnel untuk memperkirakan perilaku jembatan terhadap angin secara lebih akurat.
| File size | 461.22 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTAG SMDUNTAG SMD Hal tersebut berdampak pada hasil dari analisa nilai gaya geser dasar (base shear) berdasarkan SNI 1726-2012. Dari hasil perhitungan dapat disimpulkanHal tersebut berdampak pada hasil dari analisa nilai gaya geser dasar (base shear) berdasarkan SNI 1726-2012. Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan
UNTAG SMDUNTAG SMD Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai kuat tekan yang dihasilkan dari beton gradasi menerus dan beton gradasi seragam 20 mm yangPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai kuat tekan yang dihasilkan dari beton gradasi menerus dan beton gradasi seragam 20 mm yang
UNTAG SMDUNTAG SMD Kenaikan jumlah penduduk dan banyaknya urbanisasi ke daerah perkotaan maka akan menimbulkan tingkat pergerakan dan kepadatan, sehingga kebutuhan akan transportasiKenaikan jumlah penduduk dan banyaknya urbanisasi ke daerah perkotaan maka akan menimbulkan tingkat pergerakan dan kepadatan, sehingga kebutuhan akan transportasi
UNTAG SMDUNTAG SMD Dari hasil perhitungan pada penelitian ini maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut. 1) Debit banjir rencana terbesar pada perumahan Bumi Alam Indah KebunDari hasil perhitungan pada penelitian ini maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut. 1) Debit banjir rencana terbesar pada perumahan Bumi Alam Indah Kebun
UNTAG SMDUNTAG SMD Indonesia adalah negara rawan bencana seperti banjir, gunung meletus, kebakaran, gempa bumi, tanah longsor, dll. Salah satu faktor negeri ini rawan bencanaIndonesia adalah negara rawan bencana seperti banjir, gunung meletus, kebakaran, gempa bumi, tanah longsor, dll. Salah satu faktor negeri ini rawan bencana
UNTAG SMDUNTAG SMD Berdasarkan perhitungan struktur bawah abutment jembatan, diperoleh dimensi abutment: lebar 3,8 m, panjang 11 m dan tinggi 5,2 m. Dengan berat sendiriBerdasarkan perhitungan struktur bawah abutment jembatan, diperoleh dimensi abutment: lebar 3,8 m, panjang 11 m dan tinggi 5,2 m. Dengan berat sendiri
UNTAG SMDUNTAG SMD Kemudian, dimensi drainase direncanakan berdasarkan perhitungan hidrolika. Hasil perhitungan debit rancangan periode ulang 2, 5, dan 10 tahun menghasilkanKemudian, dimensi drainase direncanakan berdasarkan perhitungan hidrolika. Hasil perhitungan debit rancangan periode ulang 2, 5, dan 10 tahun menghasilkan
UNTAG SMDUNTAG SMD dan 16,260 m³/detik, sedangkan kapasitas saluran eksisting hanya 2,872–8,933 m³/detik sehingga tidak mencukupi. Untuk periode ulang 10 tahun, kapasitasdan 16,260 m³/detik, sedangkan kapasitas saluran eksisting hanya 2,872–8,933 m³/detik sehingga tidak mencukupi. Untuk periode ulang 10 tahun, kapasitas
Useful /
UNTAG SMDUNTAG SMD Permasalahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Indonesia masih seringkali terabaikan, yang ditunjukkan dengan tingginya angka kecelakaan kerja. SektorPermasalahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Indonesia masih seringkali terabaikan, yang ditunjukkan dengan tingginya angka kecelakaan kerja. Sektor
UNTAG SMDUNTAG SMD Sehingga kerawanan daerah longsoran khususnya di ruas Ruas jalan Samarinda – Bontang dapat terpecahkan dengan adanya Penanganan Longsoran dengan menggunakanSehingga kerawanan daerah longsoran khususnya di ruas Ruas jalan Samarinda – Bontang dapat terpecahkan dengan adanya Penanganan Longsoran dengan menggunakan
UNTAG SMDUNTAG SMD Pengaruh variasi faktor reduksi beban mati terhadap gaya dalam yang terjadi pada SRPMK tidak terlalu signifikan, dengan perbedaan nilai gaya dalam rata-rataPengaruh variasi faktor reduksi beban mati terhadap gaya dalam yang terjadi pada SRPMK tidak terlalu signifikan, dengan perbedaan nilai gaya dalam rata-rata
UNTAG SMDUNTAG SMD Hasil pemodelan menunjukan penurunan nilai gaya dalam yang tidak signifikan, gaya aksial = 0,63%, gaya geser = 0,002% dan momen lentur = 0,003%. DidapatkanHasil pemodelan menunjukan penurunan nilai gaya dalam yang tidak signifikan, gaya aksial = 0,63%, gaya geser = 0,002% dan momen lentur = 0,003%. Didapatkan