UKIMUKIM

Manumata: Jurnal Ilmu TeknikManumata: Jurnal Ilmu Teknik

Masalah limpasan air di saluran drainase Desa Elfule, Kabupaten Buru Selatan, sering menyebabkan banjir di jalan raya dan pemukiman warga saat musim hujan. Kondisi ini mengganggu mobilitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kerugian fisik dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab limpasan, mengevaluasi kapasitas aliran saluran drainase yang ada, dan merumuskan solusi teknis yang efektif. Metode penelitian menggunakan deskripsi kuantitatif dengan survei langsung di lapangan sepanjang ± 850 meter. Analisis data meliputi perhitungan hidrologi untuk menentukan debit banjir rancangan dan analisis hidrolika untuk mengukur kapasitas aliran saluran drainase berdasarkan dimensi penampang di lokasi penelitian. Hasil menunjukkan faktor utama penyebab limpasan adalah intensitas hujan tinggi dan tidak adanya saluran pembuangan di sekitar area genangan. Kapasitas saluran drainase yang ada berkisar antara 0,067–0,157 m³/s, jauh di bawah debit banjir rancangan yang berkisar antara 0,511–0,808 m³/s.

Faktor-faktor penyebab limpasan air pada saluran drainase di Desa Elfule, Kabupaten Buru Selatan, dapat disimpulkan sebagai berikut.intensitas hujan yang tinggi berkontribusi terhadap volume limpasan air yang tidak dapat ditampung oleh sistem drainase yang ada.kondisi topografi lokasi yang tidak mendukung, dengan perbedaan elevasi yang signifikan, menyebabkan aliran air tidak berjalan ke arah yang diharapkan, sehingga aliran air cenderung balik dan menggenangi area sekitar, termasuk pemukiman warga dan taman kanak-kanak.dan tingginya sedimentasi di dalam saluran drainase juga berperan penting dalam menghambat aliran air, menyebabkan penurunan kapasitas saluran, dan memperburuk kondisi genangan saat hujan deras.Solusi yang dapat diterapkan untuk mengatasi limpasan air adalah melakukan normalisasi saluran melalui pembersihan sedimen dan sampah, memperbaiki dimensi saluran agar sesuai dengan debit rencana, mengatur kembali kemiringan saluran agar aliran air dapat mengalir secara gravitasi dengan baik, dan menambahkan saluran drainase baru untuk menghubungkan aliran air ke saluran utama sehingga tidak terjadi penumpukan air pada area tertentu.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang dampak sosial dan ekonomi dari limpasan air di Desa Elfule. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana limpasan air mempengaruhi aktivitas sehari-hari warga, termasuk transportasi, kesehatan, dan perekonomian. Selain itu, studi tentang pengelolaan sampah dan sedimen di saluran drainase juga penting untuk mencegah penyumbatan dan meningkatkan kapasitas saluran. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi alternatif sistem drainase yang lebih efektif dan berkelanjutan, seperti sistem drainase hijau atau sistem pengelolaan air hujan yang terintegrasi dengan lingkungan. Terakhir, penelitian tentang keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan drainase dan kesadaran akan pentingnya sistem drainase yang berfungsi dengan baik dapat menjadi fokus penelitian lanjutan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga dan merawat sistem drainase di Desa Elfule.

  1. Perubahan Parameter Hidrolis Pada Drainase Primer Dengan Dinding Alami Akibat Sampah Padat | Publikasi... journal.unesa.ac.id/index.php/proteksi/article/view/15879Perubahan Parameter Hidrolis Pada Drainase Primer Dengan Dinding Alami Akibat Sampah Padat Publikasi journal unesa ac index php proteksi article view 15879
  2. Arahan Peningkatan Kinerja Saluran Drainase pada Koridor Jalan Barito Kelurahan Simpang Tiga Kota Samarinda... doi.org/10.14710/ruang.10.2.80-89Arahan Peningkatan Kinerja Saluran Drainase pada Koridor Jalan Barito Kelurahan Simpang Tiga Kota Samarinda doi 10 14710 ruang 10 2 80 89
Read online
File size3.02 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test