STIK KENDALSTIK KENDAL
IstifkarIstifkarPendidikan karakter merupakan aspek penting dari esensi pendidikan. Pasalnya pendidikan karakter didapatkan melalui upaya proses perubahan sikap maupun tingkah laku baik individu maupun kelompok guna mendewasakan manusia melalui tahap pembelajaran dan pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi nilai-nilai karakter dalam kitab Naṣāīḥ al-Ibād karya Syaikh Nawāwī al-Bantānī dengan kurikulum merdeka belajar. Menggunakan metode penelitian kualitatif dan library research penelitian ini menegaskan bahwa; Nilai-nilai pendidikan karakter dalam kitab Naṣāīḥ al-Ibād terfokus pada tiga dimensi: hubungan dengan Allah (rela dan cinta kepada Allah), hubungan dengan diri sendiri (wara dan sabar), dan hubungan dengan sesama masyarakat (kejujuran dan sikap proporsional). Sementara dalam kurikulum merdeka, terdapat enam dimensi, yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, kebhinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.
Nilai-nilai pendidikan karakter dalam Naṣāīḥ al-Ibād terhimpun pada tiga dimensi pembahasan yakni, hubungan dengan Allah yang mencakup sikap rela dan cinta kepada Allah, hubungan dengan diri sendiri mencakup wara (waspada dan selektif) dan sabar, hubungan dengan sesama masyarakat mencakup sikap jujur dan proporsional.Sedangkan pendidikan karakter dalam kurikulum merdeka terdapat enam dimensi.Yakni beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, kebhinekaan gloal, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.Dalam kitab Naṣāiḥ al-Ibād, Syaikh Nawāwī al-Bantānī menjelaskan hubungan dengan Tuhan sejalan dengan dimensi pertama, yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.Implikasinya adalah membentuk akhlak mulia terhadap hubungan ketuhanan, sesama, dan alam.Cinta dan rela kepada Allah membawa tanggung jawab pada siswa.Dalam hubungan dengan diri sendiri, mencakup wara dan sabar, yang terkait dengan dimensi pertama, ketiga, dan keempat.Siswa yang wara akan mengamalkan keyakinannya dengan kolaborasi, peduli, dan regulasi diri, menunjukkan kemandirian.Hubungan dengan sesama atau khalayak umum dijelaskan melalui kejujuran dan sikap proporsional.Siswa diharapkan memiliki kemampuan bernalar kritis, mampu mengolah informasi secara objektif, menganalisis, mengevaluasi, dan menyimpulkan informasi dengan jujur dan proporsional.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada integrasi nilai-nilai pendidikan karakter dari kitab-kitab turath lainnya ke dalam kurikulum pendidikan modern, seperti kurikulum merdeka. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak implementasi nilai-nilai tradisional dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya dalam konteks globalisasi. Terakhir, penelitian juga bisa menggali potensi kolaborasi antara pendidikan pesantren dan sekolah umum dalam mengembangkan kurikulum yang menggabungkan nilai-nilai agama dengan kebutuhan abad ke-21.
| File size | 768.4 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UNRAMUNRAM Berdasarkan hasil penggunaan minyak goreng bekas untuk membuat lilin aromaterapi di desa Dukuh Pakis, dapat diasumsikan bahwa inisiatif ini tidak hanyaBerdasarkan hasil penggunaan minyak goreng bekas untuk membuat lilin aromaterapi di desa Dukuh Pakis, dapat diasumsikan bahwa inisiatif ini tidak hanya
UMIUMI Hasil penelitian menunjukkan bahwa peta belajar, jelajah tiga kurikulum, matriks lima lensa, Case Lab, kuis formatif, dan refleksi membentuk alur yangHasil penelitian menunjukkan bahwa peta belajar, jelajah tiga kurikulum, matriks lima lensa, Case Lab, kuis formatif, dan refleksi membentuk alur yang
KAHURIPANKAHURIPAN Wawancara siswa semakin mendukung temuan ini, menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, motivasi, dan kenyamanan dalam berbicara di depan kelas, bahkanWawancara siswa semakin mendukung temuan ini, menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, motivasi, dan kenyamanan dalam berbicara di depan kelas, bahkan
KAHURIPANKAHURIPAN Oleh karena itu, pengembangan model pembelajaran berbasis new media dan multimedia perlu didukung dengan pelatihan guru, kebijakan pendidikan yang progresif,Oleh karena itu, pengembangan model pembelajaran berbasis new media dan multimedia perlu didukung dengan pelatihan guru, kebijakan pendidikan yang progresif,
STIK KENDALSTIK KENDAL Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas bahan ajar pada materi gerakan dan bacaan shalat dapat diklasifikasikan sebagai sangat sesuai kriteria bahanHasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas bahan ajar pada materi gerakan dan bacaan shalat dapat diklasifikasikan sebagai sangat sesuai kriteria bahan
STIK KENDALSTIK KENDAL Pendidikan karakter yang diterapkan di SMP Muhammadiyah 1 Semarang belum dapat dikatakan berhasil karena kendala dari lingkungan keluarga dan masyarakatPendidikan karakter yang diterapkan di SMP Muhammadiyah 1 Semarang belum dapat dikatakan berhasil karena kendala dari lingkungan keluarga dan masyarakat
KAHURIPANKAHURIPAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditetapkan dalam kebijakan dokumen kurikulum dan secara operasional dilaksanakan melalui kegiatan perencanaan, pelaksanaanHasil penelitian menunjukkan bahwa ditetapkan dalam kebijakan dokumen kurikulum dan secara operasional dilaksanakan melalui kegiatan perencanaan, pelaksanaan
KAHURIPANKAHURIPAN Selain itu, para pendidik juga perlu mengintegrasikan bahan ajar pada mata pelajaran yang diampunya dengan program pendidikan karakter tersebut. DenganSelain itu, para pendidik juga perlu mengintegrasikan bahan ajar pada mata pelajaran yang diampunya dengan program pendidikan karakter tersebut. Dengan
Useful /
UMIUMI Ditemukan tiga belas LMUs, dengan LMU 1 (Desa Sigarang-garang) dan LMU 2 (Desa Sukanalu) mewakili area pertanian yang terkena dampak letusan. Di bawahDitemukan tiga belas LMUs, dengan LMU 1 (Desa Sigarang-garang) dan LMU 2 (Desa Sukanalu) mewakili area pertanian yang terkena dampak letusan. Di bawah
UMIUMI Untuk pengembangan masa depan, disarankan dilakukan pengukuran kuantitatif perubahan pengetahuan untuk mendapatkan data yang lebih komprehensif mengenaiUntuk pengembangan masa depan, disarankan dilakukan pengukuran kuantitatif perubahan pengetahuan untuk mendapatkan data yang lebih komprehensif mengenai
KAHURIPANKAHURIPAN Kemampuan emosional, sosial, dan etis sangat penting dalam membentuk karakter warga negara. Secara singkat, tantangan globalisasi membutuhkan upaya untukKemampuan emosional, sosial, dan etis sangat penting dalam membentuk karakter warga negara. Secara singkat, tantangan globalisasi membutuhkan upaya untuk
KAHURIPANKAHURIPAN Data survei penelitian ini terdiri dari skor lembar observasi motivasi belajar serta hasil tes dari perbedaan pre-test dan post-test. Hasil penelitianData survei penelitian ini terdiri dari skor lembar observasi motivasi belajar serta hasil tes dari perbedaan pre-test dan post-test. Hasil penelitian