STIKESMEDISTRA INDONESIASTIKESMEDISTRA INDONESIA

Jurnal Ayurveda Medistra: Jurnal Ilmiah KesehatanJurnal Ayurveda Medistra: Jurnal Ilmiah Kesehatan

Latar belakang: Anemia selama kehamilan adalah kondisi di mana kadar hemoglobin menurun karena kebutuhan fisiologis, defisiensi besi, dan hemodilusi sepanjang kehamilan. Hal ini menjadi permasalahan kesehatan maternal utama karena meningkatkan risiko persalinan prematur, perdarahan pasca persalinan, infeksi, serta gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin. Tinjauan ini bertujuan mengevaluasi efektivitas intervensi komplementer menggunakan makanan alami kaya besi, folat, vitamin C, dan antioksidan dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia. Metode: Tinjauan mencakup beberapa studi kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental dan one-group pre-posttest yang melibatkan ibu hamil pada trimester kedua dan ketiga. Hasil menunjukkan bahwa konsumsi buah naga, kurma, daun kelor, bit, madu, dan jinten hitam meningkatkan rata-rata Hb sebesar 0,6–2,5 g/dL secara signifikan (p ≤ 0,05). Intervensi ini dianggap mudah diakses, efektif, dan dapat menjadi alternatif terapi pendamping suplemen besi. Integrasi pendidikan gizi dan pemantauan Hb untuk anemia selama kehamilan memberikan manfaat sinergis tambahan.

Berdasarkan tinjauan literatur, intervensi nonfarmakologis dengan bahan alami seperti buah naga, kurma, daun kelor, buah bit, serta kombinasi jintan hitam dan madu terbukti meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia.Kandungan besi, vitamin C, folat, dan antioksidan dalam bahan tersebut berperan dalam penyerapan zat besi dan proses eritropoiesis.Di antara bahan alami yang dikaji, buah bit dan kombinasi kurma serta madu menunjukkan efektivitas tertinggi dalam meningkatkan kadar Hb.Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai bagian dari strategi pencegahan dan penatalaksanaan anemia pada ibu hamil dalam pelayanan kesehatan maternal.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas bahan herbal lain seperti jahe atau kunyit dalam meningkatkan kadar hemoglobin selama kehamilan. Selain itu, perlu diteliti dampak jangka panjang penggunaan kombinasi herbal dan suplemen besi terhadap kesehatan ibu dan janin. Studi juga dapat fokus pada perbandingan efektivitas terapi herbal dengan metode konvensional dalam berbagai kelompok risiko anemia, seperti ibu hamil dengan penyakit penyerta. Penelitian ini harus mempertimbangkan variasi budaya dan aksesibilitas bahan alami di berbagai wilayah.

  1. Pemberian Jintan Hitam (Nigella Sativa L) dan Madu (Apis Mellifera) Sebagai Suplemen Zat Besi dalam meningkatkan... journals.mpi.co.id/index.php/SJKI/article/view/97Pemberian Jintan Hitam Nigella Sativa L dan Madu Apis Mellifera Sebagai Suplemen Zat Besi dalam meningkatkan journals mpi index php SJKI article view 97
Read online
File size225.18 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test