STIK KENDALSTIK KENDAL
IstifkarIstifkarPerhatian terhadap kurikulum formal bagi para praktisi pendidikan menjadi hal utama yang terus diperdebatkan. Perdebatan yang terjadi, bertumpu pada sejauh mana efektifitas dari kurikulum yang secara continue mengalami perubahan. Perhatian terhadap kurikulum formal sebagai basis utama dalam pembentukan karakter anak didik menyita perhatian berbagai kalangan hingga praktisi pendidikan. Padahal, ada hal urgen lain yang menjadikan penunjang tidak kalah penting. Penunjang tersebut terangkum dalam hidden curriculum. Pada titik inilah peneliti akan mengarahkan penelusuran pada praktek daripada hidden curriculum sebagai penunjang yang tidak kalah penting di samping adanya kurikulum formal. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data penelitian mengambil praktek hidden curriculum yang diterapkan pada Lembaga Pendidikan di Semarang. Hasilnya bahwa praktek hidden curriculum menjadi pertimbangan penting dua lembaga pendidikan tersebut dalam pembentukan karakter religius. Perbedaan praktek dan perencanaan di kedua sekolah tersebut, dapat dipahami sebagai pendekatan yang berbeda berdasarkan kebutuhan peserta didik. Selain itu perbedaan visi dan misi sekolah menjadi titik tolak orientasi yang ingin diwujudkan. Sedangkan implikasi yang dihasilkan mendorong peserta didik untuk mempunyai perhatian terhadap aspek sosial, mengajarkan rasa syukur, memiliki pribadi yang disiplin dan nilai-nilai umum lain dari representasi karakter religius.
Kedua sekolah mendasarkan perencanaan hidden curriculum berdasarkan visi misi yang dimiliki sekolah.Visi misi dijadikan sebagai pijakan dalam merancang adanya hidden curriculum.Selanjutnya adalah dengan melaksanakan evaluasi atau mengagendakan rapat.Agenda ini ditujukan untuk menyatukan persepsi dan tujuan seluruh tenaga pendidik serta karyawan agar output yang dihasilkan dapat maksimal.di samping itu perencanaan termasuk di dalamnya melakukan evaluasi tiap tahun dan menjalin kerjasama dengan lembaga kemasyarakatan yang dapat mendukung program-program yang dijalankan.Di samping itu implementasi dari hidden curriculum dari kedua sekolah tersebut memiliki penerjemahan yang berbeda.Namun adanya kecenderungan dan arah yang sama soal aspek yang ingin dituju dalam hal ini pembentukan karakter religius.Penerjemahan yang berbeda ini terlihat dari sejumlah program yang berbeda di masing-masing sekolah.Adapun implikasi yang mengarah pada orientasi dalam setiap program mengarah kepada pembentukan karakter religius yang cukup umum.Orientasi ini berkaitan dengan nilai daripada setiap program yang secara tidak langsung dapat membentuk karakter religius pada anak.Semisal mendorong untuk mempunyai perhatian terhadap aspek sosial, mengajarkan rasa syukur, memiliki pribadi yang disiplin dan nilai-nilai umum lain yang diarahkan dari pengadaan setiap program.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: . . 1. Mengkaji lebih lanjut tentang peran orang tua dalam mendukung implementasi hidden curriculum di sekolah, terutama dalam pembentukan karakter religius anak. Bagaimana orang tua dapat terlibat aktif dalam proses ini dan bagaimana sekolah dapat melibatkan mereka secara efektif.. . 2. Melakukan studi komparatif antara dua sekolah yang menjadi objek penelitian ini dengan sekolah-sekolah lain yang memiliki pendekatan hidden curriculum yang berbeda. Hal ini dapat memberikan pemahaman yang lebih luas tentang variasi dan efektivitas hidden curriculum dalam pembentukan karakter religius.. . 3. Meneliti lebih dalam tentang dampak jangka panjang dari hidden curriculum terhadap karakter religius peserta didik. Bagaimana karakter religius mereka berkembang dan bertahan dalam jangka panjang, serta apakah ada perbedaan antara peserta didik yang mengalami hidden curriculum dengan yang tidak.. . Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang implikasi hidden curriculum dalam pembentukan karakter religius, serta mengembangkan strategi dan praktik pendidikan yang lebih efektif untuk mencapai tujuan tersebut.
