YMPNYMPN

Journal of Language, Literature, Social and Cultural StudiesJournal of Language, Literature, Social and Cultural Studies

Studi ini menginvestigasi persepsi, sikap, dan pola penggunaan mahasiswa EFL (English as a Foreign Language) Turki terhadap penggunaan ChatGPT dan kamus online dalam pembelajaran kolokasi bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dari 27 peserta, termasuk mahasiswa tingkat dasar dan pascasarjana. Hasil menunjukkan bahwa meskipun kamus online tetap menjadi sumber utama dan paling dipercaya untuk memeriksa pola gramatikal dan mendapatkan definisi yang dapat diandalkan, ChatGPT semakin dianggap sebagai alat bantu berharga untuk tugas produksi berbasis teks. Namun, peserta menilai kamus online lebih baik dalam hal keandalan dan kemudahan penggunaan, sementara ChatGPT dianggap lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis dan berbicara karena kemampuannya memberikan umpan balik personal dan contoh kontekstual. Meskipun manfaat AI, pembelajar menunjukkan pendekatan hati-hati, sering menggunakan ChatGPT sebagai pengisi celah bukan sumber utama. Studi menyimpulkan bahwa integrasi alat AI tidak menggantikan sumber tradisional tetapi menawarkan kerangka kerja komplementer di mana kamus berfungsi sebagai alat verifikasi dan AI memfasilitasi eksplorasi linguistik.

Studi ini menyimpulkan bahwa penggunaan alat AI seperti ChatGPT tidak menggantikan sumber tradisional seperti kamus online dalam pembelajaran kolokasi, tetapi justru menawarkan kerangka kerja komplementer.Kamus online berfungsi sebagai alat verifikasi, sementara AI seperti ChatGPT memfasilitasi eksplorasi linguistik melalui umpan balik personal dan contoh kontekstual.Implikasi pedagogis menyarankan bahwa pendidik perlu memberikan pelatihan eksplisit tentang cara memanfaatkan kedua alat ini untuk mendorong pembelajaran kolokasi yang mandiri dan sadar konteks.

Untuk memperluas pemahaman tentang efektivitas alat AI dalam pembelajaran kolokasi, penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi dengan sampel yang lebih besar dan beragam, termasuk peserta dari latar belakang pendidikan yang berbeda. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi perbedaan persepsi dan penggunaan antara laki-laki dan perempuan dalam konteks pembelajaran kolokasi, mengingat ketidakseimbangan gender dalam studi ini. Terakhir, studi longitudinal yang memantau dampak jangka panjang penggunaan alat AI seperti ChatGPT atau kamus online pada keterampilan produksi bahasa (menulis dan berbicara) akan memberikan wawasan lebih dalam tentang efektivitas alat-alat ini dalam konteks pembelajaran jangka panjang.

  1. The Effect of Using ChatGPT as a Learning Technology on EFL Students’ Vocabulary Mastery | Jurnal... doi.org/10.55606/jurribah.v4i1.5193The Effect of Using ChatGPT as a Learning Technology on EFL StudentsAo Vocabulary Mastery Jurnal doi 10 55606 jurribah v4i1 5193
  2. What lexical information do L2 learners select in a CALL dictionary and how does it affect word retention?.... scholarspace.manoa.hawaii.edu/handle/10125/25073What lexical information do L2 learners select in a CALL dictionary and how does it affect word retention scholarspace manoa hawaii edu handle 10125 25073
Read online
File size489.04 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test