UBUB

Journal of Information Technology and Computer ScienceJournal of Information Technology and Computer Science

Transformasi digital dalam era Industri 4.0 menuntut restrukturisasi mendasar dalam pedagogi Arsitektur, Teknik, dan Konstruksi (AEC) melalui lingkungan imersif berteknologi tinggi. Namun, sistem saat ini sering kali lebih memprioritaskan interaksi terisolasi daripada arsitektur teknologi yang diperlukan untuk efektivitas jangka panjang. Penelitian ini melakukan tinjauan sistematis terhadap 100 artikel peer-reviewed (2018-2025) menggunakan kerangka PRISMA 2020 dan instrumen penilaian kualitas CASP untuk memetakan konfigurasi sistem fungsional. Hasil menunjukkan pergeseran paradigma signifikan menuju unit cerdas terintegrasi (30%) dan ekosistem komputasi, di mana lapisan pemrosesan adaptif berkelanjutan (20%) berfungsi sebagai komponen arsitektur inti. Lapisan ini memungkinkan regulasi kognitif dinamis dan integrasi metrik lingkungan secara real-time, seperti Analisis Siklus Hidup (LCA), langsung dalam alur kerja desain virtual. Selain itu, temuan menunjukkan bahwa hambatan skalabilitas di lingkungan vokasional semakin diatasi melalui arsitektur cloud-native dan interoperabilitas berbasis IFC. Penelitian ini menyimpulkan bahwa masa depan pembelajaran imersif bergantung pada Sustainability-by-Design dan arsitektur skalabel, yang menyediakan blueprint strategis untuk infrastruktur digital cerdas, skalabel, dan berkelanjutan dalam pendidikan teknik.

Penelitian ini memberikan pemetaan komprehensif arsitektur teknologi sistem pembelajaran imersif dalam pendidikan teknik bangunan melalui analisis sistematis 100 artikel peer-reviewed.Temuan mengungkapkan pergeseran paradigma signifikan dari media instruksional statis menuju ekosistem komputasi terintegrasi, di mana unit adaptif cerdas (30%) dan lapisan pemrosesan berkelanjutan (20%) telah muncul sebagai komponen fungsional inti yang mampu mengatur beban kognitif secara dinamis dan mengintegrasikan metrik lingkungan secara real-time.Dengan menerapkan tingkat ketelitian metodologis yang tinggi, yang dibuktikan melalui instrumen penilaian CASP dan reliabilitas antar-coder Cohens Kappa sebesar 0.86, penelitian ini menunjukkan bahwa hambatan skalabilitas dapat diatasi melalui arsitektur cloud-native dan interoperabilitas berbasis IFC.Secara keseluruhan, penelitian ini menawarkan blueprint teknis untuk pengembangan sistem pembelajaran e-learning yang tidak hanya imersif dan berteknologi tinggi, tetapi juga transparan, berkelanjutan, dan skalabel, selaras dengan tuntutan evolusi Industri 4.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan sistem pembelajaran imersif yang lebih transparan dan berkelanjutan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi integrasi Generative AI untuk menciptakan skenario otomatis dan umpan balik haptik canggih, meningkatkan realisme dan dampak pedagogis pelatihan virtual. Selain itu, penting untuk mengatasi batasan fisiologis teknologi imersif, dengan menetapkan protokol standar untuk mengurangi cybersickness selama sesi pendidikan yang panjang. Transisi dari efektivitas teknis murni menuju evaluasi dampak longitudinal dan transparansi sistem secara keseluruhan akan menjadi kunci untuk memastikan bahwa sistem pembelajaran cerdas mendukung pendidikan teknik yang berkelanjutan dan berdampak tinggi. Akhirnya, dengan menyelaraskan inovasi teknologi ini dengan tuntutan strategis Industri 4.0, generasi berikutnya dari insinyur bangunan akan siap menghadapi lingkungan profesional yang semakin kompleks dan kaya data.

  1. 0. pdf obj endobj filter flatedecode index length prev root size type xref bbd fk h2 hbo endstream startxref... doi.org/10.11159/mhci24.1100 pdf obj endobj filter flatedecode index length prev root size type xref bbd fk h2 hbo endstream startxref doi 10 11159 mhci24 110
Read online
File size518.11 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test