UKIMUKIM

Manumata: Jurnal Ilmu TeknikManumata: Jurnal Ilmu Teknik

Ketersediaan air bersih yang memadai dan berkelanjutan merupakan faktor penting dalam mendukung kesehatan masyarakat dan kesejahteraan umum. Namun, distribusi air yang merata tetap menjadi tantangan, terutama di daerah pedesaan dan kepulauan. Desa Oma, yang berada di Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, dengan populasi 2.177 jiwa, menghadapi masalah seperti debit tidak stabil, tekanan rendah, dan kuantitas air yang berkurang. Metode evaluasi konvensional berbasis observasi lapangan dianggap tidak cukup untuk merepresentasikan kondisi jaringan secara menyeluruh. Studi ini bertujuan untuk memodelkan dan mengevaluasi kinerja sistem distribusi air bersih menggunakan EPANET 2.2 dengan proyeksi permintaan 20 tahun (2025–2045). Hasil simulasi menunjukkan bahwa jaringan saat ini masih mampu memenuhi kebutuhan air, tetapi diperlukan penyesuaian di beberapa bagian untuk menjaga kinerja sistem di masa depan. Analisis fokus pada parameter hidrolik seperti tekanan, debit, dan kecepatan aliran berdasarkan data primer dan sekunder.

Sistem distribusi air bersih Desa Oma masih mampu memenuhi kebutuhan hingga tahun 2046 dengan proyeksi penduduk 2.577,5 jiwa dan kebutuhan debit 3,1793 L/det.Meski kapasitas jaringan secara umum memadai, beberapa titik memiliki tekanan mendekati batas minimum.Kondisi lapangan menunjukkan adanya masyarakat yang belum terlayani secara optimal, dengan praktik pengambilan air langsung dari pipa distribusi yang berpotensi mengganggu kestabilan pelayanan.Perlu optimalisasi perencanaan dan pengelolaan sistem untuk memastikan distribusi air yang merata, efektif, dan berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model prediksi permintaan air berbasis data cuaca dan iklim untuk meningkatkan akurasi proyeksi. Selain itu, penelitian tentang penerapan teknologi IoT dalam pemantauan real-time kualitas dan kuantitas air di jaringan distribusi dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan. Terakhir, studi tentang partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sistem distribusi air bersih perlu dikembangkan untuk memastikan keberlanjutan dan keadilan akses air di daerah terpencil.

Read online
File size1.92 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test