STIKESMEDISTRA INDONESIASTIKESMEDISTRA INDONESIA
Jurnal Ayurveda Medistra: Jurnal Ilmiah KesehatanJurnal Ayurveda Medistra: Jurnal Ilmiah KesehatanIndonesia sebagai negara megabiodiversitas memiliki kekayaan buah lokal dengan potensi farmakologis yang luas, namun kajian komparatif parameter standarisasi simplisia buah secara sistematis masih sangat terbatas. Literature review ini bertujuan menyusun kajian komparatif parameter standarisasi spesifik dan non-spesifik sepuluh simplisia buah unggulan Indonesia berbasis literatur ilmiah serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan Farmakope Herbal Indonesia (FHI). Pencarian literatur dilakukan secara sistematis melalui Google Scholar menggunakan kata kunci standarisasi simplisia buah, parameter spesifik dan non spesifik, dan karakterisasi simplisia. Sebanyak 9 jurnal dan 1 skripsi yang diterbitkan antara tahun 2017–2025 memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara komparatif. Kajian mencakup sepuluh jenis buah, yaitu apel hijau, cabe rawit hiyung, labu kuning, delima merah, ceremai, belimbing wuluh, asam gelugur, jeruk nipis, limpasu, dan selutui puka. Parameter spesifik menunjukkan variasi organoleptik yang khas serta perbedaan signifikan pada kadar sari larut air (3,6–65,57%) dan kadar sari larut etanol (3,9–70,50%). Parameter non-spesifik mengidentifikasi tiga masalah keamanan kritis: kadar abu tidak larut asam (KATLA) apel hijau melampaui batas BPOM RI (6,95%); cemaran kadmium cabe rawit hiyung melampaui batas maksimal (4,00 mg/kg vs. 0,3 mg/kg); dan KATLA ceremai (1,50–1,59%) melebihi persyaratan BPOM RI. Tidak ada satu pun simplisia/ekstrak yang memenuhi seluruh persyaratan FHI secara komprehensif. Diperlukan standardisasi prosedur ekstraksi, pengujian parameter yang lebih lengkap, serta pengembangan monografi FHI spesifik untuk simplisia buah Indonesia yang belum terdokumentasi.
Standarisasi parameter spesifik dan non-spesifik simplisia buah unggulan Indonesia masih belum memenuhi persyaratan FHI secara komprehensif.Masalah keamanan utama meliputi kontaminasi logam berat (kadmium pada cabe rawit hiyung) dan kadar abu tidak larut asam yang melebihi batas.Diperlukan penelitian lanjutan untuk mengembangkan metode ekstraksi standar, evaluasi parameter keamanan lebih mendalam, serta penyusunan monografi FHI spesifik untuk simplisia buah Indonesia.
1. Mengembangkan protokol ekstraksi standar yang dapat meminimalkan variasi parameter kimia pada simplisia buah Indonesia. 2. Meneliti dampak penggunaan pelarut berbeda (etanol 70% vs. 96%) terhadap profil kimia dan keamanan simplisia buah. 3. Menerapkan teknik analisis kromatografi kuantitatif (HPLC, GC-MS) untuk meningkatkan akurasi penilaian kualitas simplisia buah Indonesia dalam kerangka regulasi FHI.
