UINSAIDUINSAID

EL- HayahEL- Hayah

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana media Islam Indonesia membingkai isu dehumanisasi internasional. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk merangkum analisis data melalui pendekatan teori media framing dari Goffman dengan mengkaji tipologi narasi profetik dan provokatif. Data dikumpulkan dari berbagai platform media Islam di Indonesia. Berdasarkan kredibilitas media, peneliti menemukan 50 situs yang memenuhi syarat sebagai media Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 50 situs tersebut, 18 situs memiliki narasi profetik. Dari 18 situs ini, tampak jelas bahwa narasi yang digunakan dalam tulisan profetik biasanya menyajikan berita dengan cara yang tidak membangkitkan emosi yang kuat dari pembaca, serta menyajikan gambaran dan deskripsi yang fleksibel dan tidak mengancam. Sementara itu, 19 situs memiliki judul yang provokatif, dengan opini yang sangat kuat terhadap isu yang dibahas, bahkan menyatakan bahwa suatu tindakan wajib atau haram. Selain itu, terdapat pula bagian dari media yang tidak sepenuhnya bersifat provokatif maupun profetik, karena artikelnya menggabungkan elemen dari kedua jenis narasi tersebut. Dalam kondisi yang tepat, peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengeksplorasi dampak-dampak penting lainnya dari media framing melalui tipologi jurnalisme.

Penelitian ini menunjukkan bahwa media Islam Indonesia menggunakan narasi profetik dan provokatif dalam membingkai isu dehumanisasi internasional.Narasi profetik cenderung netral dan menghindari emosi kuat, sementara narasi provokatif memicu reaksi kuat dan opini yang tajam.Kesimpulan penelitian menggarisbawahi pentingnya analisis tipologi media framing dalam memahami dampak media terhadap opini publik.Penelitian ini juga menyoroti kebutuhan untuk mengembangkan pendekatan yang lebih inklusif dalam penyajian berita yang menghindari polarisasi dan meningkatkan pemahaman transparan tentang isu global.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana media Islam di negara lain membingkai isu dehumanisasi internasional dan perbandingannya dengan media Indonesia. Selain itu, studi tentang pengaruh narasi media framing terhadap perilaku masyarakat di bawah tekanan krisis global dapat dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang adaptasi media Islam dalam menghadapi perubahan dinamika politik dan agama di era digital dapat menjadi arah baru untuk memahami evolusi media dakwah.

  1. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi. progressive view social justice netizen opinions warrior... doi.org/10.21580/pjpp.v5i1.5250Psikohumaniora Jurnal Penelitian Psikologi progressive view social justice netizen opinions warrior doi 10 21580 pjpp v5i1 5250
Read online
File size418.11 KB
Pages24
DMCAReport

Related /

ads-block-test