UNIVSMUNIVSM
Lex MandiriLex MandiriPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan batasan tanggung jawab hukum pengembang (developer) serta pelaku usaha pengguna aplikasi Artificial Intelligence (AI) dalam transaksi e-commerce, serta mengkaji mekanisme pengalihan tanggung jawab hukum (shifting liability) melalui hak regres jika terjadi wanprestasi atau perbuatan melawan hukum akibat malafungsi sistem algoritma otonom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan sistem hukum positif Indonesia (KUHPerdata dan UU ITE), AI berstatus sebagai objek hukum dan dikategorikan sebagai Agen Elektronik. Pelaku usaha memikul tanggung jawab hukum utama (primary liability) di hadapan konsumen atas dasar doktrin risk-distribution dan vicarious liability. Namun, pelaku usaha dapat mengalihkan tanggung jawab hukum secara internal kepada pengembang melalui gugatan regres berbasis wanprestasi SLA atau strict product liability atas cacat algoritma (defective software). Pertanggungjawaban pengembang dibatasi oleh pembelaan modifikasi ilegal, kesalahan data input operasional, dan risiko pengembangan (development risk defence). Kesimpulannya, pembagian liabilitas siber harus diterapkan secara proporsional guna menjamin kepastian hukum, perlindungan konsumen, dan keberlanjutan inovasi teknologi digital di Indonesia.
Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa dalam hukum positif Indonesia (KUHPerdata dan UU ITE), Artificial Intelligence (AI) berstatus sebagai objek hukum dan Agen Elektronik.Tanggung jawab hukum lini pertama (primary liability) secara eksternal kepada konsumen atas wanprestasi maupun PMH akibat malafungsi AI tetap dibebankan kepada Pelaku Usaha Pengguna AI (merchant/PSE) atas dasar risk-distribution theory dan vicarious liability (Pasal 21 UU ITE Jo.Kendati demikian, pelaku usaha memiliki hak hukum untuk melakukan pengalihan tanggung jawab (shifting liability) kepada Pengembang (Developer) AI secara internal melalui Gugatan Hak Regres berbasis wanprestasi SLA atau strict product liability, dengan syarat mampu membuktikan cacat algoritma melalui forensik digital.Pertanggungjawaban pengembang dibatasi secara tegas oleh pembelaan modifikasi ilegal, kesalahan input operasional, dan risiko pengembangan (development risk defence).
Untuk menjamin kepastian hukum, perlindungan konsumen, dan keberlanjutan inovasi teknologi digital di Indonesia, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan kajian hukum pembuktian siber formil. Khususnya, standar penerimaan bukti forensik digital dalam membedah algoritma black box di persidangan perdata. Selain itu, perlu ada inisiatif undang-undang khusus pemanfaatan AI (AI Act Indonesia) yang mengatur pembagian liabilitas siber secara rinci dan mewajibkan skema Asuransi Wajib Teknologi (mandatory AI insurance) bagi platform digital berskala besar. Pelaku usaha dan penyedia platform juga disarankan untuk menerapkan audit algoritma berkala, mengintegrasikan kendali manusia (human-in-the-loop), serta menyusun klausula alih tanggung jawab dan SLA yang presisi dengan pengembang.
| File size | 281.16 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVSMUNIVSM Pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum merupakan kegiatan menyediakan tanah dengan cara memberi ganti kerugian yang layak dan adil kepadaPengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum merupakan kegiatan menyediakan tanah dengan cara memberi ganti kerugian yang layak dan adil kepada
IISTRIISTR Masa depan manajemen pemasaran kemungkinan akan bergantung pada seberapa efektif organisasi menyeimbangkan otonomi AI dengan pengawasan manusia. Alih-alihMasa depan manajemen pemasaran kemungkinan akan bergantung pada seberapa efektif organisasi menyeimbangkan otonomi AI dengan pengawasan manusia. Alih-alih
POLBANGTAN BOGORPOLBANGTAN BOGOR Niat beli responden lebih banyak ditentukan oleh penilaian personal, pemahaman produk, dan kemudahan dalam memperoleh serta menggunakan stevia dibandingkanNiat beli responden lebih banyak ditentukan oleh penilaian personal, pemahaman produk, dan kemudahan dalam memperoleh serta menggunakan stevia dibandingkan
POLBANGTAN BOGORPOLBANGTAN BOGOR Penelitian ini menunjukkan bahwa rancangan sistem PLTS hidroponik rakit apung skala mikro dapat secara efektif menyediakan energi yang dibutuhkan untukPenelitian ini menunjukkan bahwa rancangan sistem PLTS hidroponik rakit apung skala mikro dapat secara efektif menyediakan energi yang dibutuhkan untuk
KAHURIPANKAHURIPAN Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei melalui kuesioner berbasis Google Form yang diisi oleh 25 responden mahasiswa UNIMEDMenggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei melalui kuesioner berbasis Google Form yang diisi oleh 25 responden mahasiswa UNIMED
POLBANGTAN BOGORPOLBANGTAN BOGOR Performa AKA lebih baik dibandingkan KUB. Penggunaan tepung maggot BSF dengan kandungan 7,5% tidak meningkatkan performa ayam kampung asli (AKA) dan ayamPerforma AKA lebih baik dibandingkan KUB. Penggunaan tepung maggot BSF dengan kandungan 7,5% tidak meningkatkan performa ayam kampung asli (AKA) dan ayam
POLBANGTAN BOGORPOLBANGTAN BOGOR Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi ini tidak hanya meningkatkan loyalitas pelanggan, tetapi juga memberikan fleksibilitas dan efisiensiHasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi ini tidak hanya meningkatkan loyalitas pelanggan, tetapi juga memberikan fleksibilitas dan efisiensi
UNISKAUNISKA Tanggung jawab pelaku usaha selain tanggung jawab mutlak (strict product liability) juga terhadap contractual liability (tanggung jawab yang didasarkanTanggung jawab pelaku usaha selain tanggung jawab mutlak (strict product liability) juga terhadap contractual liability (tanggung jawab yang didasarkan
Useful /
STAISAMSTAISAM Konten yang dibuat oleh akun ini tidak hanya bersifat promosi, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan audiens melalui bahasa yang santai danKonten yang dibuat oleh akun ini tidak hanya bersifat promosi, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan audiens melalui bahasa yang santai dan
STAISAMSTAISAM Rekomendasi termasuk peningkatan literasi digital, pengembangan algoritma yang lebih etis, serta kesadaran pengguna dalam mengelola penggunaan media sosial.Rekomendasi termasuk peningkatan literasi digital, pengembangan algoritma yang lebih etis, serta kesadaran pengguna dalam mengelola penggunaan media sosial.
UNISKAUNISKA Hasilnya menunjukkan hakim mempertimbangkan faktor sosiologis dan filosofis, memisahkan harta bersama dari harta bawaan, dan membagi harta menjadi duaHasilnya menunjukkan hakim mempertimbangkan faktor sosiologis dan filosofis, memisahkan harta bersama dari harta bawaan, dan membagi harta menjadi dua
UNISKAUNISKA Bahwa terkait nafkah anak majelis hakim mempertimbangkan flame important aspek keberadaan anak berada dalam asuhan siapa. Penerapan hak ex officio hakimBahwa terkait nafkah anak majelis hakim mempertimbangkan flame important aspek keberadaan anak berada dalam asuhan siapa. Penerapan hak ex officio hakim