KAHURIPANKAHURIPAN
JURNAL KOULUTUSJURNAL KOULUTUSTujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui pengembangan profesionalisme guru dalam pembelajaran kurikulum merdeka. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif. Data diperoleh dengan obervasi dan wawancara kepada guru. Kurikulum merdeka yang diterapkan pada SMK Negeri 3 Balikpapan ditekankan pada mata pelajaran. Support dari organisasi profesional sangat menunjang guru dalam persiapan pembelajaran pelaksanaan kurikulum merdeka. Guru mendapatkan pelatihan pembelajaran kurikulum merdeka, inti dari kurikulum merdeka yakni Kurikulum Merdeka hadir untuk menyempurnakan implementasi Kurikulum. Implementasi di SMK Negeri 3 Balikpapan pada kurikulum merdeka belajar untuk guru mengejar ketertinggalan didalam literasi dan numerasi. Bagi siswa kurikulum merdeka dapat memberikan solusi untuk penyempurnaan kurikulum, sebelum kurikulum dapat dilaksanakan secara bertahap disesuaikan dengan kesiapan sekolah masing-masing.
Guru juga memiliki peran penting dalam pendidikan, bahkan sumber daya pendidikan lain yang memadai sering kali kurang berarti apabila tidak disertai dengan kualitas guru yang memadai, dengan kata lain guru adalah ujung tombak dalam upaya peningkatan kualitas layanan dan hasil pendidikan.Kurikulum merdeka menurut Kasrini selaku guru mata pelajaran di SMK Negeri 3 Balikpapan dan setelah melakukan pelatihan selama ini kurikulum merdeka itu ditekankan pada kebebasan dari guru yang mengampu ke pembelajaran yaitu Bahasa Indonesia.Misalnya, semua tema itukan biasanya banyak dalam satu buku, kita wajib mengajarkan semua.Tetapi, ada juga guru itu yang lebih menonjolkan dengan keterampilan menulisnya.Jadi SMK 3 telah menerapkan kurikulum merdeka dari tahun 2021 kita sudah pelatihan, dan ini kelanjutannya sudah 2 tahun ini kita memakai kurikulum merdeka.
Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mengembangkan profesionalisme guru, perlu ada upaya kolaboratif antara guru, sekolah, dan organisasi profesional. Sekolah dapat menyediakan pelatihan dan dukungan yang memadai bagi guru dalam menerapkan kurikulum merdeka. Selain itu, penting untuk terus mengembangkan keterampilan mengajar guru agar dapat memberikan pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Dengan demikian, kurikulum merdeka dapat memberikan solusi bagi penyempurnaan kurikulum dan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
| File size | 308.67 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STIK KENDALSTIK KENDAL Faktor pendukung meliputi visi sekolah, kurikulum, peran guru, fasilitas, dan partisipasi orang tua, sedangkan faktor penghambat mencakup kesadaran siswa,Faktor pendukung meliputi visi sekolah, kurikulum, peran guru, fasilitas, dan partisipasi orang tua, sedangkan faktor penghambat mencakup kesadaran siswa,
KAHURIPANKAHURIPAN Penelitian memakai metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikanPenelitian memakai metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan
KAHURIPANKAHURIPAN Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Penelitian ini terdiri dari pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. Pada saat prasiklus nilai rerata pesertaAnalisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Penelitian ini terdiri dari pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. Pada saat prasiklus nilai rerata peserta
KAHURIPANKAHURIPAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Metode pengumpulan data dengan dokumentasi terkait pembinaan profesionalismeMetode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Metode pengumpulan data dengan dokumentasi terkait pembinaan profesionalisme
KAHURIPANKAHURIPAN Dalam penelitian ini, sampel yang digunakan adalah murid-murid dari SD Negeri 2 Koreak. Terdapat 15 siswa dari kelas 5 yang menjadi subjek penelitian,Dalam penelitian ini, sampel yang digunakan adalah murid-murid dari SD Negeri 2 Koreak. Terdapat 15 siswa dari kelas 5 yang menjadi subjek penelitian,
KAHURIPANKAHURIPAN Di sini, pembinaan kinerja guru digunakan untuk mendukung dan membantu guru meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan disiplin mereka sekaligusDi sini, pembinaan kinerja guru digunakan untuk mendukung dan membantu guru meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan disiplin mereka sekaligus
KAHURIPANKAHURIPAN Berdasarkan hasil penelitian simpulkan bahwa Kawasan Mangrove Desa Balang Baru dapat disebut sebagai ekosistem karena adanya hubungan timbal balik antarBerdasarkan hasil penelitian simpulkan bahwa Kawasan Mangrove Desa Balang Baru dapat disebut sebagai ekosistem karena adanya hubungan timbal balik antar
KAHURIPANKAHURIPAN Home assignment yang diberikan oleh guru BK di SMP Negeri 3 Panggul adalah jenis home assignment yang bertujuan melibatkan orang tua siswa dalam pengawasanHome assignment yang diberikan oleh guru BK di SMP Negeri 3 Panggul adalah jenis home assignment yang bertujuan melibatkan orang tua siswa dalam pengawasan
Useful /
KAHURIPANKAHURIPAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur lirik lagu pada Spotify dinilai sangat membantu siswa dalam keterampilan berbicara, terutama dalam pengucapan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur lirik lagu pada Spotify dinilai sangat membantu siswa dalam keterampilan berbicara, terutama dalam pengucapan.
STIK KENDALSTIK KENDAL Sehingga dapat dinyatakan variabel X (pembelajaran aqidah akhlak) berpengaruh signifikan terhadap variabel Y (nilai kesopanan siswa). Pada tabel coefficiens,Sehingga dapat dinyatakan variabel X (pembelajaran aqidah akhlak) berpengaruh signifikan terhadap variabel Y (nilai kesopanan siswa). Pada tabel coefficiens,
STIK KENDALSTIK KENDAL Oleh karenanya sabar akan memberikan waktu dan perhatian kepada siswa untuk berinteraksi dengan baik, mengelola emosi mereka, serta belajar bekerja denganOleh karenanya sabar akan memberikan waktu dan perhatian kepada siswa untuk berinteraksi dengan baik, mengelola emosi mereka, serta belajar bekerja dengan
KAHURIPANKAHURIPAN (1) Media video pembelaran dinyatakan sangat baik dengan persen-tasi validitas sebesar 80,5 (2) Hasil belajar peserta didik dinyatakan tuntas dengan rata-rata(1) Media video pembelaran dinyatakan sangat baik dengan persen-tasi validitas sebesar 80,5 (2) Hasil belajar peserta didik dinyatakan tuntas dengan rata-rata