UKIMUKIM

Manumata: Jurnal Ilmu TeknikManumata: Jurnal Ilmu Teknik

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus disediakan secara berkelanjutan untuk mendukung kehidupan masyarakat. Di Desa Soya, khususnya wilayah Perumtel Kayu Tiga, air bersih disalurkan dari mata air Wai Soya Bawah melalui jaringan transmisi ke reservoir sebelum didistribusikan kepada warga. Namun, sistem yang ada menghadapi masalah teknis seperti sedimentasi pada bangunan penangkap air, kebocoran pipa transmisi, kerusakan reservoir, dan pemasangan jaringan distribusi yang tidak memenuhi standar, sehingga meningkatkan risiko kehilangan dan kontaminasi air. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas sumber air dan proyeksi kebutuhan air bersih di area tersebut. Data primer dikumpulkan melalui survei lapangan dan pengukuran debit mata air, sedangkan data sekunder mencakup catatan populasi, referensi teknis, dan standar kualitas air. Proyeksi pertumbuhan penduduk selama 20 tahun ke depan digunakan untuk memperkirakan kebutuhan air. Hasil menunjukkan bahwa kebutuhan puncak pada tahun 2044 diperkirakan sebesar 1,9417 L/s, sementara debit mata air Wai Soya Bawah masih cukup memenuhi kebutuhan. Namun, diperlukan perbaikan infrastruktur dan pemeliharaan sistem untuk memastikan layanan air bersih yang optimal dan berkelanjutan.

Sistem jaringan distribusi air bersih di Perumtel Kayu Tiga secara umum masih berfungsi, namun belum optimal.Unit sumber air baku, pipa transmisi, reservoir, dan jaringan distribusi mengalami berbagai masalah teknis seperti sedimentasi, kebocoran pipa, serta kurangnya pemeliharaan rutin.Meskipun kapasitas sistem saat ini masih mampu memenuhi kebutuhan air bersih, efisiensi sistem menurun akibat kehilangan air dan kondisi jaringan yang tidak sesuai standar.Debit sumber air Wai Soya Bawah saat ini masih cukup, tetapi tanpa pengelolaan berkelanjutan, ketersediaan debit berpotensi menurun di masa depan.Untuk menjamin keberlanjutan layanan air bersih, diperlukan rehabilitasi infrastruktur, pemeliharaan rutin, dan penataan ulang jaringan distribusi sesuai standar teknis.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak perubahan iklim terhadap debit sumber air Wai Soya Bawah, karena fluktuasi curah hujan dapat memengaruhi ketersediaan air. Selain itu, pengembangan sistem manajemen berbasis komunitas untuk memastikan partisipasi aktif warga dalam pemeliharaan jaringan distribusi juga penting. Terakhir, studi tentang integrasi teknologi sensor pintar untuk pemantauan real-time kebocoran pipa dan kualitas air bisa menjadi arah penelitian baru, mengingat kebutuhan akan efisiensi dan keandalan sistem distribusi air bersih di masa depan.

Read online
File size1.67 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test