IMWIIMWI

Winter Journal: IMWI Student Research JournalWinter Journal: IMWI Student Research Journal

Kinerja perusahaan semakin dievaluasi tidak hanya melalui keuntungan tetapi juga praktik keberlanjutan dan mekanisme tata kelola perusahaan. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh pengungkapan ESG, kualitas audit, kepemilikan institusional, dan komisaris independen terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor Bahan Dasar yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pendekatan kuantitatif eksplanatori digunakan dengan data sekunder dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan laporan keuangan periode 2023–2025. Pengambilan sampel purposive menghasilkan 51 perusahaan dan 153 observasi perusahaan-tahun. Kinerja perusahaan diukur menggunakan Return on Assets (ROA), sedangkan pengungkapan ESG dinilai menggunakan Indeks Pengungkapan ESG berdasarkan Standar GRI 2021. Analisis regresi linear berganda diterapkan dengan variabel kontrol ukuran perusahaan, usia perusahaan, dan leverage. Hasil menunjukkan bahwa pengungkapan ESG, kualitas audit, dan komisaris independen memiliki dampak positif dan signifikan terhadap ROA, sementara kepemilikan institusional memiliki dampak negatif dan signifikan. Variabel kontrol tidak secara signifikan memengaruhi kinerja perusahaan. Nilai R-squared yang disesuaikan sebesar 8,8% menunjukkan kekuatan penjelasan yang terbatas. Studi ini menyimpulkan bahwa transparansi keberlanjutan dan mekanisme tata kelola yang efektif dapat berkontribusi pada peningkatan kinerja perusahaan, dan determinan lainnya perlu dipertimbangkan dalam penelitian lanjutan di perusahaan sektor Bahan Dasar.

Pengungkapan ESG, kualitas audit, dan komisaris independen secara signifikan memengaruhi kinerja keuangan perusahaan sektor Bahan Dasar di Indonesia.Kepemilikan institusional memiliki dampak negatif terhadap kinerja perusahaan.Variabel kontrol seperti ukuran, usia, dan leverage perusahaan tidak berpengaruh signifikan.Model penelitian ini memiliki kekuatan penjelasan yang terbatas, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi kinerja perusahaan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh faktor eksternal seperti kondisi makroekonomi dan regulasi pemerintah terhadap kinerja perusahaan sektor Bahan Dasar. Selain itu, studi ini dapat dikembangkan dengan memperluas cakupan industri untuk membandingkan hasil antar sektor. Terakhir, penelitian dapat menggunakan indikator kinerja keuangan alternatif seperti Return on Equity (ROE) atau Tobins Q untuk memperkaya analisis kinerja perusahaan.

Read online
File size349.6 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test