| File size | 414.13 KB |
| Pages | 26 |
| DMCA | Report |
Related /
KAHURIPANKAHURIPAN Miskonsepsi terjadi pada tiga tingkat pertama, kecuali relational dan extended abstract. Penelitian ini menyimpulkan Taksonomi SOLO efektif mengidentifikasiMiskonsepsi terjadi pada tiga tingkat pertama, kecuali relational dan extended abstract. Penelitian ini menyimpulkan Taksonomi SOLO efektif mengidentifikasi
KAHURIPANKAHURIPAN Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun integrasi TIK dipersepsikan secara positif oleh siswa, perbedaan dalam implementasinya diSecara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun integrasi TIK dipersepsikan secara positif oleh siswa, perbedaan dalam implementasinya di
STAI MIFDASTAI MIFDA Pendidikan Karakter merupakan hal yang terpenting dalam sebuah kurikulum. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai Pendidikan karakterPendidikan Karakter merupakan hal yang terpenting dalam sebuah kurikulum. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai Pendidikan karakter
STIKKENDALSTIKKENDAL Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi lembaga pendidikan lain yang ingin mengembangkan program literasi yang tidak hanya berfokus pada kemampuanTemuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi lembaga pendidikan lain yang ingin mengembangkan program literasi yang tidak hanya berfokus pada kemampuan
LPKIALPKIA Dalam upaya meningkatkan literasi anak-anak di era digital, pustakawan dihadapkan pada tantangan besar seperti ketertarikan anak-anak terhadap media sosial,Dalam upaya meningkatkan literasi anak-anak di era digital, pustakawan dihadapkan pada tantangan besar seperti ketertarikan anak-anak terhadap media sosial,
STIK KENDALSTIK KENDAL Peran guru PAI sangat penting dalam membentuk karakter islami dan tanggung jawab siswa. Faktor pendukung meliputi visi sekolah, kurikulum, peran guru,Peran guru PAI sangat penting dalam membentuk karakter islami dan tanggung jawab siswa. Faktor pendukung meliputi visi sekolah, kurikulum, peran guru,
KAHURIPANKAHURIPAN Dalam kajian ini, metode-metode pengajaran yang digunakan oleh Rasulullah dan sikap tenaga pendidik sebagai fasilitator peserta didik dalam menunjang keberhasilanDalam kajian ini, metode-metode pengajaran yang digunakan oleh Rasulullah dan sikap tenaga pendidik sebagai fasilitator peserta didik dalam menunjang keberhasilan
KAHURIPANKAHURIPAN Pengembangan guru diartikan sebagai rangkaian dukungan berupa jasa profesional untuk bersama-sama mencapai tujuan pendidikan yang dimaksudkan, kualitasPengembangan guru diartikan sebagai rangkaian dukungan berupa jasa profesional untuk bersama-sama mencapai tujuan pendidikan yang dimaksudkan, kualitas
Useful /
STAI MIFDASTAI MIFDA Pengusaha Muslim lebih cenderung menekankan pentingnya etika bisnis dan nilai-nilai moral dalam menjalankan usahanya. Penelitian ini memberikan kontribusiPengusaha Muslim lebih cenderung menekankan pentingnya etika bisnis dan nilai-nilai moral dalam menjalankan usahanya. Penelitian ini memberikan kontribusi
KAHURIPANKAHURIPAN Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami proses yang ditempuh oleh SKB Kabupaten Serang dalam mendapatkan dan mempertahankan status akreditasi A mereka.Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami proses yang ditempuh oleh SKB Kabupaten Serang dalam mendapatkan dan mempertahankan status akreditasi A mereka.
KAHURIPANKAHURIPAN Dalam pelaksanaannya, perlu adanya manajemen kurikulum pesantren guna mengubah pandangan masyarakat pada pesantren menjadi positif. Pandangan masyarakatDalam pelaksanaannya, perlu adanya manajemen kurikulum pesantren guna mengubah pandangan masyarakat pada pesantren menjadi positif. Pandangan masyarakat
KAHURIPANKAHURIPAN Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada lembaga pendidikan di SD IIS PSM Kediri. Teknik pengumpulan data menggunakanPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada lembaga pendidikan di SD IIS PSM Kediri. Teknik pengumpulan data menggunakan