KAHURIPANKAHURIPAN

JURNAL KOULUTUSJURNAL KOULUTUS

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan . Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada lembaga pendidikan di SD IIS PSM Kediri. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan keabsahan data yang digunakan melalui ketekunan pengamatan, diskusi dengan teman sejawat, trianggulasi sumber, metode dan waktu. Adapun hasil penelitin dari adalah terwujudnya nilai karakter islami yang membudaya di lingkungan sekolah melalui pembiasaan sehari-hari. Pengadaan rapor Syafawi untuk mengontrol pelaksanaan religious culture menjadi penguat bagi siswa untuk melaksanakan religious culture berupa pelaksanaan adab-adab di seluruh ruangan di sekolah. Religious culture juga menjadi salah satu prioritas sekolah yang membuat sekolah tersebut berbeda dengan sekolah lainnya hingga menarik minat pasar pendidikan yang dapat dibuktikan dari hasil survey menunjukkan 90% walimurid memilih sekolah tersebut karena memiliki pengembangan kurikulum relious culture.

Pendekatan pengembangan kurikulum rekonstruksi social di SD IIS PSM Kediri dikemas dengan konsep religious culture yang mana membudayakan nilai-nilai agama yang diperoleh siswa dari hasil pembelajaran di sekolah dan kebudayaan yang berkembang dan berlaku di masyarakat agar menjadi bagian yang menyatu dalam perilaku siswa sehari-hari dalam lingkungan sekolah atau masyarakat.Dengan adanya pengembangan kurikulum berbasis religious culture ini diperoleh data bahwa 90% responden menyampaikan adanya perubahan karakter siswa ke arah yang lebih positif.Desain dari kurikulum ini mengaplikasikan pada konsep secara menyeluruh yakni melalui program pembelajaran di dalam kelas dan di luar kelas menerapkan adab-adab islami dengan ditunjang penambahan mape relig seperti akdah akhlaq, fiqih, bahasa arab, dll.Sedangkan dalam proses berjalannya pengembangan kurikulum berbasis religious culture di SD IIS SM Kediri selalu dimonitoring standarnya melalui syafawi report, character report, dan TMQ oleh manajemen pihak sekolah sehingga berjalannya pengembangan kurikulum selalu ada peningkatan ke arah yang lebih baik dan memenuhi standar pencapaian yang diharapkan pihak sekolah.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang pengembangan kurikulum berbasis religious culture terhadap perilaku siswa setelah lulus sekolah. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas integrasi teknologi dalam pembelajaran religius untuk meningkatkan partisipasi siswa. Terakhir, penelitian bisa mengeksplorasi perbandingan metode monitoring seperti rapor Syafawi dan Character Report dengan pendekatan lain untuk mengidentifikasi yang paling efisien dalam mendorong implementasi religious culture.

Read online
File size256.25 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test