FT UIMFT UIM

Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)Journal Industrial Engineering and Management (JUST-ME)

Pengendalian persediaan bahan baku merupakan faktor penting dalam menunjang kelancaran proses produksi dan efisiensi biaya operasional perusahaan manufaktur. PT. XYZ sebagai perusahaan manufaktur lift menggunakan material steel electro galvanized (SECC) sebagai bahan baku utama, namun pengadaan material masih berpotensi menimbulkan kelebihan dan kekurangan persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam pengadaan material SECC serta menentukan jumlah pemesanan optimal, safety stock, reorder point, dan total biaya persediaan yang paling ekonomis. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan data pembelian dan pemakaian bahan baku periode Januari–Desember 2025.

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pengendalian persediaan bahan baku steel electro galvanized (SECC) di PT.XYZ sebelum penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) masih belum optimal, ditandai dengan tingginya frekuensi pemesanan, tidak adanya penetapan safety stock dan reorder point, serta tingginya total biaya persediaan yang dikeluarkan perusahaan.Penerapan metode EOQ terbukti mampu memberikan solusi yang lebih efektif dan efisien dalam pengelolaan persediaan bahan baku.Hasil perhitungan menunjukkan jumlah pemesanan optimal adalah sebesar 378 lembar per pesanan dengan frekuensi pemesanan sebanyak 6 kali dalam satu tahun.Selain itu, diperoleh nilai safety stock sebesar 6 lembar dan reorder point sebesar 49 lembar, yang berfungsi untuk menjaga kontinuitas proses produksi serta mengantisipasi ketidakpastian maupun keterlambatan pengiriman bahan baku.Dari aspek biaya, penerapan metode EOQ menghasilkan total biaya persediaan minimum sebesar Rp869.357 per tahun, yang lebih rendah dibandingkan dengan metode pengendalian persediaan sebelumnya.Hal ini menunjukkan bahwa metode EOQ mampu menekan biaya persediaan secara signifikan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode EOQ layak dan efektif untuk diterapkan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengendalian persediaan bahan baku SECC di PT.XYZ, karena mampu mengoptimalkan jumlah pemesanan, menurunkan total biaya persediaan, serta mendukung kelancaran dan keberlanjutan proses produksi perusahaan.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model EOQ yang lebih kompleks dengan mempertimbangkan variabel-variabel tambahan seperti lead time yang bervariasi, tingkat permintaan yang fluktuatif, dan biaya penyimpanan yang dinamis. Model ini dapat membantu perusahaan dalam mengambil keputusan yang lebih akurat dan efisien dalam pengendalian persediaan. 2. Menganalisis dampak penerapan metode EOQ terhadap kinerja operasional perusahaan secara keseluruhan, termasuk dampak pada biaya produksi, kualitas produk, dan kepuasan pelanggan. Dengan demikian, perusahaan dapat mengukur manfaat penerapan metode EOQ secara menyeluruh. 3. Melakukan studi kasus yang lebih luas dengan melibatkan perusahaan-perusahaan manufaktur lainnya yang menggunakan material SECC atau material sejenis. Studi ini dapat memberikan perspektif yang lebih komprehensif tentang penerapan metode EOQ dalam industri manufaktur dan membantu perusahaan dalam mengadopsi praktik terbaik dalam pengendalian persediaan.

  1. Analisis Pengendalian Ketersediaan Bahan Baku Di PT. Akasha Wira Internasional, Tbk Menggunakan Metode... ojs.unik-kediri.ac.id/index.php/jurmatis/article/view/860Analisis Pengendalian Ketersediaan Bahan Baku Di PT Akasha Wira Internasional Tbk Menggunakan Metode ojs unik kediri ac index php jurmatis article view 860
Read online
File size962.76 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test