KAHURIPANKAHURIPAN

JURNAL KOULUTUSJURNAL KOULUTUS

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hasil validasi ahli dan praktikalitas alat uji kemampuan literasi sains yang digunakan siswa kelas X di SMA Negri 4 Medan efektif atau tidak. Metode penelitian dan pengembangan (R&D) adalah metode penelitian yang digunakan untuk membuat produk tertentu, dan model pengembangan 4D digunakan untuk menguji efektivitas produk tersebut. Produk tersebut terdiri dari tahap : Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 59 peserta didik dalam dua kelas dan 4 orang validator ahli. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu (1) wawancara, (2) angket respon peserta didik, dan (3) validasi instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen tes yang dirancang untuk mengukur tingkat literasi sains siswa tentang materi ikatan kimia layak untuk digunakan. Hasil validasi ahli terhadap butir soal instrumen menghasilkan nilai persentase rata-rata sebesar 85% dengan kriteria sangat layak, dan uji validitas skala Aikens V rata-rata sebesar 0,807 dengan kriteria validitas sangat tinggi. Hasil angket respon peserta didik terhadap instrumen tes memiliki rata-rata persentase sebesar 85% pada kriteria sangat layak. Kepraktisan instrumen tes dengan hasil rata-rata persentase kepraktisan instrumen tes yang didapatkan yaitu sebesar 81.6% termasuk kriteria praktis.

Validasi ahli terhadap bagian soal instrumen menunjukkan nilai persentase rata-rata sebesar 85% dengan kriteria yang sangat layak.Selain itu, uji validitas skala Aikens V rata-rata sebesar 0,807 dengan kriteria validitas yang sangat tinggi.Lembar angket jawaban peserta didik menunjukkan betapa praktisnya instrumen tes.Persentase rata-rata 81,6% peserta didik mencapai kriteria praktis (79% peserta didik mencapai kriteria praktis, yaitu 22 siswa, dan 21% peserta didik mencapai kriteria sangat praktis, yaitu 6 siswa), menunjukkan bahwa instrumen tes menarik serta praktis.

Untuk meningkatkan kualitas instrumen tes, peneliti dapat mengembangkan versi digital yang lebih interaktif dengan gambar berkualitas tinggi dan animasi untuk menjelaskan proses pewarnaan kain batik secara visual. Selanjutnya, penelitian lanjutan bisa fokus pada pengujian ulang instrumen dengan sampel yang lebih besar dan beragam, terutama dari daerah lain yang memiliki konteks budaya berbeda. Terakhir, peneliti dapat mengeksplorasi integrasi konteks lokal lain seperti seni kerajinan tradisional dalam materi kimia untuk memperkaya pemahaman siswa tentang aplikasi konsep ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

Read online
File size294.98 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test