UBUB
Journal of Information Technology and Computer ScienceJournal of Information Technology and Computer ScienceStrategi pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia sering kali mengandalkan intervensi seragam yang gagal mempertimbangkan heterogenitas spasial dari hasil penyakit. Meskipun Tingkat Kejadian (IR) umum digunakan untuk memetakan risiko, hal ini mengabaikan tingkat keparahan klinis yang diwakili oleh Tingkat Kematian Kasus (CFR). Studi ini menciptakan tipe epidemiologi spasial baru dengan mengintegrasikan IR dan CFR menggunakan pendekatan pembelajaran mesin tak terawasi. Dengan menganalisis data dari 16 kecamatan di Kota Semarang (2016–2024), kami membangun model klasterisasi dua indikator. Analisis menunjukkan tiga tipe risiko yang berbeda: (1) Zona Penyebaran Tinggi (IR Tinggi), didorong oleh kepadatan populasi; (2) Zona Kematian Tinggi (CFR Tinggi, IR Rendah), menunjukkan risiko sunyi dan potensi celah manajemen klinis; dan (3) Zona Terkendali. Berbeda dengan peta indikator tunggal tradisional, tipe ini menawarkan kerangka kerja berbasis data untuk pengambil keputusan, memungkinkan pemisahan prioritas pengendalian vektor dari penguatan sistem klinis.
Studi ini berhasil merumuskan tipe epidemiologi spasial untuk Kota Semarang menggunakan klasterisasi K-Means, mengklasifikasikan 16 kecamatan menjadi tiga profil risiko.Risiko Penyebaran Tinggi (Cluster 2), Risiko Kematian Tinggi (Cluster 1), dan Risiko Terkendali (Cluster 0).Integrasi simultan IR dan CFR mengungkap fenomena kritis Pembunuh Sunyi di Cluster 1 (misalnya, Semarang Tengah), di mana penyebaran rendah menyembunyikan risiko kematian tertinggi di kota (8,48%), temuan yang tidak terlihat oleh peta indikator tunggal tradisional.Tipe ini memberikan dasar ilmiah bagi Dinas Kesehatan untuk beralih dari intervensi seragam ke strategi kesehatan publik presisi.memprioritaskan kontrol vektor agresif di pusat kampus berkemobilitas tinggi (Cluster 2) sambil segera memperkuat manajemen klinis dan sistem deteksi dini di zona kematian tinggi (Cluster 1).Penelitian masa depan sebaiknya memperluas model ini dengan memasukkan keterlambatan temporal dan variabel iklim untuk mengembangkan sistem peringatan dini prediktif.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan model ini dengan memasukkan faktor iklim seperti curah hujan atau suhu sebagai variabel prediktif untuk meningkatkan akurasi peringatan dini. Selain itu, studi tentang hubungan antara faktor sosial-ekonomi (seperti akses layanan kesehatan atau tingkat pendidikan) dengan variasi CFR di berbagai kecamatan bisa memberikan wawasan lebih dalam tentang ketimpangan layanan kesehatan. Terakhir, penelitian longitudinal yang memantau perubahan pola klaster dari tahun ke tahun dapat membantu mengevaluasi efektivitas intervensi jangka panjang dan mengidentifikasi kecamatan yang berpotensi beralih ke kategori risiko yang lebih tinggi.
