POLITEKNIK KEBUMENPOLITEKNIK KEBUMEN

Jurnal E-BisJurnal E-Bis

Riset ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan proporsi dewan komisaris independen terhadap financial distress pada perusahaan properti dan real estat yang terdaftar di BEI. Riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan analisis regresi data panel (REM) dan alat bantu e-views 12. Data panel terdiri atas cross section (50 perusahaan) serta time series (2020-2024) berupa data sekunder, bersumber dari annual report perusahaan. Peneliti menggunakan studi dokumentasi sebagai metode untuk mengumpulkan data. Hasil riset mengindikasikan bahwa secara parsial kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan proporsi dewan komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress pada perusahaan properti dan real estat. Secara simultan, ketiga variabel tesebut juga tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress pada perusahaan properti dan real estat.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan proporsi komisaris independen secara simultan maupun parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress.Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan Good Corporate Governance (GCG) belum tentu efektif dalam menurunkan potensi perusahaan mengalami financial distress jika tidak diiringi oleh tingkat implementasi yang baik.Penelitian ini memiliki keterbatasan pada rentang waktu data, jumlah variabel independen yang diuji, dan cakupan sektor industri, sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas rentang waktu analisis data, misalnya dengan menggunakan data selama 10 atau 20 tahun terakhir, untuk melihat tren dan pola yang lebih jelas dalam hubungan antara variabel-variabel yang diteliti dan financial distress. Kedua, perlu dilakukan penelitian yang lebih mendalam dengan menambahkan variabel independen lain yang berpotensi memengaruhi financial distress, seperti leverage, profitabilitas, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan penjualan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan sektor industri, tidak hanya terbatas pada sektor properti dan real estat, untuk menguji generalisasi temuan penelitian ini pada berbagai sektor industri di Indonesia. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi financial distress dan memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat bagi perusahaan dan regulator.

  1. The Impact of Ownership Structure on the Indicator of Financial Distress In Indonesian Companies | Annither... jab.fe.uns.ac.id/index.php/jab/article/view/546The Impact of Ownership Structure on the Indicator of Financial Distress In Indonesian Companies Annither jab fe uns ac index php jab article view 546
  2. PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP FINANCIAL DISTRESS (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang... ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/ALSH/article/view/8610PENGARUH CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP FINANCIAL DISTRESS Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang ojs uniska bjm ac index php ALSH article view 8610
  3. Studi Literatur: Pengaruh Faktor Good Corporate Governance terhadap Financial Distress | Owner : Riset... doi.org/10.33395/owner.v6i1.536Studi Literatur Pengaruh Faktor Good Corporate Governance terhadap Financial Distress Owner Riset doi 10 33395 owner v6i1 536
  4. Corporate Governance Structures and Probability of Financial Distress: Evidence From Indonesia Manufacturing... sciedu.ca/journal/index.php/ijfr/article/view/19775Corporate Governance Structures and Probability of Financial Distress Evidence From Indonesia Manufacturing sciedu ca journal index php ijfr article view 19775
Read online
File size572.88 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test