STIK KENDALSTIK KENDAL

IstifkarIstifkar

Salah satu inovasi media pembelajaran di era digital adalah media pembelajaran berbasis web, salah satunya adalah Google Sites. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengembangan bahan ajar gerakan dan bacaan shalat dalam mata pelajaran PAI menggunakan Google Sites. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (research and development) dengan menggunakan model Borg and Gall. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas bahan ajar pada materi gerakan dan bacaan shalat dapat diklasifikasikan sebagai sangat sesuai kriteria bahan ajar. Hal ini terbukti berdasarkan hasil penilaian validasi oleh ahli materi dengan persentase sebesar 97%. Sementara itu, ahli media memberikan penilaian bahwa penggunaan media Google Sites dalam bahan ajar gerakan dan bacaan shalat dengan hasil penilaian sebesar 74,25%. Pengembangan bahan ajar gerakan dan bacaan shalat menggunakan Google Sites dapat berfungsi secara optimal dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran.

Kualitas bahan ajar pada materi gerakan dan bacaan shalat dapat digolongkan sebagai kriteria bahan ajar yang sangat layak.Kriteria ini terbukti berdasarkan hasil penilaian validasi oleh ahli materi dengan persentase sebesar 97%.Ahli media memberikan penilaian bahwa penggunaan media Google Sites pada bahan ajar materi gerakan dan bacaan shalat dengan hasil penilaian sebesar 74,25%.Pengembangan bahan ajar gerakan dan bacaan shalat menggunakan Google Sites dapat berfungsi secara maksimal.Terbukti dari jumlah peserta didik sebanyak 27 anak, hanya terdapat 2 peserta didik yang hasil post test-nya tidak mencapai KKM.Jumlah rata-rata peserta didik setelah diberikannya bahan ajar gerakan dan bacaan shalat menggunakan Google Sites diperoleh nilai sebesar 87,376 yang berarti pengembangan bahan ajar gerakan dan bacaan shalat dengan menggunakan Google Sites ini terbukti efektif dalam proses pembelajaran.

Dalam penelitian ini, terdapat beberapa saran yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Pertama, pengembangan bahan ajar berbasis teknologi seperti Google Sites dapat diperkaya dengan elemen interaktif seperti permainan (game) atau evaluasi berbasis teka-teki (puzzle) untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik. Kedua, bahan ajar dapat diperluas dengan memasukkan materi tentang keutamaan shalat sunnah, bukan hanya shalat wajib, agar peserta didik lebih memahami manfaat dan hikmah dari setiap jenis shalat. Ketiga, penggunaan media pembelajaran berbasis web seperti Google Sites dapat diintegrasikan dengan sumber daya multimedia lainnya, seperti video atau audio, untuk memperkaya pengalaman belajar peserta didik. Dengan demikian, bahan ajar yang dikembangkan tidak hanya efektif dalam memenuhi kurikulum, tetapi juga mampu meningkatkan motivasi dan pemahaman peserta didik secara menyeluruh.

  1. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNTUK SISWA KELAS VII... doi.org/10.21831/jitp.v3i2.8019PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEB MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNTUK SISWA KELAS VII doi 10 21831 jitp v3i2 8019
  2. Faktor Pemicu Kecemasan Siswa dalam Melakukan Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 | Oktawirawan... ji.unbari.ac.id/index.php/ilmiah/article/view/932Faktor Pemicu Kecemasan Siswa dalam Melakukan Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid 19 Oktawirawan ji unbari ac index php ilmiah article view 932
  3. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web Google Sites pada Pembelajaran IPA Sekolah Dasar | Jurnal... doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3155Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web Google Sites pada Pembelajaran IPA Sekolah Dasar Jurnal doi 10 31004 basicedu v6i4 3155
Read online
File size515.52 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test