- How Do Climate Variables Affect the Transmission of Dengue Infection in South and Southeast Asia: A Scoping... doi.org/10.54392/ajir2314How Do Climate Variables Affect the Transmission of Dengue Infection in South and Southeast Asia A Scoping doi 10 54392 ajir2314
- Unraveling the Determinants of Dengue Fever Incidence in Indonesia: A Systematic Review of Environmental... doi.org/10.36685/phi.v11i2.987Unraveling the Determinants of Dengue Fever Incidence in Indonesia A Systematic Review of Environmental doi 10 36685 phi v11i2 987
- 0. 0 doi.org/10.12688/openreseurope.16141.20 0 doi 10 12688 openreseurope 16141 2
- K-Means Cluster Analysis of Sex, Age, and Comorbidities in the Mortalities of Covid-19 Patients of Indonesian... doi.org/10.31326/jisa.v4i1.869K Means Cluster Analysis of Sex Age and Comorbidities in the Mortalities of Covid 19 Patients of Indonesian doi 10 31326 jisa v4i1 869
- Analyzing the Distribution of Health Workers in Semarang City Using K-Means Clustering Method | Journal... doi.org/10.51519/journalisi.v6i1.663Analyzing the Distribution of Health Workers in Semarang City Using K Means Clustering Method Journal doi 10 51519 journalisi v6i1 663
| File size | 533.48 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem yang dibuat dapat menawarkan solusi untuk isu yang ada dalamBerdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem yang dibuat dapat menawarkan solusi untuk isu yang ada dalam
OJSOJS Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan teknologi finansial pada platform Bibit mampu mendukung proses investasiBerdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan teknologi finansial pada platform Bibit mampu mendukung proses investasi
POLITEKNIK KEBUMENPOLITEKNIK KEBUMEN Peneliti menggunakan studi dokumentasi sebagai metode untuk mengumpulkan data. Hasil riset mengindikasikan bahwa secara parsial kepemilikan manajerial,Peneliti menggunakan studi dokumentasi sebagai metode untuk mengumpulkan data. Hasil riset mengindikasikan bahwa secara parsial kepemilikan manajerial,
POLITEKNIK KEBUMENPOLITEKNIK KEBUMEN The technical competency and soft skills of employees are a crucial factor for an organization to improve employee performance. However, the existing literatureThe technical competency and soft skills of employees are a crucial factor for an organization to improve employee performance. However, the existing literature
AKFARPRAYOGAAKFARPRAYOGA Diperlukan pengawasan lebih ketat, evaluasi rasionalitas, dan optimalisasi kolaborasi antara dokter dan apoteker untuk memastikan pemilihan obat yang aman,Diperlukan pengawasan lebih ketat, evaluasi rasionalitas, dan optimalisasi kolaborasi antara dokter dan apoteker untuk memastikan pemilihan obat yang aman,
UNIBABWIUNIBABWI Setelah perbaikan dilakukan, skor REBA menurun menjadi 2, yang menunjukkan risiko rendah. Perubahan terlihat jelas terutama pada posisi punggung, leher,Setelah perbaikan dilakukan, skor REBA menurun menjadi 2, yang menunjukkan risiko rendah. Perubahan terlihat jelas terutama pada posisi punggung, leher,
SALNESIASALNESIA Berdasarkan data demografi, sebagian besar peserta merupakan lansia muda dengan usia rata-rata 64 tahun dan didominasi oleh perempuan (70%), sejalan denganBerdasarkan data demografi, sebagian besar peserta merupakan lansia muda dengan usia rata-rata 64 tahun dan didominasi oleh perempuan (70%), sejalan dengan
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ners ini adalah deskriptif kualitatif dan studi kasus. Hasil yang di observasi selama 3 hari, Ny M merupakanMetode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ners ini adalah deskriptif kualitatif dan studi kasus. Hasil yang di observasi selama 3 hari, Ny M merupakan
Useful /
UINSAIDUINSAID Selain itu, terdapat pula bagian dari media yang tidak sepenuhnya bersifat provokatif maupun profetik, karena artikelnya menggabungkan elemen dari keduaSelain itu, terdapat pula bagian dari media yang tidak sepenuhnya bersifat provokatif maupun profetik, karena artikelnya menggabungkan elemen dari kedua
UINSAIDUINSAID Larangan ini dipandang sebagai bentuk penjagaan ilahi terhadap kesehatan manusia, yang baru terbukti relevansinya melalui penelitian ilmiah modern. DenganLarangan ini dipandang sebagai bentuk penjagaan ilahi terhadap kesehatan manusia, yang baru terbukti relevansinya melalui penelitian ilmiah modern. Dengan
STIKESNHSTIKESNH Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pengembangan edukasi dan pencegahan kecelakaan. Fraktur paling sering terjadi pada usia 25–44 tahun, laki-laki,Penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi pengembangan edukasi dan pencegahan kecelakaan. Fraktur paling sering terjadi pada usia 25–44 tahun, laki-laki,
SALNESIASALNESIA Gagal tumbuh pada anak dipengaruhi oleh kualitas makanan yang dikonsumsi. Anak usia enam bulan ke atas memerlukan makanan pendamping sebagai suplemen gizi,Gagal tumbuh pada anak dipengaruhi oleh kualitas makanan yang dikonsumsi. Anak usia enam bulan ke atas memerlukan makanan pendamping sebagai suplemen gizi,