KAHURIPANKAHURIPAN
JURNAL KOULUTUSJURNAL KOULUTUSTujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa berdasarkan gaya kognitif. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis deskritif. Subjek dalam penelitian adalah empat siswa. Dua siswa Field Independent dan dua siswa Field Dependent dari jumlah keseluruhan 24 siswa di kelas VII-B SMP Muhammadiyah 2 Batu. Pemilihan subjek ini dipilih berdasarkan GEFT dan pertimbangan guru yang diklasifikasikan berdasarkan kemampun tinggi dan rendah. Metode pengumpulan data yaitu berdasarkan GEFT, tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam berpikir kritis berdasarkan gaya kognitif dalam menyelesaikan masalah berdasarkan indikator berpikir kritis menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif Field Independent tinggi mampu menyelesaikan masalah dengan baik sedangkan siswa dengan gaya kognitif Field Independent rendah hanya beberapa indikator yang memenuhi indikator berpikir kritis. Selanjutnya untuk siswa dengan gaya kogintif Field Dependent tinggi dalam menyelesaikan masalah berdasarkan indikator berpikir kritis masih keliru dalam mengoperasikan masalah dan hanya beberapa indikator berpikir kritis yang memenuhi sedangkan siswa dengan gaya kognitif Field Dependent rendah belum mampu menyelesaikan masalah. Hal ini karena siswa dengan gaya kognitif Field Dependent rendah belum memahami masalah dengan baik sehingga dalam menyelesaikan masalah subjek Field Dependent masih keliru.
Siswa dengan gaya kognitif Field Independent tinggi mampu menyelesaikan masalah dengan baik, sedangkan siswa Field Independent rendah hanya memenuhi beberapa indikator berpikir kritis.Siswa Field Dependent tinggi masih keliru dalam mengoperasikan masalah, dan siswa Field Dependent rendah belum mampu menyelesaikan masalah.Faktor utama adalah kurangnya pemahaman siswa terhadap masalah, terutama pada siswa dengan gaya kognitif Field Dependent rendah.
1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi pembelajaran khusus untuk siswa dengan gaya kognitif Field Dependent agar meningkatkan pemahaman mereka terhadap masalah matematika. 2. Studi lebih mendalam tentang dampak metode GEFT dalam mengidentifikasi gaya kognitif siswa dan efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis. 3. Penelitian perlu dilakukan pada populasi yang lebih luas untuk memvalidasi hasil penelitian ini dan mengidentifikasi faktor-faktor lain yang memengaruhi kemampuan berpikir kritis siswa.
- DOI Name 10.1017 Values. name values index type timestamp data serv crossref namespace admin handle create... doi.org/10.1017DOI Name 10 1017 Values name values index type timestamp data serv crossref namespace admin handle create doi 10 1017
- Field Dependence/Independence, Impulsivity/Reflectivity, Gender, and Cloze Test Performance of Iranian... doi.org/10.19044/esj.2016.v12n8p408Field Dependence Independence Impulsivity Reflectivity Gender and Cloze Test Performance of Iranian doi 10 19044 esj 2016 v12n8p408
- Berpikir kritis siswa ditinjau dari gaya kognitif visualizer dan verbalizer dalam menyelesaikan masalah... jurnalbeta.ac.id/index.php/betaJTM/article/view/109Berpikir kritis siswa ditinjau dari gaya kognitif visualizer dan verbalizer dalam menyelesaikan masalah jurnalbeta ac index php betaJTM article view 109
| File size | 382.92 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
IPIP Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa yang teridentifikasi dari hasil observasi awal, di mana lebih dari 60%Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa yang teridentifikasi dari hasil observasi awal, di mana lebih dari 60%
KAHURIPANKAHURIPAN Pendekatan ini juga mendorong terwujudnya lingkungan belajar yang kolaboratif, fleksibel, dan berpusat pada peserta didik. Namun demikian, efektivitasPendekatan ini juga mendorong terwujudnya lingkungan belajar yang kolaboratif, fleksibel, dan berpusat pada peserta didik. Namun demikian, efektivitas
KAHURIPANKAHURIPAN Namun, siswa juga menghadapi beberapa kendala, seperti kesulitan memahami pengucapan dan keterbatasan kosakata. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkanNamun, siswa juga menghadapi beberapa kendala, seperti kesulitan memahami pengucapan dan keterbatasan kosakata. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan
KAHURIPANKAHURIPAN Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu huruf dan gambar dengan pendekatanData dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu huruf dan gambar dengan pendekatan
KAHURIPANKAHURIPAN Subjek penelitian terdiri dari 6 siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di kelas VIII. Jenis instrumen penelitianSubjek penelitian terdiri dari 6 siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di kelas VIII. Jenis instrumen penelitian
KAHURIPANKAHURIPAN Jika semua pihak terlibat dalam upaya untuk meningkatkan minat baca siswa melalui budaya literasi, termasuk dinas pendidikan, kepala sekolah, guru, danJika semua pihak terlibat dalam upaya untuk meningkatkan minat baca siswa melalui budaya literasi, termasuk dinas pendidikan, kepala sekolah, guru, dan
KAHURIPANKAHURIPAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Samiyah wa Syafawiyah dalam mengajar bahasa Arab di kelas II MTs Putra Al-Ishlahuddiny Kediri berdasarkanHasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Samiyah wa Syafawiyah dalam mengajar bahasa Arab di kelas II MTs Putra Al-Ishlahuddiny Kediri berdasarkan
KAHURIPANKAHURIPAN Keseluruhan data digunakan untuk menentukan ketercapaian tujuan penelitian. Di samping itu, temuan dalam penelitian ini mengindikasikan bahwa terjadi peningkatanKeseluruhan data digunakan untuk menentukan ketercapaian tujuan penelitian. Di samping itu, temuan dalam penelitian ini mengindikasikan bahwa terjadi peningkatan
Useful /
IPIP Kontekstualisasi pembelajaran dalam kerangka kearifan lokal tidak hanya memperkaya aspek kognitif, tetapi juga memperkuat apresiasi budaya, nilai moral,Kontekstualisasi pembelajaran dalam kerangka kearifan lokal tidak hanya memperkaya aspek kognitif, tetapi juga memperkuat apresiasi budaya, nilai moral,
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Artikel ini memberikan kontribusi positif dalam memahami teori dan praktik penerapan hukum perdata internasional dalam konteks hubungan ketenagakerjaanArtikel ini memberikan kontribusi positif dalam memahami teori dan praktik penerapan hukum perdata internasional dalam konteks hubungan ketenagakerjaan
KAHURIPANKAHURIPAN Teknik pengumpulan data yang dipergunakan ialah observasi, tes, serta dokumentasi. Pada pra siklus nilai rata-rata kelas 65,6, di siklus I menjadi 72,2Teknik pengumpulan data yang dipergunakan ialah observasi, tes, serta dokumentasi. Pada pra siklus nilai rata-rata kelas 65,6, di siklus I menjadi 72,2
KAHURIPANKAHURIPAN Hasil angket respon peserta didik terhadap instrumen tes memiliki rata-rata persentase sebesar 85% pada kriteria sangat layak. Kepraktisan instrumen tesHasil angket respon peserta didik terhadap instrumen tes memiliki rata-rata persentase sebesar 85% pada kriteria sangat layak. Kepraktisan instrumen tes