KAHURIPANKAHURIPAN
JURNAL KOULUTUSJURNAL KOULUTUSBahasa adalah sistem tanda bunyi yang dipergunakan oleh manusia yang dikeluarkan dari alat ucap manusia untuk berinteraksi, bekerja dan mengenali diri seperti pada keahlian menulis. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis surat pribadi siswa kelas V SD Negeri Karangrejo 02 Semarang dengan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukan persentase ketuntasan siswa di siklus I 56,53% dan ketuntasan siswa siklus II meningkat menjadi 86,95%. Penggunaan model PjBL ini mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar mengajar serta dalam aktivitas pemecahan masalah. Selain itu, peserta didik menunjukan adanya keterlibatan yang lebih baik saat pembelajaran berlangsung yang berdampak positif pada perkembangan kemampuan mereka dalam menulis surat pribadi.
Penggunaan metode PjBL sudah berhasil efektif serta efisien dalam meningkatkan kemampuan menulis surat pribadi.Pemahaman dalam pemilihan contoh setiap kelompok dapat meningkatkan pemahaman peserta didik tentang struktur unsur pada surat pribadi, serta sangat memperkaya pemilihan bahasa yang telah digunakan dalam isi surat untuk menyampaikan pesan yang akan diutarakan di dalam surat pribadi.Penggunaan metode PjBL bisa meningkatkan kualitas dalam proses pembelajaran menulis surat pribadi pada siswa kelas V SD Negeri Karangrejo 02, hal ini bisa dilihat hasil observasi aspek keaktifan saat belajar mengajar dari siklus I serta siklus II.Di siklus I rata-rata siswa yang tuntas 56,53% sementara di siklus II meningkat menjadi 86,95%.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi digital dalam model PjBL untuk meningkatkan kreativitas menulis surat di lingkungan pembelajaran jarak jauh. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak jangka panjang metode ini terhadap perkembangan kemampuan komunikasi tertulis siswa di berbagai tingkat kelas. Terakhir, peneliti dapat mengevaluasi perbandingan efektivitas PjBL dengan metode pembelajaran tradisional dalam konteks meningkatkan kemampuan menulis surat resmi maupun pribadi.
| File size | 361.26 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
KAHURIPANKAHURIPAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN 1 Sukamanah setelah menggunakan LKPD berbasis model CPS terbagi dalam kategoriHasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SDN 1 Sukamanah setelah menggunakan LKPD berbasis model CPS terbagi dalam kategori
IPIP Respon siswa terhadap LKPD juga sangat positif dengan skor rata-rata 85%. Efektivitas LKPD diuji melalui hasil pretest dan posttest, menunjukkan peningkatanRespon siswa terhadap LKPD juga sangat positif dengan skor rata-rata 85%. Efektivitas LKPD diuji melalui hasil pretest dan posttest, menunjukkan peningkatan
KAHURIPANKAHURIPAN Peningkatan ini terlihat dari penyampaian ide yang lebih terorganisir, penggunaan bahasa tubuh, intonasi, dan kontak mata yang lebih baik, serta perkembanganPeningkatan ini terlihat dari penyampaian ide yang lebih terorganisir, penggunaan bahasa tubuh, intonasi, dan kontak mata yang lebih baik, serta perkembangan
KAHURIPANKAHURIPAN Studi kasus ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah seorang tutor dan dua orang peserta kursus di spot Ngampel,Studi kasus ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah seorang tutor dan dua orang peserta kursus di spot Ngampel,
KAHURIPANKAHURIPAN Ketuntasan pada pra siklus 56%, siklus I menjadi 76% serta siklus II meningkat menjadi 92%. Hasil studi ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaranKetuntasan pada pra siklus 56%, siklus I menjadi 76% serta siklus II meningkat menjadi 92%. Hasil studi ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran
KAHURIPANKAHURIPAN Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Penelitian ini terdiri dari pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. Pada saat prasiklus nilai rerata pesertaAnalisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Penelitian ini terdiri dari pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. Pada saat prasiklus nilai rerata peserta
KAHURIPANKAHURIPAN Penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap siswa, pemanfaatan berbagai metode pembelajaran, sinergi antar guru, dan pengembanganPenelitian ini menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap siswa, pemanfaatan berbagai metode pembelajaran, sinergi antar guru, dan pengembangan
KAHURIPANKAHURIPAN Bangkalan Kab. Bangkalan. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahapBangkalan Kab. Bangkalan. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap
Useful /
IPIP Pendekatan terintegrasi ini menawarkan model pedagogis yang efisien dan holistik, namun memerlukan pelatihan guru, adaptasi kurikulum, dan pengembanganPendekatan terintegrasi ini menawarkan model pedagogis yang efisien dan holistik, namun memerlukan pelatihan guru, adaptasi kurikulum, dan pengembangan
PARAMADINAPARAMADINA Mak Domu tidak hanya menjadi sosok penjaga keharmonisan rumah tangga, tetapi juga menunjukkan kekuatan dalam menentang stereotip dan memperjuangkan hak-haknya.Mak Domu tidak hanya menjadi sosok penjaga keharmonisan rumah tangga, tetapi juga menunjukkan kekuatan dalam menentang stereotip dan memperjuangkan hak-haknya.
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Kasus perselisihan hubungan industrial antara PT Hevilift Aviation Indonesia dan Joel Raymundo Alviar memberikan gambaran jelas tentang kompleksitas hukumKasus perselisihan hubungan industrial antara PT Hevilift Aviation Indonesia dan Joel Raymundo Alviar memberikan gambaran jelas tentang kompleksitas hukum
KAHURIPANKAHURIPAN Hambatan utama meliputi perbedaan kemampuan siswa, kurangnya keberanian siswa untuk meniru secara individual karena takut salah, kurangnya jam pelajaranHambatan utama meliputi perbedaan kemampuan siswa, kurangnya keberanian siswa untuk meniru secara individual karena takut salah, kurangnya jam pelajaran