UMSIUMSI

Tarjih : Agribusiness Development JournalTarjih : Agribusiness Development Journal

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisis rantai nilai pemasaran jagung sebagai bahan pakan ternak di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan, serta data sekunder melalui tinjauan literatur terkait. Analisis data menggunakan kerangka kerja jaringan rantai pasok pangan untuk memahami proses pemasaran jagung dari petani hingga konsumen akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasok jagung di Desa Rea melibatkan beberapa pihak, termasuk petani jagung, pengumpul, pabrik pengolahan pakan ternak, dan peternak ayam petelur dengan tiga aliran rantai pasok. Analisis data rantai pasok pangan menunjukkan bahwa struktur rantai pasok jagung terdiri dari beberapa aliran, yaitu aliran produk, aliran keuangan, dan aliran informasi. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa produksi jagung di Desa Rea memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan petani dan memenuhi kebutuhan pasar.

Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa.Struktur rantai nilai pemasaran jagung di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar melibatkan beberapa pihak, termasuk petani, pengumpul, pedagang, dan konsumen.Terdapat tiga aliran produk jagung yang berbeda, yaitu Aliran 1, Aliran 2, dan Aliran 3, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangan.Faktor yang mempengaruhi harga jagung di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar meliputi biaya produksi, harga jual, dan margin pemasaran.Selain itu, faktor lain seperti iklim, tanah, benih, dan teknik budidaya juga mempengaruhi harga jagung.Margin pemasaran jagung di Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar dapat dihitung berdasarkan selisih antara harga jual dan harga beli antara petani, pengumpul, dan pedagang.Berdasarkan analisis, Aliran 3 memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan petani dan mengurangi biaya transaksi.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem pemasaran jagung yang lebih efisien dengan memperbaiki infrastruktur pasar dan meningkatkan kemampuan petani dalam menggunakan teknologi informasi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi konsep kontrak pemasaran yang transparan antara petani dan pengumpul guna meningkatkan kepastian harga dan volume penjualan. Penelitian juga dapat mengevaluasi dampak penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok jagung, serta mempelajari peran pemerintah dalam memberikan pelatihan dan dukungan teknis kepada petani. Terakhir, penelitian lanjutan bisa mengkaji kebijakan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang berkelanjutan untuk menjaga kualitas jagung sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Read online
File size404.43 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test