| File size | 331.54 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STPKAKSTPKAK Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki pemahaman umat tentang liturgi, liturgi inkulturatif melalui nyanyian liturgi inkulturatif yang berdampakTujuan penelitian ini adalah untuk memperbaiki pemahaman umat tentang liturgi, liturgi inkulturatif melalui nyanyian liturgi inkulturatif yang berdampak
STIKESMEDISTRA INDONESIASTIKESMEDISTRA INDONESIA Keberhasilan pengobatan ini disebabkan oleh kandungan zat aktif seperti vitamin B6, zat besi, folat, vitamin C, flavonoid, gingerol, minyak esensial, danKeberhasilan pengobatan ini disebabkan oleh kandungan zat aktif seperti vitamin B6, zat besi, folat, vitamin C, flavonoid, gingerol, minyak esensial, dan
STIKESMEDISTRA INDONESIASTIKESMEDISTRA INDONESIA Standarisasi parameter spesifik dan tidak spesifik merupakan langkah penting untuk memastikan kualitas dan keamanan simplisia rimpang sebagai bahan bakuStandarisasi parameter spesifik dan tidak spesifik merupakan langkah penting untuk memastikan kualitas dan keamanan simplisia rimpang sebagai bahan baku
STIKESMEDISTRA INDONESIASTIKESMEDISTRA INDONESIA Hasil menunjukkan bahwa konsumsi buah naga, kurma, daun kelor, bit, madu, dan jinten hitam meningkatkan rata-rata Hb sebesar 0,6–2,5 g/dL secara signifikanHasil menunjukkan bahwa konsumsi buah naga, kurma, daun kelor, bit, madu, dan jinten hitam meningkatkan rata-rata Hb sebesar 0,6–2,5 g/dL secara signifikan
STIKESMEDISTRA INDONESIASTIKESMEDISTRA INDONESIA Hasil menunjukkan bahwa tujuh bunga (gemitir, rosela, kecombrang, tapak darah, pucuk merah, matahari, dan kembang bulan) telah memenuhi sebagian besarHasil menunjukkan bahwa tujuh bunga (gemitir, rosela, kecombrang, tapak darah, pucuk merah, matahari, dan kembang bulan) telah memenuhi sebagian besar
STPKAKSTPKAK Efeknya sangat terasa dan pesat sekali pengaruhnya merasuk-masuk sampai ke ranah pendidikan sehingga mempengaruhi sikap hidup mahasiswa sebagai generasiEfeknya sangat terasa dan pesat sekali pengaruhnya merasuk-masuk sampai ke ranah pendidikan sehingga mempengaruhi sikap hidup mahasiswa sebagai generasi
STPKAKSTPKAK Penerimaan diri mengacu pada kemampuan untuk menerima dan mencintai diri sendiri, termasuk kekuatan, kelemahan, dan keterbatasan. Penelitian ini bertujuanPenerimaan diri mengacu pada kemampuan untuk menerima dan mencintai diri sendiri, termasuk kekuatan, kelemahan, dan keterbatasan. Penelitian ini bertujuan
STPKAKSTPKAK Untuk meningkatkan pemahaman orang muda Katolik tentang politik praktis maka upaya yang perlu dilakukan seperti menyelenggarakan diskusi terbuka, memberikanUntuk meningkatkan pemahaman orang muda Katolik tentang politik praktis maka upaya yang perlu dilakukan seperti menyelenggarakan diskusi terbuka, memberikan
Useful /
YAZRIYAZRI Sebagian ulama konservatif mengkritisi unsur-unsur budaya lokal yang dianggap tidak sesuai dengan prinsip tauhid, sementara ulama moderat menerima tradisiSebagian ulama konservatif mengkritisi unsur-unsur budaya lokal yang dianggap tidak sesuai dengan prinsip tauhid, sementara ulama moderat menerima tradisi
HAMZANWADIHAMZANWADI Ketidakseimbangan kelas diatasi melalui penimbangan kelas selama pelatihan. Pada Tahap 1 (Ekstraksi Fitur), semua lapisan dasar dibekukan, dan kepala klasifikasiKetidakseimbangan kelas diatasi melalui penimbangan kelas selama pelatihan. Pada Tahap 1 (Ekstraksi Fitur), semua lapisan dasar dibekukan, dan kepala klasifikasi
STIKESMEDISTRA INDONESIASTIKESMEDISTRA INDONESIA Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan analisis deskriptif meliputi organoleptis dan analisis statistik meliputiMetode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan analisis deskriptif meliputi organoleptis dan analisis statistik meliputi
STPKAKSTPKAK Terjadi peningkatan yang signifikan dalam rata-rata persentase motivasi belajar siswa, dari 64% pada siklus I menjadi 82% pada siklus II. Penerapan TGTTerjadi peningkatan yang signifikan dalam rata-rata persentase motivasi belajar siswa, dari 64% pada siklus I menjadi 82% pada siklus II. Penerapan TGT